• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • Ibadah Natal 1, Ibadah Natal 2, Ibadah Natal 3, Ibadah Natal 4, Ibadah Raya 5
  • Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  • 25 Desember 2020
  • Pk. 07:00, 09:00, 11:30, 14:00, 16:30 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Hari ini, 25 Desember 2020 kita merayakan Natal bersama. Saya mengajak Saudara membaca Yesaya 9 : 5, "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai." Ayat ini menubuatkan kelahiran Yesus Sang Mesias, dan tema Natal untuk tahun 2020 adalah Lahirnya Yesus Sang Mesias.

Kisah Para Rasul 4:12 berkata bahwa keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. Hanya di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

TUGAS YESUS SEBAGAI MESIAS

Yesus Kristus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia. Yesus adalah Mesias yang artinya Juruselamat. Kata 'Mesias' hanya dipakai untuk Allah, tidak pernah dipakai untuk manusia atau pekerjaannya. Nabi Yesaya mencatat empat nama yang menandai tugas Yesus sebagai Mesias :

  • Penasihat yang Ajaib. Sebagai Penasihat, maka Tuhan Yesus akan menyingkapkan rencana keselamatan yang sempurna & menunjukkan pada kita jalan untuk mendapatkan hidup yang kekal.
  • Allah yang Perkasa. Di dalam Yesus selaku Mesias, seluruh kepenuhan keallahan akan berdiam secara jasmani, sebab Yesus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.
  • Bapa yang Kekal. Yesus datang bukan hanya untuk memperkenalkan Bapa Surgawi, tetapi Ia juga akan bertindak sebagai Bapa kepada umat-Nya secara kekal. Ia penuh belas kasihan. Ia mengasihi, melindungi & menyediakan kebutuhan anak-anak-Nya.
  • Raja Damai. Yesus disebut Raja Damai karena hanya Tuhan Yesus yang bisa mendamaikan manusia dengan Allah. Mengapa manusia harus didamaikan dengan Allah? Sebab semua orang telah berbuat dosa & kehilangan kemuliaan Allah. Dosa membuat kita menjadi seteru Allah. Upah dosa adalah maut, mati kekal selama-lamanya, tempatnya di neraka. Bagaimana Tuhan Yesus mendamaikan manusia dengan Allah ? 2 Korintus 5 : 21 berkata, "Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi oleh karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah." Yesus yang tidak mengenal dosa dijadikan dosa oleh karena kita. Artinya, Yesus mati menggantikan kita. Kita yang sebenarnya harus mati, tetapi Dia menggantikan kita supaya setiap orang yang percaya pada-Nya dibenarkan oleh Allah, artinya didamaikan dengan Allah. Tuhan Yesus sebagai Raja Damai juga memberi kita damai sejahtera berlimpah-limpah yang sangat kita perlukan pada masa pandemi COVID-19 ini.

Yesaya 48 : 18 "Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti."

Kunci untuk mendapat damai sejahtera berlimpah-limpah yang Tuhan Yesus sediakan adalah memperhatikan perintah Tuhan & hidup menurut kehendak-Nya. Karena itu, bacalah Alkitab setiap hari, renungkan, lakukan, dan bersaksi.

MENYAMBUT KEDATANGAN-NYA

Pada waktu Tuhan Yesus lahir ke dunia, ada beberapa peristiwa yang mengajarkan kita bagaimana seharusnya menyambut kedatangan Tuhan :

