• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Hari ini, selaku Gembala CK7 yang sekaligus berprofesi sebagai dokter spesialis, saya ingin membagikan tentang infeksi virus Corona.

Geographismus virus Corona: pada 2 April 2020 di seluruh dunia sudah terjadi lebih dari 934.245 kasus. Kematian: 46.923. Sembuh: 193.891. Mortality rate (tingkat angka kematian) secara keseluruhan di dunia: 5.02%. Mortality rate negara-negara Eropa seperti Italia (12,07%) dan Jerman (1,20%) sangat besar. Artinya, entah apakah para tim dokter yang kurang ataupun tidak memadai, ataupun warga negara yang tidak menaati aturan pemerintah terkait pencegahan wabah. Negara kita Indonesia pun menginjak mortality rate 9,13%.

PERBEDAAN ANTARA BAKTERI & VIRUS:

Bakteri: adalah mikroorganisme bersel satu yang dapat hidup di berbagai tempat dan keadaan. Beberapa bakteri bahkan bisa bertahan hidup di cuara yang sangat dingin atau panas ekstrem sekalipun.

Virus: adalah mikroorganisme parasit yang membutuhkan inang untuk bertahan hidup dan bereproduksi, termasuk di dalam sel tubuh manusia. Virus ukurannya pun lebih kecil daripada bakteri. Untuk melihat virus seperti COVID-19 memerlukan Electron microscope yang lebih besar daya jangkau pengamatannya daripada mikroskop biasa.

CIRI-CIRI VIRUS CORONA:

  1. Virus yang berdiameter 400-500 micro (ukuran besar).
  2. Tidak melayang di udara (bukan _airbone disease), tetapi menempel pada benda/permukaan sekeliling seperti tempat duduk, pegangan pintu ataupun eskalator, ataupun barang-barang lainnya.
  3. Menempel di logam (hidup selama 12 jam), karena itu cucilah tangan dengan sabun dan air mengalir; menempel di baju/kain (hidup selama 9 jam), karena itu cucilah baju butuh dua jam dengan sinar matahari 2 jam supaya terbunuh virusnya; menempel di tangan (hidup hanya 10 menit), karena itu cuci dengan sabun atau hand sanitizer atau disinfectant selama 20 detik.
  4. Tidak bisa hidup di udara suhu 26-27 derajat celcius. Berjemurlah di bawah sinar matahari. No ice cream atau hindari makan es krim!
  5. Dapat juga dicegah dengan berkumur memakai air garam ataupun air hangat untuk pencegahan ke paru paru.

PENULARAN:

Carrier: dari orang yang menderita/mengalami sakit infeksi virus Corona.

Droplet (percikan atau cairan tubuh kita yang sebagian besar dari batuk dan bersin, sebab itu kita yang batuk, bersin ataupun pilek sangat dianjurkan memakai masker. Namun kita yang sehat sebenarnya tidak terlalu perlu memakai masker. Sebab banyak orang takut sehingga menimbun membeli masker). Hindari juga berjabat tangan sebab dapat berpotensi menularkan virus yang ada.

TINDAKAN PENCEGAHAN:

  • Gunakan hand sanitizer (disinfectant) yang mengandung cairan Ethanol (alkohol) 70%, dan pakailah selama 20 (duapuluh) detik untuk membasuh tangan agar kuman/virus mati. Jangan kurang dari 20 detik! Bagaimana jika droplet jatuh pada permukaan benda di sekitar kita? Ada kuman atau virus yang dapat bertahan antara empat jam ataupun sampai sembilan jam. Jadi, gunakanlah hand sanitizer atau disinfectant. Gereja kita CK7 pun telah melakukan penyemprotan disinfectant (pembunuh/penghilang kuman) sesuai SOP kesehatan untuk gedung gereja sejak 1 Maret 2020 sampai batas waktu yang ditentukan.
  • Gunakan thermal scanner. Pasien yang terkena virus Corona sebagian besar juga fever (demam).
  • Gunakan masker apabila batuk ataupun pilek untuk menghindarkan penularan.
  • Hindari berjabat tangan.
  • Sering mencuci tangan.

PENGOBATAN:

  • Self-isolation (isolasi mandiri):

- Setelah datang/pulang dari luar negeri, lakukan isolasi diri selama 14 hari (2 minggu).

- Pernah berkontak fisik dengan orang yang positif COVID-19 dengan gejala demam, tubuh linu-linu, batuk, pilek. Jika ada gejala tersebut, lakukan tes SWAB ataupun ikut rapid test.

Self-isolation pun sebenarnya ada di dalam firman Tuhan. Jika murka-Nya turun, lebih baik kita mengisolasi diri.

"Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu. Sebab sesungguhnya, TUHAN mau keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya, dan bumi tidak lagi menyembunyikan darah yang tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang-orang yang mati terbunuh di sana" (Yes. 26:20-21).

Pada waktu tulah ke-5 (ternak orang Mesir mati, sedangkan ternak Israel hidup) tercurah di Mesir, pun menandakan perbedaan antara orang Mesir yang tidak percaya Tuhan dengan umat Israel kepunyaan-Nya sendiri.

"Dan TUHAN akan membuat perbedaan antara ternak orang Israel dan ternak orang Mesir, sehingga tidak ada yang akan mati seekorpun dari segala ternak orang Israel" (Kel. 9:4).

"Maka pada tengah malam TUHAN membunuh tiap-tiap anak sulung di tanah Mesir, dari anak sulung Firaun yang duduk di takhtanya sampai kepada anak sulung orang tawanan, yang ada dalam liang tutupan, beserta segala anak sulung hewan" (Kel. 12:29). Ada perbedaan antara orang-orang yang mencari Tuhan dengan orang-orang yang tidak mencari Dia. Ini adalah ujian apakah kita masih taat pada Dia, ataukah menggunakan waktu untuk tidak mencari Dia dan malah keluyuran di luar rumah. Jemaat CK7, mari mencari wajah Tuhan lebih lagi. Darah-Nya yang berkuasa kiranya melindungi & membentengi hidup kita. Jika hati kita benar-benar melekat pada-Nya, kita hanya akan bersandar pada-Nya.

"Ia berkata kepada mereka: 'Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?' Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali" (Mat. 8:26). Tuhan Yesus pasti sanggup melakukan mukjizat-Nya lagi. Namun, kita sebagai manusia kadang tidak mengerti rencana-Nya.

  • Social-distancing: (jaga jarak sosial ataupun fisik ) kurang lebih satu (1) sampai dua (2) meter.
  • Hydroxychloroquine 200 mg (approved by FDA)
  • Azithromycine 500 mg iv (hospital), Oral Zithromax 500 mg 2x1, Zibramax 500 mg 2x1
  • Obat flu:

- Avigan (favipavir)

- Remdesivir

- Tamiflu oseltamivir

  • Supporting agents: makan vitamin C 1 gr per hari asal maag kita kuat (10 gr per hari juga apabila imun kita kuat), zinc sulphate, dan lain-lain.

Akhirnya, fear or panic should not overtake our faith to the Lord Jesus Christ. Jangan biarkan rasa takut berlebih ataupun kepanikan dan kekhawatiran menguasi & mengalahkan iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus. Kiranya darah Yesus menyucikan kita semua, Dia pun membuat perbedaan nyata dalam hidup kita dengan lebih baik. Carilah wajah-Nya selalu. Amin.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email