• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. Rubin Ong
  • Ibadah Raya 1, Ibadah Raya 2, Ibadah Raya 3, 2PM, Ibadah Raya 5
  • Pdt. Rubin Ong
  • 14 Juni 2020
  • Pk. 07:00, 09:00, 11:30, 14:00, 16:30 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Kita semua membutuhkan suara Tuhan, terutama saat-saat ini. "Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: 'Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga'" (Ibrani 12 : 26). Kita harus memperhatikan suara-Nya sebab akan mempengaruhi kehidupan kita. Inilah waktunya untuk setiap kita bisa mendengar suara Tuhan. Dia adalah Bapa kita. Tidak seorang pun bapa yang sebenarnya ingin berbicara lewat perantara dengan anak-anaknya.

Kita pun perlu merenungkan firman Tuhan agar bertindak hati-hati. "Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung" (Yosua 1 : 8).

Ini masa yang tidak mudah & banyak orang mengalami goncangan, tetapi mungkin ini hanyalah awal. Apakah kita punya daya tahan yang kuat saat ada banyak masa yang tidak nyaman di depan? Di musim apa pun, kita harus menemukan makna kehidupan. Sebab Tuhan menciptakan kita dengan tujuan. Hidup ini adalah sebuah perjalanan. Kita perlu menerima pembasuhan dari Tuhan supaya dapat tetap kuat dalam perjalanan hidup. Tanpa pembasuhan dari-Nya, kita tidak akan kuat dalam perjalanan kehidupan ini.

"Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. Yesus tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah. Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu" (Yohanes 13 : 1 – 5).

Mari coba renungkan beberapa hal untuk waktu-waktu sekarang ini. Kata 'tahu' diulang-ulang yang berarti sangat penting, menandakan ada ujian di masa depan. Jika banyak hal yang telah kita pelajari, sekaranglah waktunya untuk mempraktikkannya. Untuk mengetahui makna kehidupan, sebenarnya waktu apakah saat-saat ini? Jika kita tidak tahu waktu, kita tidak akan relevan ataupun tidak "nyambung" dengan Tuhan. Misalnya, di musim panas memakai baju musim dingin, dan sebaliknya. Nah, masa-masa inilah, kita mesti betul-betul tahu waktu.

  • Yesus tahu waktu bahwa Dia akan BERALIH, tidak lagi berfokus pada sistem dunia, melainkan fokus pada Bapa di surga.

Tuhan mengingatkan kita untuk kembali pada Bapa. Bapa adalah Esensi kehidupan & Sumber yang tidak terbatas. Tuhan pun sedang membawa kita kembali pada ibadah yang sebenarnya, yaitu di dalam keluarga. Saat ini adalah waktu peralihan. Kita mesti menemukan waktunya Tuhan.

Ada tiga jenis waktu: waktu kekal (aion), yaitu Tuhan yang mengendalikan waktu; waktu terbatas (kronos), yaitu waktu kita, karena itu pergunakanlah waktu yang ada dengan benar; waktu lawatan (kairos), yaitu Tuhan yang tidak terbatas mau melawat kehidupan kita. Jika Dia melawat, hidup kita akan diubahkan. Temukanlah waktu lawatan Tuhan, sebab Dia rindu melawat & mengubahkan kita agar punya daya tahan yang kuat dalam kehidupan.

"Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun" (Ibrani 3 : 7 – 8). Hari-hari ini jika firman berbicara sesuatu, jangan keraskan hati kita, melainkan lembutkanlah hati. Orang yang bisa mengalami lawatan Tuhan adalah orang yang mau menerima teguran dari Tuhan. Jika kita mau berubah, kita akan mengalami dimensi yang baru. Jangan hanya melihat dengan mata jasmani, tetapi lihatlah dengan mata hati yang berbeda. Sadarilah ini waktunya peralihan!

Ada banyak musim, tetapi bersyukurlah karena pada akhirnya Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya! "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir" (Pengk. 3 : 11).

Sayangnya, banyak orang yang tidak menyelami pekerjaan-Nya, padahal Dia menaruh kekekalan di dalam hati kita. Menyelami artinya sampai kedalaman hati. Karena itu, selami juga kedalaman hatinya Tuhan. Waktu mempunyai nilai intrinsik atau sangat berharga. Jika bermain-main dengan waktu, itu adalah tragedi.

  • Kita harus tahu IDENTITAS kita, terutama di masa seperti ini supaya mempunyai hidup yang bermakna.

Bapa di surga menyediakan segala sesuatu & menginvestasikan yang terbaik bagi kita—ada potensi ilahi dalam diri kita! Jika kita tahu indentitas, kita akan tahu cara merespons dengan benar. "Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas" (1 Petrus 1 : 18).

Kalau tidak menyadari & tidak kembali pada identitas sejati kita, kita tidak akan kuat. Salah satu identitas kita adalah sebagai anak Tuhan! "Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak" (Galatia 4 : 5). Lawan dari sifat anak ialah roh perbudakan (slave spirit) ataupun roh yatim piatu yang bersifat hanya mengasihani diri sendiri. Janganlah kita mengasihani diri, melainkan biarlah hanya Tuhan yang mengasihi kita sehingga kita bisa mengasihi orang-orang lain.

Seorang anak yang baik pun selalu melakukan atau bekerja demi kehormatan bapanya. Orang yang mengetahui identitasnya sebagai anak Tuhan, mestinya tidak akan menukarnya dengan karakter yang tidak baik. Di hari-hari seperti waktu yang serius ini, janganlah kita menderita karena karakter yang salah!

"Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau" (1 Petrus 4 : 15).

Inilah waktunya juga bahwa pertolongan kita bukanlah dari luar, melainkan transformasi dari dalam diri. Bapa selalu menopang. Melekatlah pada-Nya, ikuti & kerjakan yang Dia inginkan. Itulah yang membuat level kita berbeda, seperti halnya seorang anak yang ingin menyenangkan ataupun membantu orangtuanya. Temukan kembali kehendak-Nya & bertanya kepada-Nya, "Tuhan, apa kehendak-Mu yang harus aku lakukan?"

  • MELAYANI dengan cara yang berbeda. Jika kita tahu waktu Tuhan & identitas sejati kita, kita akan melayani dengan cara yang berbeda.

Inilah waktunya untuk melayani! Banyak orang membutuhkan firman ataupun didoakan. Sesederhana apa pun, layanilah jiwa-jiwa! Ciri pelayanan dalam kekristenan adalah kehambahaan (servanthood ministry). Yesus dengan rendah hati membasuh kaki murid-murid-Nya untuk menguatkan perjalananan hidup mereka. Bahkan Ia pun membasuh Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia! Artinya, orang yang melayani dari kedalaman hati, tidak akan pilih-pilih terhadap siapa pun.

Orang yang punya belas kasihan pun akan bisa mengerti perasaan orang lain. Belas kasihan (compassion) adalah hal yang membuat kita berbeda. Ikutilah teladan yang luar biasa dari Tuhan Yesus.

"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia" (Filipi 2 : 5 – 7).

Mari melayani satu dengan yang lain. Sebab dalam pelayananlah Tuhan pun hadir. Raihlah penghargaan hanya dari Tuhan, bukan dari manusia, supaya nama Tuhan saja yang dipermuliakan. Tetaplah bergerak di dalam rencana-Nya.

Persembahan

Detail
Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email