• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. Petra Fanggidae, M.Div. M.Th
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Ada hal-hal yang tidak bisa kita pilih, ada hal-hal yang masih bisa kita pilih. Sering kali konflik terjadi dalam diri karena keputusan-keputusan Tuhan mungkin tidak seirama atau sefrekuensi dengan kita sehingga menimbulkan persepsi yang salah tentang Dia.

Kejadian 13 : 8 – 10 Maka berkatalah Abram kepada Lot: "Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat. Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri." Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora.

Jangan sampai perselisihan memutus tali persahabatan atau persaudaraan dan kekerabatan. Jangan biarkan usaha membuat saling sikut ataupun lupa bahwa kita berkeluarga. Dunia ini tidak boleh mempengaruhi hubungan keluargamu. Abram (Abraham) pun ada dalam konteks posisi itu, ia memberikan pilihan ke Lot, tidak otoriter atau full power. Ini menunjukkan kerendahan hatinya. Baginya, tempat tidak penting. Karena Allah sudah berjanji: apa pun yang ia lakukan pasti diberkati, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa dan teladan bagi banyak orang, siapa yang memberkati dia akan diberkati, siapa yang mengutuknya akan dikutuk.

Kita pun yang memegang janji Tuhan, jangan takut. Peristiwa hari-hari ini sudah pernah terjadi. Virus seperti hari ini pernah terjadi ratusan tahun lalu. Tetapi tetap ada pertolongan Tuhan sampai hari ini. Kalau kita tidak memegang janji Tuhan, kita akan kecut hati.

Pengkhotbah 1 : 9 Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.

Intinya, bukan masalah atau krisis (COVID-19), melainkan siapa kita? Kalau kita orang-orang pilihan Tuhan, sudah dijamah oleh-Nya & memegang janji-Nya, maka ke manapun kita pasti diberkati. Tetapi kalau hidup kita berantakan, berbuat fasik, dan tidak dalam janji Tuhan, tempat terindah sekalipun ibarat Sodom dan Gomora.

Mazmur 23 : 4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Amsal 17 : 1 Lebih baik sekerat roti yang kering disertai dengan ketenteraman, daripada makanan daging serumah disertai dengan perbantahan.

HAL-HAL YANG TIDAK BISA DIPILIH:

• KELAHIRAN. Misalnya menghendaki anak lahir sehat, tapi ada lemah tubuh, jangan sampai sebagai orangtua komplain ke Tuhan. Atau saat seorang anak lahir di keluarga susah atau broken home, sebagai anak pun tidak boleh komplain. Sebab Tuhan mungkin mengizinkannya dan punya rencana. Artinya, kita tidak bisa pilih. Apakah Ia menghendaki sesuatu yang buruk? Tidak, sebab yang buruk bagi kita belum tentu buruk bagi-Nya.

• KEMATIAN. Kita tidak bisa memilih kapan saatnya tiba kematian. Bagaimanapun kita mempertahankan hidup atau menghindari kematian, kalau sudah waktunya, pasti kita kembali ke rumah Bapa. Kematian tidak pandang usia. Kita tidak bisa memilih. Yang penting, selagi masih hidup, berbuat baiklah supaya jadi berkat. Kita yang masih ada hari ini, kerjakan sesuatu untuk Tuhan. Lakukan yang terbaik.

Filipi 1 : 22a Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.

Gereja CK7 pun tak putus-putusnya mengadakan ibadah-ibadah Live Streaming supaya iman jemaat tetap kuat. Jangan goyah imanmu. Pasti Tuhan punya maksud di balik semua peristiwa walau kita tidak mengerti, karena itu bukan porsi kita. Segala sesuatu pun titipan Tuhan, termasuk istri, suami, orangtua, anak-anak. Kita sedang dititipi Tuhan untuk bisa sharing (berbagi) hal-hal dengan baik ke mereka. Berkat itu bukan milik kita, kita hanya operator. Dalam hal uang pun, kita dipakai Tuhan sebagai pengelola, bukan pemilik.

• KESELAMATAN. Kita tidak bisa memaksa memintanya, melainkan pemberian atau anugerah (gift) dari Tuhan. Berbuat baik bagaimanapun tidak akan membuat kita diselamatkan kalau bukan karena anugerah. Jika kita ingin supaya orang-orang terkasih, suami, istri, saudara, orangtua, dan lainnya diubah-Nya, itu pun tergantung kehendak & kuasa Tuhan. Jadi, jangan capek hati saat menunggu mereka diselamatkan. Tugas kita adalah berdoa untuk mereka sehingga nanti tepat pada waktunya, Tuhan yang menjamah hidupnya. Kita yang menerima keselamatan itu pun hanya bisa mengerjakan keselamatan dengan takut & gentar. Anugerah keselamatan yang Tuhan berikan harus kita pertanggungjawabkan dalam kehidupan praktis sehari-hari, yaitu tidak berbuat jahat atau dosa. Kalau pun sempat jatuh dalam dosa, minta ampunlah ke Tuhan.

