• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Sering kali mungkin kita masih melihat jemaat yang sesungguhnya tidak mengerti apa pun tentang kerohaniannya, dan masih seperti anak-anak yang hanya mau minum susu, tidak mau makan makanan keras. Jika seperti itu, tidak akan berkenan kepada Tuhan. Gereja pun seharusnya berperan mengubah karakter seseorang seperti Kristus, sebab apabila jemaat sudah sejak kecil di gereja, tetapi karena penggembalaan yang kurang benar, maka ia tetap dalam keadaannya semula. Tentu gereja kita CK7 tidak mengharap demikian. Kita harus berubah dari jemaat yang mau minum susu, mulai siap makan makanan keras, supaya kita dapat berubah.

Apa yang kita pelajari dari rangkuman Doa Fajar selama ini pun adalah suatu bentuk penggembalaan, bukan sekadar pengulangan-pengulangan, yaitu esensi & tujuannya ialah supaya kita semua dapat berubah. Kita harus mengerjakan apa yang menjadi pesan Tuhan agar kita menghasilkan sesuatu yang berguna, serta kelak menjadi berkat bagi kita.

Ibrani 5 : 12 - 14 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari pernyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Ibrani 6 : 7 - 8 Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah; tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran.

• Tanah = kita umat Tuhan yang ke Doa Fajar

• Air hujan = firman Tuhan setiap Senin sampai Sabtu

Senin, 28 September 2020

Pdt. Stevan Djaya Saputra, SE CBC

(Ka. Bid. Komunitas GBI Intercon)

WAITING ON THE LORD

2020 Tahun Dimensi yang Baru, Tuhan menjanjikan kemuliaan akan tercurah (2 Korintus 3 : 18) dan kita menjadi kepala bukan ekor di tahun ini (Ulangan 28 : 13 - 14). Namun, janji-janji-Nya seolah belum terlaksana. Mungkin iman kita goyah, lalu mulailah menghilang pengharapan.

2 Korintus 3 : 18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Ulangan 28 : 13 - 14 Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.

DALAM MENANTIKAN PERTOLONGAN JANJI TUHAN :

1) NANTIKAN TUHAN

Yesaya 40 : 31 Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Sebagian orang sayangnya tak suka menunggu, anggap buang waktu dan tidak penting. Saul gagal sabar menanti Samuel saat berperang melawan Filistin di Gilgal (1 Samuel 13 : 10 - 14). Janji Tuhan pasti datang dan digenapi pada waktu-Nya, maka kita harus menantikan Dia dan jangan serakah.

2) UCAP SYUKUR

1 Tesalonika 5 : 18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Lukas 17 : 15 - 16 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria.

Dalam menghadapi segala sesuatu, bersabarlah, karena janji Tuhan itu baik dan senantiasalah ucapkan syukur, maka itu semua akan menguatkan kita.

Selasa, 29 September 2020

Pdp. Rita Arifin, SE

(Ka. Sie WOI CK7)

FIGHTING THE PASSIVE SPIRIT (LAWAN ROH PASIF)

Roh pasif ialah roh yang tidak bergairah dan malas. Akhir-akhir ini, roh pasif melanda banyak orang Kristen, termasuk kita sendiri bahkan. Mari introspeksi diri dari gejala-gejalanya :

• Tidak mau terlibat ataupun undur dari pelayanan

• Tidak bergairah dalam ibadah

• Tidak mau berubah atau peduli, enggan inisiatif, terjebak zona nyaman

Amsal 24 : 30 - 31 Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi. Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah roboh.

Yohanes 6 : 63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

Roma 12 : 11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Roh kita harus menyala-nyala terlebih dulu, baru tahan uji, tahan banting, lalu melayani pekerjaan Tuhan. Tanpa roh yang menyala-nyala, kita tidak akan bisa melayani Dia. Agar roh menyala-nyala, perlu "bahan bakar" berupa :

1) JATUH CINTA PADA YESUS

Ingat kasih mula-mula (memenangkan jiwa) tidak boleh hilang. Tuhan Yesus pernah tanya pada Petrus: apakah engkau mengasihi Aku ? "Gembalakanlah domba-domba-Ku." Banyak orang masih menyala-nyala rohnya, tetapi untuk cari uang saja.

Wahyu 2 : 4 - 5 Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

2) MAKSIMALKAN TALENTA

(Baca Matius 25:14-30, perumpamaan tentang talenta. Jika tidak menggunakan talenta, Tuhan tidak akan menambahkannya, karena itu multiplikasi ataupun maksimalkan talenta kita.

3) GABUNG KE KOMUNITAS = COOL

Bergaullah dengan orang yang rohnya berkobar, berapi-api. COOL (COmmunity Of Love) adalah alat untuk membuat roh kita menyala-nyala! Dan di dalam komunitaslah kita saling menasihati dan menguatkan.

