• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. Robertus Purwadi, S.Pd. SE
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Jadikanlah Doa Fajar bukan sekadar sebagai tugas rutin ataupun karena tuntutan, melainkan sebuah kebutuhan serta kerinduan rohani supaya kita mengalami tuntunan Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Yesaya 50 : 4 Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Ibrani 5 : 12 - 14 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari pernyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Ibrani 6 : 7 - 8 Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah; tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran.

• Tanah = kita umat Tuhan yang ke Doa Fajar

• Air hujan = firman Tuhan setiap Senin sampai Sabtu

Yakobus 1 : 22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

Senin, 16 November 2020

Pdp. Charlie

Ka. Sie Junior Church CK7

GBI PRJKISAH PARA MARTIR

Perhatikanlah beberapa contoh akhir kisah hidup dari beberapa rasul ataupun hamba Tuhan dalam mempertahankan iman dan kebenaran :

• Stefanus dirajam batu sampai mati di Yerusalem.

• Yakobus anak Zebedeus dibunuh dengan pedang oleh Raja Herodes Agrippa I.

• Yakobus saudara Yesus dilempari batu sampai mati di Yerusalem.

• Matius disiksa & dibunuh dengan pedang di Etiopia.

• Petrus disalib bentuk X dengan kepala di bawah di Roma.

• Andreas disalib seperti Petrus dengan kepala di bawah di Gerika, Yunani.

• Markus diseret hidup-hidup dengan kuda di jalan penuh batu di Alexandria (Mesir).

• Paulus disiksa & dipengal kepalanya oleh kaisar Nero tahun 67 di Roma.

• Tomas mati dipanah saat berdoa di India.

• Lukas mati digantung di Yunani.

• Yohanes digoreng dalam wajan besar penuh minyak mendidih di Roma, namun tetap hidup. Akhirnya dipenggal kepalanya oleh Kaisar Nero di Roma.

• Bartolomeus dicambuk sampai kulitnya hancur dan terlepas di Armenia. Dan masih banyak lagi para martir yang mengalami aniaya sampai mati.

Orang-orang yang mempertahankan iman kepada Tuhan Yesus rela mati sampai seperti demikian. Jika kita untuk menyalilbkan kedagingan diri saja tidak mau, apalagi bagaimana bila mendapat ancaman fisik ataupun aniaya?! Karena itu, jika kita masih hidup dalam anugerah Allah, belum mengalami derita ancaman fisik ataupun aniaya, lakukanlah hal-hal baik bagi Tuhan sebab tidaklah terlalu sebanding daripada harga yang harus dibayar oleh para martir. 

Yohanes 15 : 18 - 20 Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.

Matius 16 : 18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

TIGA HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN KATA-KATA YESUS INI :

1. Kristus akan mendirikan jemaat di dunia ini.

2. Jemaat-Nya akan diserang dengan dahsyat.

3. Si jahat tidak dapat menghancurkan jemaat-Nya.

APA YANG MEMBUAT ALAM MAUT TIDAK DAPAT MENGUASAI SEHINGGA PARA MARTIR BERANI MENGHADAPI SIKSAAN DAN ANIAYA :

1. Perjumpaan pribadi dengan Kristus mengubah kehidupan.

2. Kuasa Roh Kudus membuat mereka mampu bertahan dalam menjalani panggilan Tuhan.

3. Bapa Surgawi akan memberikan upah bagi mereka yang setia sampai akhir.

Matius 5 : 10 - 12 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.

Selasa, 17 November 2020

Michael Marcellino

Head of Community 3:16 Ministry

GBI PRJBE STILL IN HIS SANCTUARY (TETAP TINGGAL DI TEMPAT KUDUS-NYA)

Di masa-masa seperti ini, Tuhan memberi kita banyak waktu untuk merenungkan firman-Nya serta intim dengan-Nya dan tinggal di dalam hadirat-Nya.

Yesaya 30 : 15 Sebab beginilah firman Tuhan Allah, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan.

Lihatlah perbedaan antara orang yang mau datang dan intim dalam hadirat Tuhan, dengan orang yang hanya mau sibuk dan mengkhawatirkan diri dengan banyak perkara sehingga lupa untuk tinggal dalam hadirat-Nya :

Lukas 10 : 39 – 42 MARIA DAN MARTAPerempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Apa yang akan kita terima maupun lakukan saat tinggal dalam kudusnya hadirat Tuhan :

1. PERCAYA BAHWA TUHAN MENYERTAI KITA

Yesaya 41 : 10 Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.

2. PERCAYA BAHWA TUHAN MEMELIHARA

Yesaya 30 : 20 & 23 Dan walaupun Tuhan memberi kamu roti dan air serba sedikit, namun Pengajarmu tidak akan menyembunyikan diri lagi, tetapi matamu akan terus melihat Dia … Lalu Tuhan akan memberi hujan bagi benih yang baru kamu taburkan di ladangmu, dan dari hasil tanah itu kamu akan makan roti yang lezat dan berlimpah-limpah. Pada waktu itu ternakmu akan makan rumput di padang rumput yang luas.