Filipi 2 : 12 – 13 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Hal-hal yang tidak bisa dipilih ialah porsinya Tuhan, hal-hal yang masih bisa kita pilih adalah porsi kita. LIMA HAL YANG DAPAT MENJADI PILIHAN KITA:

1. HAL PSIKOLOGIS. Jika sakit hati atau dendam terhadap seseorang atau trauma, itu pilihan kita. Risikonya pun ada pada kita. Merasa takut ataupun berani adalah pilihan.

2. HAL SOSIAL. Jika mau mencari teman yang baik atau jahat, itu pilihan. Jika memilih berteman dengan orang jahat, hidup kita akan kacau & tanggung jawab kita. Jika punya teman baik, perilaku kita pun akan ikut baik & berfaedah bagi kita. Demikian pun cari pasangan hidup. Seperti apa pun pasangan kita hari ini, itu hasil pilihan kita. Jangan menyalahkan orang lain, orangtua, atau Tuhan. Orang yang sudah menikah, jangan banyak komplain atau bersungut-sungut, sebab kita yang memilih. Anak-anak muda pun yang berpacaran sebaiknya membicarakan visi, apa yang akan dilakukan di masa depan. Karena pernikahan (membangun rumah tangga) itu tidak mudah.

3. HAL EKONOMI. Kalau mengelola berkat dari Tuhan dengan baik, kita akan menabung sedikit demi sedikit. "Berkat" yang cepat diperoleh, misalnya lewat korupsi, pun akan cepat hilang. Kaya tanpa Tuhan bisa saja melalui kerja keras & menghasilkan sesuatu. Yang membedakan adalah walau memiliki kemewahan hidup, tetapi tidak ada damai. Bergantung & berserahlah pada Tuhan, bekerja seperlunya sesuai waktu, maka Tuhan yang akan tambah-tambahkan berkat bagi kita.

Amsal 10 : 22 Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

4. HAL PENDIDIKAN. Kalau memilih mau jadi pintar, tentu harus belajar. Jika tidak mau alias bodoh, tidak perlu belajar. Tidak mungkin pintar tanpa belajar. Ketika saya terpanggil menjadi hamba Tuhan & mendedikasikan waktu saya untuk-Nya, saya mesti melewati tahapan-tahapan menjadi hamba Tuhan dengan belajar. Jika mau hidup dalam Tuhan, kita harus sungguh-sungguh. Apalagi dalam pelayanan mimbar atau khotbah, tidak boleh main-main mempelajari teologi atau tidak serius dan asal comot ayat-ayat, lalu membagikan ke orang lain atau jemaat. Mereka bisa bingung & tidak punya dasar kuat. Kalau kita tidak mau serius dalam belajar, maka akan susah menjadi pengajar yang baik. Saya mau belajar karena ini pilihan saya & diberi tanggung jawab oleh Tuhan untuk melayani jemaat sehingga saya punya pertanggungjawaban secara pendidikan.

Sebagai preacher (pengkhotbah), kita harus punya dasar firman yang kuat, supaya bisa menyampaikan kebenaran ke jemaat karena ini berbicara surga atau neraka, tentang akhir hidup! Kalau tidak mengajarkan yang sungguh-sungguh & tidak punya dasar kuat, jemaat akan goyah. Ada masalah sedikit, goyah. Ada tantangan besar, goyah. Kenapa? Karena dasarnya tidak kuat. Jadi, jika Anda mau melayani Tuhan sungguh-sungguh, belajarlah teologi atau firman Tuhan dengan sungguh-sungguh. Demikian pula profesi lainnya, di profesi apa pun harus sungguh-sungguh.

5. HAL NERAKA. Hal terakhir yang bisa kita buat pilihan adalah di mana kita di kekekalan: neraka atau surga? Orang masuk neraka bukan karena pilihan Tuhan, melainkan pilihannya sendiri. Mengapa? Sebab Tuhan menghendaki semua orang diselamatkan & masuk surga. Tuhan tidak pernah punya pikiran jelek supaya seseorang masuk neraka.

1 Timotius 2 : 3 - 4 Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.

Yohanes 3 : 36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.