  • Peristiwa pertama, dalam Lukas 2 : 8 – 12, yaitu yang dilakukan oleh para gembala. Pada waktu para gembala menjaga ternak di waktu malam, tiba-tiba mereka didatangi malaikat Tuhan, dan kemuliaan Tuhan meliputi mereka. Mereka sangat ketakutan. Malaikat berkata, "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa. Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Mereka tidak mengerti apa yang dikatakan malaikat, tetapi mereka taat pergi ke Betlehem, di kota Daud, untuk menjumpai Sang Mesias. Di sini kata kuncinya adalah ketaatan.
  • Peristiwa kedua, dalam Lukas 2 : 13 – 14, yaitu adanya nyanyian para malaikat & bala tentara surgawi yang memuji Allah, "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." Di sini kata kuncinya adalah doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam.
  • Peristiwa ketiga, dalam Matius 2 : 11 bagian a, yaitu waktu orang Majus sujud menyembah Sang Mesias. Di sini kata kuncinya adalah sujud menyembah.
  • Peristiwa keempat, dalam Matius 2 : 11 bagian b, orang Majus membuka tempat harta bendanya & mempersembahkan emas, kemenyan serta mur. Di sini kata kuncinya adalah mempersembahkan emas, kemenyan dan mur.

Oleh karena Natal berbicara tentang kedatangan Tuhan Yesus yang pertama ke dunia ini, maka hari-hari ini pun kita sedang menunggu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Sesuai empat peristiwa pada waktu menyambut kedatangan-Nya yang pertama, maka ada empat hal yang harus kita lakukan untuk menyambut kedatangan-Nya yang kedua kali.

  • KETAATAN. Tuhan Yesus memberitahukan bahwa kedatangan-Nya kedua kali akan terjadi setelah Injil Kerajaan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa. Karena itu, kita yang merindukan kedatangan-Nya pasti sungguh-sungguh menyelesaikan Amanat Agung. Pentakosta Ketiga memberi kita kuasa untuk menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus. Menurut kalender Ibrani, kita memasuki tahun 5781 yang disebut tahun Pey Aleph artinya 81. Angka 80 atau Pey menggambarkan mulut, dan angka satu Aleph merupakan permulaan yang baru.

Yohanes 1 : 1 "Pada mulanya adalah firman. Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah."

Kita diingatkan, untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, harus hati-hati dengan mulut & perkataan kita, termasuk menuliskan kata-kata di media sosial. Mulut bukan untuk bergosip, menjelekkan atau menghakimi orang lain, kata-kata kotor & hoaks. Tetapi, biarlah yang keluar dari mulut & perkataan kita adalah firman Tuhan. Matius 12 : 36 – 37 berkata bahwa setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya di Hari Penghakiman. Karena itu, hati-hatilah dengan ucapan, perkataan & apa yang kita tulis di medsos.

  • DOA, PUJIAN, PENYEMBAHAN DALAM UNITY SIANG DAN MALAM. Ini berbicara Restorasi Pondok Daud, Menara Doa, serta keintiman dengan Tuhan. Orang yang hidupnya intim dengan Tuhan pasti merindukan kedatangan-Nya. Sesuai 2 Timotius 4 : 8, maka orang yang merindukan kedatangan-Nya akan mendapatkan mahkota kebenaran.
  • SUJUD MENYEMBAH. Sujud menyembah Tuhan Yesus artinya dengan segenap hidup kita melakukan segala kehendak Tuhan. Jadi, segala sesuatu yang kita lakukan kalau menyenangkan hatinya Tuhan itu artinya kita sujud menyembah Tuhan.

Kisah Para Rasul 13:22 berkata bahwa tentang Daud Allah telah menyatakan : "Aku telah mendapatkan Daub bin Isai seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku." Daud seorang yang berkenan di hati-Nya karena melakukan segala kehendak Tuhan pada zamannya. Artinya, Daud sujud menyembah. Saya rindu Tuhan berkata ke saya, "Aku telah menemukan Niko bin Njotorahardjo orang yang berkenan di hatiku dan melakukan kehendak-Ku." Apakah Saudara merindukan hal yang sama seperti yang saya rindukan ?

  • MEMPERSEMBAHKAN EMAS, KEMENYAN DAN MUR. Sesuai yang ditulis dalam Alkitab, maka kita akan berbicara arti-arti rohaninya :
  • Emas berbicara tentang kekudusan atau kemurnian. Sikap, tindakan & ucapan kita harus kudus. Sebab tanpa kekudusan, tidak ada seorang pun akan melihat Tuhan.