3. PERCAYA BAHWA TUHAN MEMIMPIN

Yesaya 30 : 21 Dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: "Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya," entah kamu menganan atau mengiri.

4. PERCAYA BAHWA TUHAN SELALU TETAP BEKERJA

Yesaya 30 : 32 Sebab setiap pukulan dengan tongkat penghajar yang ditimpakan Tuhan ke atasnya, akan diiringi rebana dan kecapi, dan Ia akan berperang melawan Asyur dengan tangan yang diayunkan untuk peperangan.

Di tengah-tengah situasi di mana kita tidak dapat melihat arah dan tujuan maupun tak dapat merasakan jawaban doa, tetaplah tinggal tenang dalam hadirat Tuhan sebab Dia akan menyertai, memelihara, memimpin, serta selalu tetap bekerja. Jadilah seperti Maria setiap hari yang mau datang pada Tuhan untuk duduk dekat kaki Tuhan.

Mazmur 46 : 10 Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah !

Rabu, 18 November 2020

Randy Junaidi, BSc

Leader 2PM Ministry GBI PRJ

HEART OF WORSHIP PART III (DIMENSI TANPA BATAS MELALUI PUJIAN & PENYEMBAHAN) 

Tuhan memberi keleluasan bagi kita anak-anak-Nya untuk datang kepada-Nya kapan pun, setiap waktu, dan dalam level apa pun posisi kita.

Di dalam 2 Raja-raja 3 : 9 – 20, kita dapat membaca tentang aliansi tiga raja (Israel, Yehuda, serta Edom) yang masih menyembah berhala dan harus menghadapi musuh, yaitu kerajaan Moab, di mana kita pun bisa belajar dari nabi Elisa serta Yosafat tentang dimensi pujian penyembahan.

DIMENSI PUJIAN PENYEMBAHAN :1. Dimensi Tuhan Bertakhta (ay. 15)

2. Dimensi Tuhan Berbicara (ay. 16)

3. Dimensi Tuhan Bekerja (ay. 20)

1. PENYEMBAHAN HARUS JAGA MULUT (LIDAH)

Perkataan kita dapat mencerminkan iman. Jika kita mau hidup benar, perkataan kita memiliki kuasa ilahi yang berdampak & berdayaguna.Yakobus 3 : 9 – 10 Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.

2. PENYEMBAHAN HARUS DISENGAJA

Di tengah-tengah aniaya serta tempat yang buruk sekalipun, Paulus dan Silas tetap mau berdoa dan menyembah Tuhan. Bagaimana dengan kita di tempat yang masih nyaman seperti sekarang ini ?Kisah Para Rasul 16 : 25Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.

3. PENYEMBAHAN HARUS EKSPRESI

Mengapa ? Supaya ada berkat dan dampak yang positif bagi orang-orang lain yang melihat ataupun mendengarkan pujian maupun penyembahan kita bagi Tuhan. Itu pun akan menjadi kesaksian hidup supaya menyelamatkan hidup banyak orang.

Kisah Para Rasul 16 : 25 Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.

Kamis, 19 November 2020

Eradi Tjandra

Koord. Dewasa Muda GBI PRJ

POTENSI

Sejak lahir, kita sudah membawa potensi serta benih ilahi di dalam diri kita. Tuhan memberi kita talenta atau bakat dan potensi untuk melipatgandakandan mempergunakannya demi Allah sendiri maupun kebaikan bagi umat manusia.

Kejadian 1 : 27 - 28 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Untuk bisa melipatiagndakan talenta, apa saja yang harus kita lakukan :

1. TERKONEKSI DENGAN SUMBER YANG TEPAT

Tetaplah hati dan pikiran kita melekat pada Tuhan. Apalagi ciri yang sangat membedakan kita sebagai orang Kristen dengan orang-orang yang beum percaya ialah kita memiliki hubungan dengan Bapa di surga. Karena itu, maksimalkanlah hubungan kita dengan Dia agar kita dapat berbuah secara rohani. Jika kita jauh dari Allah, maka sekuat apa pun kita berusaha, akan sia-sia pada akhirnya.Yohanes 15 : 4Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

2. JADILAH PENGELOLA POTENSI ATAU TALENTA YANG BAIK

Di mana pun Ia menempatkan serta mempercayakan kita, maksimalkanlah.Kejadian 2 : 15Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

DUA JENIS MANUSIA PENGELOLA TALENTA :

Matius 25 : 23 – 25 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!

