• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. Robertus Purwadi, S.Pd. SE
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Yesus adalah Anak Domba Allah yang dikorbankan untuk menebus dosa umat manusia. Berbicara mengenai anak domba paskah tidak terlepas dari peristiwa paskah pertama di Mesir saat bangsa Israel akan mengalami pembebasan dari perbudakan di Mesir dalam Exodus. Sebelum tulah ke-10 dijatuhkan yaitu anak sulung mati, Tuhan memerintahkan kepada bangsa Israel melalui Musa untuk menyembelih anak domba yang tidak bercacat cela, kemudian mengoleskan darahnya di ambang pintu. Bangsa Israel harus melakukannya dengan ketaatan sebab jika hal itu dilakukan, maka ketika malaikat maut turun dan melihat darah yang dioleskan di ambang pintu tersebut, rumah mereka akan dilewati, dari sinilah muncul kata Paskah. PESAKH = PASSOVER = MELEWATI

Kisah sentral, heroik dan menyentuh dalam kitab Keluaran di mana Israel dilepaskan dari perbudakan di Mesir. Selama 430 tahun bangsa Israel tinggal di Mesir dan selama 400 tahun mengalami masa perbudakan. Kisah ini merupakan penggenapan janji Allah (Kejadian 15:14).

Kejadian 15 : 14 Tetapi bangsa yang akan memperbudak mereka, akan Kuhukum, dan sesudah itu mereka akan keluar dengan membawa harta benda yang banyak.

Kisah ini  harus diceritakan kepada anak-cucu Yahudi turun-temurun dan wajib dirayakan setiap tahunnya (Kel. 13:8).

Keluaran 13 : 8 Pada hari itu harus kauberitahukan kepada anakmu laki-laki: Ibadah ini adalah karena mengingat apa yang dibuat TUHAN kepadaku pada waktu aku keluar dari Mesir.

Tuhan mendatangkan malapetaka terbesar dengan mengirimkan malaikat kematian untuk mencabut nyawa anak sulung dari setiap keluarga yang pintu rumahnya tidak diperciki darah domba! Israel dilewati (tidak terkena tulah) karena darah domba.

Keluaran 12 : 23 Dan TUHAN akan menjalani Mesir untuk menulahinya; apabila Ia melihat darah pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu itu, maka TUHAN akan melewati pintu itu dan tidak membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumahmu untuk menulahi.

Kisah Paskah yang pertama ditujukan kepada bangsa Israel merupakan prototype kisah pengorbanan Yesus sebagai Anak Domba Allah yang tidak bercacat cela, yang dikorbankan untuk seluruh umat manusia, tidak hanya bangsa Israel saja.

Yesus Kristus dihukum mati menjelang Paskah. Mayat-Nya diturunkan cepat-cepat untuk menghormati Paskah.

Pada hari yang ketiga, Yesus bangkit dari antara orang mati dan menampakkan diri kepada banyak orang. Hari kebangkitan Kristus itu kemudian dirayakan sebagai Peringatan Paskah dalam kalender Gereja.

Lewat Yesus Kristus, kehadiran Allah nyata di dalam hati orang yang percaya. Yesus Kristus domba Paskah yang menebus dosa manusia (Yoh. 1:29).

Yohanes 1 : 29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Perbedaan antara Paskah di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru :

Ibrani 10 : 4 & 11 (4) Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. (11) Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa.(TB)

Pengorbanan Yesus dilakukan satu kali untuk selama-lamanya, sehingga darah Anak Domba Allah dikatakan menghapus dosa tidak hanya menutupi dosa.

Kemenangan Kristus di kayu salib :

- Penebusan (Pengampunan Dosa)

Dengan kematian Yesus kita beroleh penebusan, dosa kita diampuni.

Efesus 1 : 7 - 8 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.

- Pembenaran (Diselamatkan)

Dosa diampuni dan kita diselamatkan.

Roma 5 : 8 - 9 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

- Pengudusan (Hidup yang Berkenan)

Proses ini penting agar senantiasa dikuduskan sehingga mempunyai hidup yang berkenan di hadapan Tuhan. Dalam hal ini Roh Kudus yang akan menolong.

Ibrani 13 : 11 - 12 Karena tubuh binatang-binatang yang darahnya dibawa masuk ke tempat kudus oleh Imam Besar sebagai korban penghapus dosa, dibakar di luar perkemahan. Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri.

- Pendamaian (Pemulihan Status)

Ketika hidup senantiasa berkenan di hadapan Tuhan, dengan hidup tekun dalam pengudusan maka pada akhirnya nanti mahkota kehidupan tersedia bagi kita.

Roma 3 : 25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

Rangkuman Pdp. Willy Santoso :

Hari ini firman Tuhan yang disampaikan untuk mengingatkan kita kepada Yesus sebagai anak Domba Allah yang dikorbankan untuk menebus dosa umat manusia, sehingga barangsiapa percaya kepada Yesus akan diselamatkan.

Yohanes 3 : 16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Melalui kematian Tuhan Yesus kita mendapat - kan :

1. Penebusan (Pengampunan Dosa)

2. Pembenaran (Diselamatkan)

3. Pengudusan (Hidup yang Berkenan)

4. Pendamaian (Pemulihan Status)

Kita dilepaskan dari belenggu dosa dan dibenarkan karena pengorbanan Yesus sebagai Anak Domba Paskah yang tidak bercacat cela.

Pertanyaannya adalah, keselamatan yang kita terima apakah selesai sampai di sana. Tentu tidak karena ada tugas yang harus kita kerjakan selanjutnya yaitu mengabarkan berita baik mengenai keselamatan tersebut kepada semua orang sehingga mereka juga menjadi diselamatkan, dan hendaknya kita tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Hal yang harus dilakukan :1. Membangun dan menjaga kehidupan rohani kita agar senantiasa berkenan di hadapan Tuhan.

2. Melaksanakan Amanat Agung, memenangkan jiwa-jiwa bagi kerajaan Tuhan.

Kita sudah diselamatkan dan ada tugas penting untuk kita laksanakan yaitu memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email