• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdm. Roy Raymond Tanudjaja, MSc.
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Saat ini dengan kondisi apapun yang kita hadapi di tengah keadaan yang tidak menentu mari kita melihat bagaimana dengan kerohanian kita ? Apakah dalam kondisi menurun atau bahkan mati ?

Ibarat semua peralatan elektronik harus di re-charges secara berkala agar tidak kehilangan kegunaannya. Begitu juga halnya dengan kondisi kerohanian kita, hendaknya selalu di re-charges agar tetap full, berapi-api dan semangat dalam Tuhan.

Seringkali kejenuhan, keletihan, kemalasan, melanda kita. Apa yang harus kita lakukan agar kondisi rohani kita tetap menyala-nyala, tidak menurun atau bahkan mati.

Ada 3 hal basic yang dapat kita lakukan untuk re-charge kerohanian kita :

1. Ter "Connect" pada Sumber Kehidupan

Yohanes 15 : 5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa."

Tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa. Ibarat listrik adalah sumber power atau kehidupan buat peralatan elektronik yang kita punya, maka untuk kerohanian kita Tuhan adalah sumber kehidupan. 

Matius 11 : 28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Ada banyak hal yang dapat membuat kerohanian kita menjadi lesu, bisa keletihan atau beban berat, oleh karena itu seperti ayat di atas katakan kita perlu datang kepada Tuhan supaya mendapatkan kelegaan dan kembali berapi-api.

Yesaya 59 : 2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Manusia tidak ada yang sempurna, mungkin koneksi kita dengan Tuhan terhalang karena pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan. Oleh karena itu, kita perlu senantiasa minta ampun atas setiap dosa-dosa kita sehingga tidak ada lagi pemisah antara kita dengan Tuhan.

2. Membaca dan Melakukan Firman Tuhan

Matius 4 : 4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Firman Tuhan lah yang membuat kita hidup. Ketika kondisi kerohanian kita menurun maka paksakan diri kita untuk membaca Alkitab dan merenungkannya, sebab pada saat kita membaca dan merenungkannya maka Roh Kudus akan membantu kita untuk mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan. Dia yang akan memberikan hikmat dan menuntun setiap langkah kita.

2 Timotius 3 : 15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

Yosua 1 : 8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

3. Komunitas

Komunitas yang benar akan me re-charges kerohanian kita.

Ibrani 10 : 25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Komunitas terkecil kita adalah keluarga. Keluarga kita hendaknya merupakan keluarga yang takut akan Tuhan, masing-masing anggota harus bisa saling mengingatkan terlebih ketika kondisi kerohanian kita sedang dalam keadaan menurun. Tekanan hidup, stress dapat membuat kondisi kerohanian menurun, oleh karena itu diperlukan komunikasi antar anggota dalam komunitas untuk dapat saling membangun dan menguatkan dalam Tuhan.

Komunitas kedua kita adalah COOL. COOL merupakan keluarga kedua bagi kita, kumpulan dari saudara-saudara seiman. Saat kita berada dalam COOL maka kita juga akan mendapatkan kekuatan dan kemampuan untuk tetap terkoneksi dengan Tuhan, karena masing-masing anggota akan saling menjaga dan mengingatkan. Seperti kumpulan arang yang sedang berada dalam tumpukan bara api. Ketika salah satu arang diambil keluar dari kumpulan arang tersebut maka satu arang yang diambil itu lambat laun menjadi mati, tidak mengeluarkan bara api lagi. Kondisi kerohanian kita menjadi menurun bahkan mati saat kita menjauhkan diri dari saudara-saudara seiman kita.

Komunitas ketiga kita adalah gereja. Gereja merupakan kumpulan orang-orang percaya dimana kita dapat beribadah bersama-sama kepada Tuhan dan menerima siraman firman Tuhan agar tetap terkoneksi dengan Tuhan.

Kita akan lemah, kerohanian kita akan makin merosot dan memudar pada saat kita menjauhkan diri dari persekutuan dengan saudara-saudara seiman.

Filipi 4 : 6 - 7 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Rangkuman Pdt. Robertus Purwadi, SE SpD :

Kebenaran firman Tuhan hari ini adalah tentang re-charge rohani dimana kita harus senantiasa terkoneksi dengan Tuhan yang merupakan sumber kehidupan. Kita tidak dapat melakukan apapun jika kita tidak terkoneksi dengan Tuhan.

Ada 3 cara untuk re-charge kerohanian :

1. Ter "Connect" pada Sumber Kehidupan

2. Membaca dan Melakukan Firman Tuhan

3. Komunitas

Hal yang paling penting untuk dilakukan adalah terkoneksi dengan Tuhan. Jika kita terkoneksi dengan Tuhan maka kita pasti akan selalu membaca firman Tuhan. Jika kita terkoneksi dengan Tuhan maka kita pasti tinggal dalam komunitas. 

Yohanes 15 : 1 - 2 Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.

- Bapa : pengusaha kebun anggur yang memelihara ranting supaya berbuah

- Yesus : Pokok Anggur

- Kita : Ranting-ranting yang terpaut pada Pokok Anggur supaya tetap berbuah

Ranting :

1. Yang tidak berbuah akan dipotong sebab tidak ada gunanya

2. Yang berbuah akan dibersihkan supaya dapat selalu berbuah

Melalui doa fajar, menara doa dan kegiatan ibadah lainnya yang dilakukan, kita sedang dibersihkan agar dapat senantiasa berbuah bahkan berbuah lebih banyak.

Mari, teruslah terkoneksi dengan Tuhan.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email