2 Petrus 3 : 10 – 14  "Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia."

Emas dikaitkan dengan kekayaan, kesuksesan & kekuasaan. Kebanyakan motivasi orang yang bekerja atau berusaha adalah mendapat ketiga hal ini untuk diri sendiri, tetapi kita diminta untuk mempersembahkan semuanya itu ke Tuhan sehingga kita tidak akan cinta uang, tidak sombong, & tetap mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri.

Emas juga berbicara sesuatu yang mahal harganya. Saya tidak tahu apa yang mahal bagi Saudara. Mungkin uang, waktu yang kita punya, atau harga diri. Tuhan mau semuanya itu dipersembahkan kepada Dia. Abraham diminta mempersembahkan Ishak, anaknya yang tunggal, yang sangat berharga & dikasihinya, serta didapatkan pada masa tua. Abraham lulus ujian ketika rela mempersembahkan Ishak, lalu Tuhan memberkati Abraham beserta keturunannya berlimpah-limpah.

  • Kemenyan berbicara tentang korban. Sesuai Roma 12 : 1, kita diminta mempersembahkan tubuh ini sebagai korban yang hidup & berkenan kepada Tuhan, itulah ibadah kita yang sejati. Kita harus hidup bagi Tuhan, menyembah Dia, menaati Dia, menentang dosa, membela kebenaran, menolak & membenci kejahatan, melakukan pekerjaan yang baik untuk orang lain seperti yang dilakukan Tuhan Yesus, mengikuti Dia, melayani Dia, hidup dipenuhi serta sesuai pimpinan Roh Kudus. Hidup kudus & berkenan kepada Tuhan artinya memisahkan diri dari dunia & makin intim dengan Dia.

Jadi, untuk hidup kudus & berkenan kepada Tuhan, kita harus berkorban. Korban itu sesuatu yang menyakitkan bagi kedagingan kita. Tidak benar kalau menjadi orang Kristen yang santai,  bisa berbuat apa saja dan tetap masuk surga.

Kemenyan juga berbicara tentang persembahan yang menyenangkan hati Tuhan.

Kemenyan juga berbicara tentang doa. Doa yang dilakukan setiap waktu dalam roh dengan tidak putus-putusnya untuk orang kudus. Ini merupakan senjata Allah untuk melawan tipu muslihat Iblis. Hari-hari ini, kita sedang memasuki masa peperangan rohani dahsyat untuk merebut jiwa-jiwa dari tangan si Iblis.

  • Mur berasal dari bahasa Ibrani 'mor' dan bahasa Yunani 'smurna' yang artinya pahit. Ibrani 12 : 15 berkata, "Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." Jangan sampai punya akar yang pahit. Amsal 4 : 23 berkata, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Kita mau hidup kekal selama-lamanya, atau mati kekal selama-lamanya, itu tergantung pada hati kita. Kalau hati kita kotor oleh akar pahit, maka akan mati kekal. Kalau mulai muncul akar pahit, cepat datang ke hadapan Tuhan Yesus, serahkan, bertobat, & minta ampun karena selama ini menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, maka kita akan selamat.

Mur juga berbicara tentang pengurapan. Salah satu bahan untuk membuat minyak urapan adalah mur. Pengurapan yang diberikan oleh Tuhan kepada kita harus dikembalikan ke Tuhan, bukan untuk popularitas, mencari kekayaan atau kepentingan-kepentingan lainnya.

Kedatangan Tuhan Yesus sudah sangat-sangat dekat. Mari mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan-Nya yang kedua kali dengan melakukan empat hal di atas, yaitu ketaatan; doa, pujian, penyembahan dalam unity siang & malam; sujud menyembah Tuhan Yesus; serta mempersembahkan emas, kemenyan & mur.

Selama hari Natal 2020 dan menyambut Tahun Baru 2021.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email