Ibrani 10 : 25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

1 Korintus 15 : 33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

Rabu, 30 September 2020

Pdp. Ir. Arjoto Wisanto, MSc

(Plt. Gembala GBI St Moritz)

SNOWBALL EFFECT

Snowball effect adalah dampak bahaya guliran salju dari ketinggian. Ibarat itu, hal-hal kecil yang dilakukan akan bertumpuk dan dapat berdampak besar. Dari 2 Samuel 11 : 1 - 2 kita baca, pada pergantian tahun (musim semi) seharusnya semua raja berperang karena saat musim dingin gencatan senjata, tapi Daud menyuruh panglimanya Yoab berperang melawan bani Amnon dan mengepung kota Raba. Pada saat yang sama, Daud berjalan-jalan di atas sotoh melihat Batsyeba mandi, tertarik, tidur bersamanya & mengandung (baru selesai menstruasi, secara medis kemungkinan kecil hamil, tapi Tuhan izinkan ini terjadi).

Lalu, Daud sengaja supaya suami Batsyeba, Uria, mati di medan pertempuran. Melalui nabi Natan (Omnipresent God = Allah Mahahadir), Daud diberitahu motif liciknya diketahui Tuhan. Jadi, jangan anggap enteng atau main-main dengan Tuhan. Sebagai hukumannya :

• Bayi yang dikandung Batsyeba harus mati

• Putranya Absalom memberontak menyebabkan Daud melarikan diri dari Yerusalem dan akhirnya putra Absalom harus mati tersangkut kepalanya di atas pohon terbantin

Jika hendak melanggar ketetapan atau perintah Tuhan, pikirkanlah baik-baik berkali-kali sebelum melakukannya karena kita hukuman Tuhan pun dapat menghantam kita.

Kamis, 01 Oktober 2020

Hartono, SE

(Wagem Profetik GBI QBig)

CARRY YOUR CROSS!

Bangsa Israel selama perjalanan di padang gurun, melihat kedaulatan Tuhan Allah mereka, seharusnya percaya penuh akan kehebatan-Nya, laut Teberau dibelah supaya bisa melintas, kehausan diberi air, kelaparan diberi roti dan daging puyuh.

Saat Musa naik ke gunung Sinai untuk bertatap muka dengan Tuhan, setelah 40 hari, Israel tak sabaran minta Harun mencari pemimpin lain untuk menuntun bangsa ini di padang gurun. Maka dibuatlah anak lembu emas yang padanya dilakukan persembahan korban bakaran dan korban keselamatan yang merupakan kekejian bagi Tuhan. Akhirnya, Tuhan menghukum mereka yang terlibat dosa pembuatan anak lembu tersebut, walau sempat Musa menawarkan ia sendiri saja yang dihukum (nama dihapus dari kitab kehidupan).

Kita harus tahu rencana Tuhan dalam hidup kita. Gembala Sidang Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo pun mengumumkan 01 - 31 Oktober 2020 adalah doa puasa bersama untuk mendoakan bangsa Indonesia, penyelesaian pandemi COVID-19 & ancaman resesi ekonomi global, pencurahan Roh Kudus dan penyelesaian Amanat Agung. Janganlah egois serta memikirkan diri sendiri saja. Sebab puasa bersama dapat memenuhi jawaban doa. Ingat tentang penduduk Niniwe yang serentak berpuasa, bahkan hewan ternak, setelah mendengar seruan bertobat dari Yunus.

Yunus 3 : 4 - 5 Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: "Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan." Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.

Jumat, 02 Oktober 2020

Pdp. Tirza Juliana

(Ka. Bid. WOI GBI PRJ Pluit)

BUILD YOUR CHARACTER

Tak jaminan orang Kristen pasti memiliki karakter Kristus. Justru sedikit yang punya karakter tersebut karena tidak mau diproses atau 'bayar harga'. Karaker Kristus akan terjadi karena hubungan intim dengan-Nya, bisa melalui doa fajar ataupun menara doa.

Roma 8 : 29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Kejadian 1 : 26 – 27 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

3 HAL MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN KARAKTER KITA :

• Hereditas (mama cerewet, anak pun bisa. DNA orangtua)

• Komunitas (tukang gosip, maka karakter gosip ada di kita)

• Rutinitas (kebiasaan sehari-hari menyontek. Karakter minta-minta sebagai budak belian)

TIGA KARAKTER KRISTUS :

1) INTEGRITY (MILIKI INTEGRITAS)

Depan belakang sama. Tidak pura-pura atau sifat mendua. Konsistensi dalam tindakan. Bukan tergantung seseorang atau keadaan tertentu.

Matius 23 : 27 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.

2) STAY HUMBLE (MERENDAHKAN DIRI)

Gandum makin berisi, makin merunduk, ilalang tidak pernah merunduk.

Amsal 18 : 12 Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.

Amsal 22 : 4 Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.

3) FORGIVENESS (MENGAMPUNI)

Matius 6 : 12 Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.

Matius 18 : 21 - 22 Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali."

Maukah Saudara lulus dalam setiap proses pembentukan dari Tuhan ? Hal itu terjadi jika Saudara siap makan makanan keras secara rohani, Saudara akan lulus proses pembentukan karakter dan tahu membedakan yang baik dari yang jahat. Jangan sampai tersisihkan, tergelincir atau terjatuh dalam proses yang membentuk kita supaya menjadi lebih baik dan seperti gambaran karakter Tuhan Yesus. Mari belajar taat serta setia di manapun Tuhan memakai hidup kita.

Yesaya 50 : 4 Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email