• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdp. Charlie Jeremiah
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Hari ini kita akan belajar bahwa kehidupan Kekristenan itu tidak hanya yang "enak-enaknya" saja, tapi ada harga yang harus dibayar. Ada perjuangan yang harus kita kerjakan selama hidup kita ini. 

Martir berasal dari kata Yunani 'martureo', dan kata-kata yang berakar padanya "martus, marturia dan marturion" yang artinya saksi/kesaksian.

Martir adalah seseorang yang berani berjuang hingga mati demi membela iman dan kepercayaannya terhadap Yesus Kristus.

Dalam dunia Kristen modern, 'kesaksian' berarti cerita tentang apa yang dikerjakan Kristus atas hidup seseorang, menjadi pengalaman pribadi orang itu.

Jadi, martir adalah saksi- saksi Kristus, yang menyaksikan bagaimana Kristus beracara/berbuat dalam kehidupannya. 

Yohanes 15 : 18 - 20 Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.

Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.

Berikut ini adalah beberapa tokoh martir yang akan kita teladani, yaitu :

1. Stefanus

Orang yang menderita dan mati pertama bagi gereja adalah Stefanus setelah Yesus disalib, (Kisah Para Rasul 6-8). Ia menjadi martir karena memberitakan Injil kepada orang-orang yang telah membunuh Yesus dengan setia. Mereka menjadi begitu marah mendengar hal yang ia katakan kepada mereka sehingga mereka mendorongnya keluar kota dan melemparinya dengan batu sampai mati. 

Kebencian yang sama terhadap Stefanus menyebabkan timbulnya penganiayaan besar terhadap semua orang yang mengaku percaya kepada Kristus sebagai Mesias. Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem (Kisah Para Rasul 8 : 1).

2. Yakobus

Yakobus anak Zebedeus merupakan kakak rasul Yohanes.  Ia dihukum mati sekitar tahun 44 M oleh perintah Raja Herodes Agrippa I dari Yudea. Kemartirannya menjadi penggenapan dari hal yang diramalkan Yesus tentang ia dan saudaranya Yohanes (Mark 10:39). Ketika Yakobus dibawa menuju tempat eksekusinya, keberaniannya yang luar biasa menimbulkan kesan yang mendalam pada satu orang yang menangkapnya sehingga ia jatuh bertelut di depan rasul itu, meminta ampun kepadanya, dan mengaku bahwa ia adalah orang Kristen juga. Ia berkata bahwa Yakobus jangan mati sendiri akibatnya mereka berdua dipenggal kepalanya.

3. Matius

Hanya sedikit yang diketahui tentang akhir hidup Rasul Matius, kapan dan bagaimana cara kematiannya, tetapi menurut legenda ia pergi ke Ethiopia dan bertemu dengan Kandake (Kisah Para Rasul 8 : 27). Beberapa tulisan mengatakan bahwa ia direbahkan di tanah dan dipancung kepalanya dengan halberd (atau halbert, senjata abad ke 15 atau ke-16 yang memiliki mata pisau seperti kapak dan ujung logam yang runcing pada ujung batangnya yang panjang) di kota Nadabah (atau Naddayar), Ethiopia, sekitar tahun 60 M.

4. Andreas

Andreas adalah saudara Petrus (Matius 4 : 18). Tradisi mengatakan bahwa ia memberitakan Injil kepada banyak bangsa Asia dan menjadi martir di Edessa dengan disalibkan pada kayu salib berbentuk X, yang kemudian dikenal sebagai Salib Santo Andreas.

5. Markus

Hanya sedikit hal yang diketahui tentang Markus kecuali hal yang tertulis dalam Perjanjian Baru tentangnya. Setelah Paulus menyebutnya dalam 2 Timotius 4 : 11, ia menghilang dari pandangan. Tradisi mengatakan bahwa ia diseret sampai tubuhnya terkoyak-koyak oleh orang Alexandria ketika ia berbicara menentang perayaan yang khidmat untuk berhala Serapis mereka.

6. Petrus

Ketika Petrus sudah tua (Yohanes 21 : 18), Nero merencanakan untuk menghukum mati Petrus. Ketika murid-murid mendengarnya, mereka memohon kepada Petrus untuk melarikan diri dari kota Roma dan ia melakukannya. Namun, ketika ia sampai di pintu gerbang kota, ia melihat Kristus yang berjalan ke arahnya. Petrus menjatuhkan diri bertelut dan berkata, "Tuhan, Engkau mau pergi ke mana?" Kristus menjawab, "Aku datang untuk disalibkan lagi." Melaluinya, Petrus tahu ini waktu untuk menderita dan mati bagi Yesus dan memuliakan Allah (Yohanes 21 : 19). Jadi, ia kembali ke kota. Setelah ditangkap ia meminta agar disalibkan dengan posisi terbalik karena ia memandang dirinya tidak layak untuk disalibkan dalam posisi yang sama dengan Tuhannya.

7. Paulus

Rasul Paulus dipenjarakan di Roma pada tahun 61 M dan berakhir sekitar tiga tahun kemudian pada saat Roma dibakar, yang terjadi pada bulan Mei tahun 64 M (Kisah Para Rasul 28 : 30). Semula Nero disalahkan karena ia membakar kota Roma.Jadi, untuk mengalihkan tuduhan itu darinya ia menyalahkan orang-orang Kristen. Akibatnya, penganiayaan yang kejam mulai berkobar terhadap mereka. Pada masa itu, Paulus ditangkap dan dimasukkan kembali ke dalam penjara Roma. Tidak lama sesudahnya, ia diputuskan bersalah karena melakukan kejahatan melawan Kaisar dan dihukum mati. Ia dibawa ke tiang eksekusi dan dipancung. Hal itu terjadi pada tahun 66 M, tepat empat tahun sebelum Yerusalem jatuh.