PENGELOLA TALENTA YANG BAIK : 

1. Diberi potensi (talenta)

2. Pekerja keras dan berpikir yang benar tentang Tuhan

3. Bermultiplikasi dan memaksimalkan

4. Fokus pada Kerajaan Allah

5. Berhadapan dengan Tuhan (harus mempertanggungjawabkan potensi dan talenta)

PENGELOLA TALENTA YANG JAHAT : 

1. Diberi potensi (talenta)

2. Pekerja yang malas dan berpikir yang salah tentang Tuhan

3. Bermain aman dan tidak memaksimalkan

4. Fokus pada kegagalan

5. Berhadapan dengan Tuhan (harus mempertanggungjawabkan potensi dan talenta)

Ketika Bapa di surga memberi kita potensi serta talenta, maka selesaikanlah tugas kita dengan baik dan memaksimalkannya, karena akan ada hari pertanggungjawaban kita kepada-Nya. Sebab demikianlah juga teladan yang dilakukan oleh Gembala Agung kita, Tuhan Yesus Kristus ketika Ia menjelma sebagai manusia dan melayani di bumi. Janganlah sampai kita kembali ke rumah Bapa di surga dengan masih membawa potensi yang belum terpakai semasa hidup kita.

Yohanes 19 : 30 Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Jumat, 20 November 2020

Pdt. Indarwanto Tarigan, BA

Ka. Sie Pelayan Jemaat CK7

PERGUMULAN PERNIKAHAN JEMAAT KORINTUS

DUA PERGUMULAN PERNIKAHAN DI KORINTUS :

1. Untuk orang yang belum ataupun tidak menikah :

• Kalau belum atau tidak menikah tanpa tujuan yang jelas, akan menghadapi pergumulan dosa percabulan.

• Paulus menjelaskan bahwa orang yang tidak menikah juga baik, asalkan punya karunia khusus dari Tuhan (ay. 7).

1 Korintus 7 : 1 – 2 Dan sekarang tentang hal-hal yang kamu tuliskan kepadaku. Adalah baik bagi laki-laki, kalau ia tidak kawin, tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.

2. Untuk orang yang sudah menikah :

• Orang Kristen yang menikah dengan orang Kristen. Kelompok  ini pergumulannya adalah masalah seks dan perceraian, sedangkan ada perintah tidak boleh bercerai oleh Tuhan di ayat 10 & 11. Jika terjadi perceraian, maka tidak boleh menikah lagi, atau berdamai dengan mantan suami maupun istrinya.

• Orang Kristen yang menikah dengan orang non-Kristen. Seorang suami Kristen yang menikah dengan non-Kristen, tetapi tetap mau hidup bersama, tidak boleh menceraikan istrinya itu. Suami harus bergumul untuk memenangkan istrinya yang belum percaya. Demikian pula sebaliknya.

Tujuan perintah dan nasihat pernikahan dalam firman Tuhan adalah untuk kepentingan kita supaya melakukan apa yang benar dan bisa melayani Tuhan. Tujuan perintah dan nasihat pernikahan dalam firman-Nya adalah supaya kita hidup berbahagia. Allah membenci perceraian.

Matius 19 : 6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.

Maleakhi 2 : 16 Sebab Aku membenci perceraian, firman Tuhan, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman Tuhan  semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!

KESIMPULAN RANGKUMAN DOA FAJAR CK7

Tgl. 16 s/d 20 November 2020 :

• Senin : Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran

• Selasa : Tetaplah tinggal di tempat kudus-Nya

• Rabu : Masuklah lebih dalam ke dimensi pujian dan penyembahan tanpa batas

• Kamis : Maksimalkan potensi dan talenta dengan cara melipatgandakannya

• Jumat : Menikah ataupun tidak menikah, hiduplah dalam kekudusan dan pergunakanlah hidup untuk memuliakan nama Tuhan Yesus.

RANGKUMAN GEMBALA CK7 :

Tujuan kita belajar sesuatu melalui Doa Fajar, yaitu agar mengalami pertumbuhan rohani dan menghasilkan buah-buah roh yang berguna. Jadi, Senin sampai Jumat melalui Doa Fajar, apakah kita sudah bertumbuh secara demikian ? Sebab itulah yang paling penting. Dan syarat untuk kita bertumbuh adalah mengerjakan firman Tuhan.

Kita bisa menyembah Tuhan melalui pujian dan penyembahan dalam dimensi yang tanpa batas. Apakah kita sudah menyembah Dia secara demikian, ataukah masih memikirkan hal-hal lainnya sementara kita sedang  menyembah ? Jika kita masuk Menara Doa ataupun Doa Fajar, betul-betullah konsentrasi penuh kepada Tuhan Yesus saja seperti Maria, jangan pada hal-hal yang lain. Mengapa ? Supaya Ia menjawab doa dan mengerjakan mukjizat dalam hidup kita. 

Banyak orang Kristen yang mati martir demi iman mereka. Bagaimana dengan kita ? Relakah ? Jika dibandingkan dengan mereka, mungkin apa yang sedang kita kerjakan belumlah ada apa-apanya, karena itu jangan lagi membuat banyak alasan. Saya pun saat sakit masih saya pastikan dan berusaha untuk masuk Menara Doa, sebab saya ingin menerapkan dan mempunyai hati yang menyembah Dia dalam dimensi yang tanpa batas.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email