• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdp. Rita Arifin
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Integritas akan selalu menjadi wacana dan teori di sepanjang tahun ini jika tidak menghidupinya. Oleh karena itu, kita harus mulai menghidupinya dan jangan menunda-nunda sebab sekarang adalah waktunya.

Apa itu Integritas ?Sederhananya yaitu siapa Saya dan Anda ketika tidak ada seorang pun yang melihat.

Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya bagi mereka yang mau memulai lagi bersama Allah. Mari kita mulai!

Matius 26 : 16 Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

Markus 5 : 20 Orang itupun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran.

Kita semua adalah orang-orang yang sudah menerima anugerah Tuhan, sudah dibebaskan dari dosa. Oleh karena itu, kita harus mulai memberitakan tentang Yesus melalui kehidupan kita. Kita juga harus menjadi manusia yang berintegritas supaya tidak menjadi batu sandungan dalam memberitakan kabar baik.

Mari kita mulai dengan 3B !

1. Mulai Bereskan Hati

Hati merupakan sumber yang memancarkan kehidupan, karena itu penting untuk menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan.

Amsal 4 : 23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Hati yang tidak beres akan menimbulkan : 

• Sakit Hati

• Panas Hati

• Pahit Hati

• Patah Hati

• Hati yang Luka

• Iri Hati 

• dan sebagainya. 

Mazmur 73 : 1 Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.

Hati yang tidak beres akan menjadi :• Penghalang untuk kita mendekat kepada Tuhan

• Penghalang untuk kita menerima jawaban doa

• Penghalang untuk kita mengalami kebaikan Tuhan

Salah satu tokoh di Alkitab yang memiliki hati yang beres adalah Yusuf.

Kejadian 50 : 20 – 21 Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar. Jadi janganlah takut, aku akan menanggung makanmu dan makan anak-anakmu juga." Demikianlah ia menghiburkan mereka dan menenangkan hati mereka dengan perkataannya.

a. Kejujurannya

Yusuf mengakui diperlakukan jahat oleh saudaranya dan tidak menyangkal apa yang tidak terjadi dalam hidupnya.

b. Cara Pandang yang berbeda

Dalam kesulitannya Yusuf melihat tangan Tuhan bekerja, hati yang beres menemukan Tuhan di setiap musim hidup, baik dan buruk. Segala sesuatu yang terjadi terlebih hal yang buruk merupakan kesempatan untuk merubah cara pandang dan menerima apa yang terjadi akan mendatangkan kebaikan dari Tuhan.

c. Tindakannya

Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.

d. Perkataannya

Yusuf menghibur saudaranya dengan perkataan yang tidak mengobarkan kebencian tetapi kasih yang menentramkan.

2. Mulai Bisa Dipercaya

1 Korintus 4 : 2 Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai

Tuhan menghendaki setiap kita bertanggung jawab atas setiap apa yang sudah Dia percayakan. Kecakapan yang terbesar adalah kecakapan untuk dipercaya. Oleh karena itu, kita harus bersungguh-sungguh mengerjakan segala sesuatu sebab pertanggungjawabannya bukan kepada manusia melainkan langsung kepada Tuhan.

Orang yang bisa dipercaya :

• Melakukan tugas dengan setia.

• Melakukan tugas dengan penuh ucapan syukur.

• Melakukan tugas dengan mengikuti proses Tuhan.

3. Mulai Bangun Hubungan Intim dengan Tuhan

Mazmur 105 : 4 Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,

Kita mulai kembalikan fokus kepada Tuhan, bukan kepada masalah yang dihadapi, keadaan atau kondisi buruk yang terjadi. Oleh karena itu, harus membangun hubungan intim dengan Tuhan, hal ini bisa dilakukan melalui doa fajar atau menara doa. Ketika kita membangun hubungan intim dengan Tuhan maka Tuhan pasti akan memberikan pengurapan dan kemampuan untuk kita bisa hidup dalam integritas sehingga kita menjadi semakin serupa dengan Tuhan Yesus.

Integritas akan menjadi kesaksian jika kita menghidupinya. Tetapi ketika kita tidak menghidupinya maka kita akan menjadi batu sandungan. Mari mulai sekarang!

Rangkuman Pdt. Robertus Purwadi, SE :

Hari ini kita belajar mulai bertindak untuk menghidupi integritas sesuai dengan visi yang sudah disampaikan oleh gembala sidang kita bahwa tahun 2021 adalah tahun Integritas.

Mulai melakukannya dengan 3B :

1. Bereskan Hati

2. Bisa Dipercaya

3. Bangun Hubungan Intim dengan Tuhan

Membangun hubungan yang intim dengan Tuhan merupakan inti untuk bisa melakukan 2B lainnya. Ketika kita memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan maka kita pasti bisa membereskan hati dan bisa dipercaya.

Mari, mulailah hari-hari kita untuk mencari wajah Tuhan terlebih dahulu, sejak pagi-pagi benar membangun hubungan yang intim dengan Tuhan maka di sepanjang hari kita pasti akan dituntun oleh Tuhan, ditunjukkan jalan-jalan mana yang harus ditempuh, sehingga kehidupan kita akan menjadi kesaksian yang hidup dan luar biasa bagi orang-orang di sekeliling kita.

Dari mana kita mulai? 

1. Mulailah dari yang sederhana (mulai baca Alkitab, mulai berdoa, dll).

2. Mulailah dari diri kita sendiri.

3. Mulailah dari sekarang.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email