• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdm. Theresia Cynthia Tirtadiredja, SH
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Saat kita bertamu atau berkunjung ke rumah seseorang, apakah yang kita harapkan ? Atau saat seseorang berkunjung ke rumah kita, apakah yang kita lakukan ?

Hari ini kita akan melihat kisah saat Yesus berkunjung ke rumah Marta dan Maria.

Lukas 10 : 38 - 39
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,

Ketika Yesus mengunjungi sahabat-Nya, Maria dan Marta, apa yang menjadi respon mereka :

- Marta menerima Dia dirumahnya, Yesus disambut namun kemudian ditinggalkan untuk sibuk melakukan hal lain. Yang dilakukan Marta adalah menerima Yesus, namun terlalu sibuk dan komplen (Lukas 10 : 40). Marta membuka pintu rumahnya hanya untuk berada sejauh mungkin dengan Yesus.

- Maria duduk dekat kaki Tuhan dan mendengarkan perkataan-Nya.Yang dilakukan Maria adalah duduk dekat kaki Yesus, mendengarkan perkataan Yesus sehingga dia dipuji dan dibela Yesus. Maria memilih bagian yang terbaik yang tidak akan diambil darinya.

Kita sering menolak untuk disebut sebagai Marta, namun berkelakuan seperti Marta, menerima Tuhan sebagai Juru Selamat namun terlalu sibuk melakukan banyak hal tanpa intim dengan Tuhan. Kita maunya disebut seperti Maria namun menolak apa yang dilakukan Maria, duduk diam untuk mendengarkan dan intim dengan Yesus.

Bagaimana dengan yang kita lakukan selama kita menjadi Kristen, menerima Yesus sebagai Juru Selamat ?

Belajar dari Marta dan Maria, Marta mengalami Distraction, Worried & Upset, sedangkan Maria tetap Focus sehingga memberikan dan menerima The Best Part.

- Distraction, gagal fokus pada Tuhan. Kecenderungan kita fokus kepada hal-hal yang terlihat saja, seperti pelayanan, pujian, apa yang sudah kita lakukan dan beri, sampai gagal melihat Tuhan dan kehendak-Nya.

- Worried & Upset, tidak memberi kesempatan Tuhan bekerja dalam hidup kita.
Mencari orang atau hal lain terlebih dahulu dibanding mencari Tuhan terlebih dahulu.

- Focus, Tuhan pusat kehidupan. Hati yang semakin berpaut kepada Tuhan dan mampu melihat pekerjaan dan campur tangan Tuhan dalam kehidupan kita.

- The Best Part, momen ketika Tuhan mengambil alih hidup kita. Kita memberikan ruang yang sebesar-besarnya kepada Tuhan untuk membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan yang luar biasa, sanggup melakukan hal-hal luar biasa.

2 Korintus 4 : 18 
Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Saat Yesus datang berkunjung, jadikan Dia sebagai pusat kehidupan. Mari kembalikan fokus kita kepada Tuhan dan mengambil bagian yang terbaik yaitu memberikan Tuhan ruang gerak sebesar-besarnya untuk mengambil alih hidup kita, memberikan kesempatan untuk melakukan banyak hal dalam kehidupan kita.

Tuhan Yesus Memberkati

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email