8. Tomas

Tomas memberitakan Injil ke Persia, Parthia, dan India. Di Calamina, India, ia disiksa oleh orang kafir yang marah, tubuhnya ditusuk tombak dan dilemparkan ke dalam nyala api oven

9. Lukas

Setelah kematian Paulus, Lukas tampaknya meneruskan pemberitaan Injil seperti yang telah ia pelajari bersama Paulus. Kapan dan bagaimana persisnya ia mati tidak diketahui. Satu di antara sumber kuno mengatakan bahwa ia pergi ke Yunani untuk memberitakan Injil dan di sana ia menjadi martir dengan digantung pada pohon zaitun di Atena pada tahun 93 M.

10. Yohanes

Dikatakan ia ditangkap di Efesus dan dibawa ke Roma tempat ia dilemparkan ke dalam tempat penggorengan yang diisi minyak yang mendidih, tetapi tidak melukainya.  Akhirnya ia dilepaskan dan dibuang oleh Kaisar Domitian ke Pulau Patmos, tempat ia menulis Kitab Wahyu. Setelah dilepaskan dari Patmos ia kembali ke Efesus, tempat ia meninggal sekitar tahun 98 M. Ia satu-satunya rasul yang tidak mengalami kematian yang mengerikan.

Matius 16 : 18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Tiga hal utama yang bisa dicatat dalam kata-kata Yesus ini :

1. Kristus akan mendirikan jemaat di dunia ini. 

Firman diatas mengingatkan bahwa kita, umat Kristen sekarang ini, adalah kelanjutan dari Kisah Para Rasul. 

2. Jemaat-Nya akan diserang dengan dahsyat. 

Jika mereka mengalami penganiayaan, maka kita juga akan mengalami penganiayaan. Jadi jangan berpikir bahwa Kekristenan itu hanya enak-enaknya saja. 

3. Si jahat tidak dapat menghancurkan jemaat-Nya.

Tetapi, Tuhan Yesus menjamin, bahwa betapapun besarnya penderitaan, tetapi itu tidak akan dapat menghancurkan gereja-Nya. 

Apakah yang membuat "alam maut tidak dapat menguasainya ?"

1. Perjumpaan pribadi dengan Kristus mengubah kehidupan.

Dahulu murid dan rasul Kristus itu adalah orang-orang yang lemah, latar belakang yang tidak baik. Tetapi saat mereka bertemu dengan Yesus Kristus, dan saat mereka mengikuti Yesus, maka hidup mereka mengalami perubahan luarbiasa. Bagaimana dengan kehidupan kita, apakah sudah mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus ? Apakah bapak/ibu sudah pernah bertanya, apakah yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita ?

2. Kuasa Roh Kudus membuat mereka mampu bertahan dalam menjalani panggilan Tuhan. 

Sebagai manusia biasa, kita tidak akan mampu menjalani kehidupan ini; tetapi oleh Roh Kudus, kita akan mampu! Sebab itu minta tuntunan Roh Kudus, minta kuasa Roh Kudus. Saat dianiaya sekali pun, kita akan mampu melewatinya dan memenuhi panggilan Tuhan dalam hidup kita. 

3. Bapa Surgawi akan memberikan upah bagi mereka yang setia sampai akhir. 

Apapun yang kita alami di dunia ini hanya sementara saja. Lihatlah ujungnya, akan ada upah dari Tuhan bagi setiap orang yang setia. Apapun yang kita lakukan sekarang ini akan menentukan bagaimana ujung, ending, hidup kita. 

Matius 5 : 10 - 12 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.

Kesimpulan :

Kita harus siap menghadapi penderitaan. Penderitaan apa pun yang kita alami saat ini, mungkin tidak akan dapat dibandingkan, belum apa-apa dibanding dengan penderitaan yang dialami oleh para martir Kristus itu. 

Kehidupan kita adalah suratan Kristus yang terbuka, sebab itu marilah kita sungguh-sungguh dan lebih berkomitmen kepada Kristus. 

Ada upah yang disediakan Tuhan didalam ujung hidup kita ini nantinya. 

Rangkuman Pdp. Willy Santoso, BSc :

Dalam kisah para martir ini, kita melihat bahwa mereka tetap pergi memberitakan Injil dengan segala resikonya, bahkan akan mengalami penderitaan sampai kematian. 

Mereka tetap melakukannya karena mereka mengasihi Kristus dan karena kerinduan mereka agar semua orang mengalami keselamatan. 

Seperti kata Paulus, bahwa hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Artinya ada upah yang disediakan Tuhan bagi setiap martir Tuhan. 

Kerinduan hati Gembala CK7 adalah supaya jemaat CK7 mengalami pengangkatan dan masuk surga. Supaya jemaat CK7 mengalami perjumpaan dengan Kristus, melakukan Amanat Agung dan setia sampai akhir! 

Dalam Matius 5 : 10 - 12, kita diingatkan agar supaya tetap semangat, dan memuliakan Tuhan, apapun yang sedang kita alami saat ini. Sebab ada upah yang disediakan Tuhan di surga bagi kita yang setia. 

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email