• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Agzarya Eka Putra
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

PENDAHULUAN

Dalam masa mengikuti pelatihan P3K, saya belajar bahwa kita harus mengikuti urutan langkah-langkah yang tepat dalam menyelamatkan seorang korban. Ini sangat krusial, sebab kalau salah dalam bertindak, akan mengancam keselamatan kita.

Demikian juga dalam kehidupan ini, diperlukan langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi kesulitan dan masalah yang terjadi.

Saat ini kita akan belajar dari seorang Ishak, bagaimana dia mengatasi bencana kelaparan dan akhirnya diberkati Tuhan.

Kejadian 26 : 1 Maka timbullah kelaparan di negeri itu. Ini bukan kelaparan yang pertama, yang terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelek, raja orang Filistin.

Saat terjadi bencana kelaparan Ishak seorang diri sebab ayahnya Abraham telah meninggal dunia. Sebagai kepala keluarga, Ishak yang harus bertanggungjawab atas seisi rumahnya.

Latar Belakang Hidup Ishak :

a. Kejadian 21 : 1 - 7, Ishak lahir dikeluarga yang sangat kaya raya.

b. Kejadian 21 : 8 - 21, Ismail diusir, Ishak menjadi pewaris harta yang sah.

c. Kejadian 24 : 1 - 67, Abraham mencarikan jodoh untuk Ishak yaitu Ribka.

d. Kejadian 25 : 7 - 11, setelah Abraham meninggal, Ishak tinggal di dekat sumur Lahai-roi (Kadesh Barnea).

e. Kejadian 26 : 1 - 34, Ishak menghadapi bencana kelaparan seorang diri (tanpa bantuan Abraham).

Selama hidupnya, Ishak hampir-hampir tidak menemukan masalah besar, dan meskipun ada kesulitan, masih ada Abraham ayahnya, yang menyelesaikannya. Namun, saat bencana kelaparan ini terjadi, Abraham telah tiada dan Ishak harus menghadapinya.

PEMBAHASAN

Langkah-langkah yang dilakukan Ishak adalah :

1. Be Courageous

Kejadian 26 : 1 - 2 Maka timbullah kelaparan di negeri itu. Ini bukan kelaparan yang pertama, yang terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelek, raja orang Filistin. Lalu Tuhan menampakkan diri kepadanya serta berfirman : "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu.

Ada berbagai respon ketika seseorang menghadapi kesulitan, yaitu :

a. menjadi lebih rajin: bekerja, melayani, belajar, olahraga.

b. menjadi lebih pasif, pasrah, takut bertindak.

Di saat bencana terjadi, Ishak mencoba mengambil keputusan yang berani sebagai wujud tanggungjawabnya.

Ada dua pilihan Ishak, yaitu apakah pergi ke Gerar meminta pertolongan Abimelekh, raja di Gerar, atau kedua, apakah pergi ke Mesir, negeri yang kaya dan makmur saat itu ?

Dalam Kejadian 20, kita membaca tentang perjanjian Abraham dan Abimelekh, raja Gerar,

Kejadian 20 : 23 Oleh sebab itu, bersumpahlah kepadaku disini demi Allah. Bahwa engkau tidak berlaku curang kepadaku, atau kepada anak-anakku atau kepada cicitku; sesuai dengan persahabatan yang kulakukan kepadamu, demikianlah harus engkau berlaku kepadaku dan kepada negeri yang kau tinggali sebagai orang asing.

Saat Ishak ke Gerar, meminta pertolongan Abimelekh, karena dia mengingat ikatan janji antara Abraham dan Abimelekh, ternyata negeri itu juga mengalami bencana kelaparan, dan tidak dapat menolong Ishak.

Selanjutnya, secara logika Ishak mestinya pergi ke Mesir, yang makmur dan kaya. Namun dalam ayat diatas, Tuhan melarang Ishak pergi ke Mesir (Kejadian 26 : 2).

Saat ada dalam kesulitan, jadilah berani dan jangan takut mengambil keputusan.

Tuhan yang akan menolong dan menunjukkan jalan.

Ulangan 31 : 6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.

2. Be Faithfull

Kejadian 26 : 3, 5 - 6 Tinggalah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu, karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum Ku. Jadi tinggalah Ishak di Gerar.Saat mengalami kesulitan, ada dua hal yang terjadi, yaitu apakah fokus kepada kesulitan atau fokus kepada janji Tuhan ?

Ishak berfokus kepada janji Tuhan yang diberikan kepada ayahnya, Abraham, bahwa Tuhan akan menyertai dan memberkatinya dan keturunannya. Walaupun dia tidak mengerti, namun Ishak belajar setia kepada pribadi Tuhan.

3. Be Obedient

Kejadian 26 : 12 - 13 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati Tuhan. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. Di masa kekeringan, Tuhan memerintahkan Ishak untuk menabur, dan Ishak belajar taat, take action. Dan ketika dia taat, saat bencana kelaparan, Ishak justeru menjadi lebih kaya dibandingkan sebelum adanya bencana kelaparan. Mengapa ? Sebab dia diberkati Tuhan (ay.12).

Apapun yang terjadi, bila Tuhan sudah memberkati, maka tidak ada satu pun atau seorang pun yang akan menghalangi dan menutup berkat Tuhan, asalkan kita mau taat dan percaya kepada Tuhan.

KESIMPULAN :

1. Be Courageous

Jangan takut mengambil keputusan yang merupakan bagian dari tanggung jawab kita , Karena ada Tuhan yang selalu menjagai kita dan mengembalikan kita kepada jalur yang sesuai kehendak-NYA.

2. Be Faithfull

Tetap setia, percaya akan janji-Nya dan berpegang pada pribadi Tuhan.

3. Be Obedient

Taat melakukan perintah-Nya walaupun terkadang diluar logika manusia.

Rangkuman Pdp. Willy Santoso, BSc (Plt. Gembala GBI PRJ) :

1. Be Courageous

Masalah itu membuat kita takut dan tidak berani bertindak karena kita melihat masalah itu dari kaca mata kita dan kekuatan kita sendiri.

Ketika ada kesulitan dan masalah, jangan takut dan jangan mundur, sebab ada kekuatan besar Tuhan yang bersama kita.

2. Be Faithfull

Saat ada kesulitan, tetaplah beriman dan pegang janji Tuhan.

Tetaplah mencari tuntunan Tuhan melalui Doa Fajar, Menara Doa, bangun keintiman, dan baca firman Tuhan.

3. Be Obedient

Ketika Ishak mau taat menabur di masa kekeringan dan kelaparan, maka dia diberkati Tuhan.

Saat ditengah krisis seperti ini, Tuhan mau supaya kita tetap menabur bagi pekerjaan Tuhan.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email