Selanjutnya, Allah yang memutuskan. Itulah otoritas luar biasa Allah. Allah yang menentukan, maka Allah yang berkuasa. Allah yang berkuasa dan berjanji pada Abraham, apa pun yang ia lakukan pasti diberkati, keturunannya akan banyak seperti bintang di langit dan pasir di tepi laut, siapa yang memberkatinya akan diberkati, siapa yang mengutuknya akan dikutuk (lihat Kejadian 12, 15, 17, 22). Dalam kitab Yunus pun kita melihat beberapa kali: atas penentuan Tuhan. Tuhan sanggup menentukan sesuatu. Kalau Tuhan yang menentukan, Tuhan juga yang memilih. Itu hak Tuhan. Hal-hal kecil sekalipun untuk kemuliaan Tuhan itu bukan secara kebetulan, melainkan dalam kehendak & rencana Tuhan. Itulah Grand Design atau Rancangan Mahakarya Allah.

Ketika Tuhan yang menentukan & memilih, maka Ia pun yang menetapkan. Pengalaman kita hari ini tidak akan kita alami lagi karena sifatnya musiman & bisa terjadi dalam puluhan atau ratusan tahun ke depan. Hanya Tuhan yang sanggup menentukan, memilih, atau menetapkan kapan waktunya wabah COVID-19 ini berhenti. Tidak seorang pun atau lembaga manapun yang mampu melakukannya.

Jika Tuhan yang menentukan, memilih, serta menetapkan, maka pasti Ia juga yang melindungi! Artinya, jika Dia menentukan kita hadir di dunia ini, dan Dia memilih kita melayani Dia, serta menetapkan kita, maka Tuhan yang sama pun akan melindungi kita. Karena itu, haruslah kita kuat hari-hari ini. Sebagai orang-orang pilihan Tuhan, punyai keyakinan teguh Tuhan pasti melindungi. Boleh-boleh saja merasa kecewa, tetapi jangan sampai melupakan sedikit pun kebaikan-Nya.

Galatia 3 : 3 Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?

Lihat, ingat apa yang Tuhan perbuat dalam hidupmu, mukjizat-mukjizat besar, perbuatan-perbuatan-Nya lewat pemberitaan Injil sehingga imanmu bertumbuh. Kalau ada kekecewaan dengan Tuhan, atau pertanyaan-pertanyaan yang sulit dijawab, biarkan Dia yang menjawab tepat pada waktunya. Hadapi hidup ini dengan penuh sukacita dan senyuman. Biarlah kita menikmati terus kebaikan Tuhan.

Nah, apakah mau memilih menjadi orang-orang yang mundur ataukah orang-orang yang maju dalam Tuhan? Orang yang mau maju adalah orang pilihan Tuhan. Jika kita orang-orang pilihan-Nya, kita pasti mau berbuat yang terbaik. Gereja CK7 pun terus berbuat terbaik bagi jemaat agar iman bertumbuh & tetap kuat, menemukan way out (jalan keluar) dalam setiap konflik ataupun permasalahan, termasuk COVID-19 dan perekonomian. Orang-orang yang mundur pasti kehidupan rohaninya sangat nihil dan tidak punya nilai-nilai, serta tidak akan mengalami Tuhan.

Tetaplah maju (forward), jangan sampai mundur (backward). Saya percaya kita akan menikmati kebaikan Tuhan jika mau terus maju & berbuat yang terbaik. Kiranya pikiran kita terbuka lewat pemberitaan firman Tuhan hari ini bahwa ada hal-hal yang tidak bisa kita pilih, ada hal-hal yang masih bisa kita pilih. Apa pun pilihan kita, janganlah bersungut-sungut. Untuk menghadapi ke depan, yang perlu kita lakukan sangat sederhana, yaitu ubahlah cara berpikirmu. Tiap kita memiliki masa lalu, tetapi jangan mau terintimidasi atau tenggelam dengan masa lalumu.

Sadari dan nyatakan, kita punya masa lalu, tetapi bukan berarti harus terus melihat ke sana & hidup di masa lalu. Kita ada hari ini serta tahu Tuhan telah mengatasi & menyelesaikan masa lalu kita yang buruk. Lihat & pandanglah ke depan dengan penuh rasa optimis.

Tuhan sanggup menentukan, memilih, menetapkan, dan melindungi. Tuhan memelihara & menolong kita lewat cara apa pun. Ia Allah yang kreatif. Pintu yang tertutup akan dibuka-Nya, yang sakit akan disembuhkan-Nya, yang terbelenggu akan dibebaskan-Nya. Tidak ada lagi kutuk bagi kita yang percaya pada Yesus Kristus, sebab Dia telah menanggungnya di atas kayu salib, dan hanya ada kemerdekaan dari Tuhan bagi kita. Bergantung & bersandarlah hanya pada-Nya, sebab Dia akan melakukan perkara-perkara besar dalam hidup kita. Amin.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email