• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Bp. Sudy Tandi
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Kejadian 2 : 16 - 17 Lalu Tuhan Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.

Saat memasuki Tahun 2021, Gembala Sidang kita memberikan tema tahun 2021 sebagai Tahun Integritas. Dan memasuki tahun 2021 ini, saya banyak diingatkan tentang kisah-kisah di Alkitab yang sangat memberkati, misalnya kisah tentang Daud dan Goliat, tentang Abraham dan tentang mujizat dan pengajaran Yesus. Dan juga ada teguran-tegruan dari Tuhan, karena terkadang oleh karena pengalaman dan logika manusiawi, saya kehilangan pewahyuan dari firman Tuhan melalui kisah-kisah Alkitab tersebut. 

Kita harus menyadari bahwa selalu ada pewahyuan yang baru yang Tuhan mau sampaikan melalui kisah-kisah di Alkitab, yang mungkin sudah pernah kita baca atau dengar berulang-ulang. Ketika kita  memberikan perhatian yang khusus kepada kisah-kisah Alkitab tersebut, maka saat itu akan ada pewahyuan dari Tuhan.

Dalam kitab Kejadian pasal 1-5, dalam kisah tentang penciptaan manusia itu membantu saya memahami tentang kehidupan manusia, bahkan saat jatuh ke dalam dosa. 

Dalam Kejadian 2 : 16 - 17 kita diingatkan tentang batasan. Batasan itu penting karena itu menunjukkan wewenang, otoritas, dan wilayah yang aman bagi kita. Harus ada aturan. Sebab batasan itu melindungi kemerdekaan kita. Misalnya, dalam kesehatan ada batasan kesehatan, misalnya tekanan darah, kolesterol dll. Kalau kondisi kita ada di luar batas, maka akan berbahaya bagi kesehatan. Kedua, kalau mau memiliki kemerdekaan dalam finansial, ada batasannya juga, misalnya jangan lebih besar pengeluaran dari penghasilan. Demikian juga, dalam kehidupan beriman  ada batasannya agar dapat menjadi pemenang.

Ada 3 batasan yang harus kita waspadai, yaitu :

1. Boundary Of Place (Batasan Dalam Tempat)

Ayat 16-17a Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi ...

Dalam ayat diatas, ada kata "tetapi". Ini sama seperti setiap negara yang punya batasan yang menentukan wewenang dan otoritas di wilayah negara tertentu. Kalau kita keluar dari batasan wilayah dan otoritas kita, maka kita telah berada didalam otoritas negara lain. Dan ini melanggar.

Sewaktu kita menjadi orang percaya, ada batasan yang harus kita jauhi. Kita harus menjaga aktivitas di media sosial, menjaga kata-kata kita, menjaga apa yang kita tuliskan disana. 

1 Korintus 15 : 33 Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

Pergaulan, percakapan dan cara hidup harus kita jaga ketika kita telah menjadi orang percaya.

2. Boundary Of Things (Batasan Dalam Benda/Barang)

Ayat 17a tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya...

Tuhan ingin  melepaskan manusia dari perbudakan. Pada mulanya manusia diciptakan dalam keadaan merdeka. Namun ketika manusia jatuh ke dalam dosa, maka manusia mulai terikat oleh dosa. Terikat oleh kebiasaan yang buruk.  Hanya ada satu yang mampu memerdekakan manusia, yaitu firman Tuhan. Kita harus percaya bahwa firman Tuhan itu mampu membuat kita hidup merdeka. Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa ada hal-hal yang harus dijauihi, seperti Tuhan yang mengingatkan Adam agar menjauhi pohon pengetahuan itu. 

Yohanes 8 : 31 - 32 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.

Fungsi firman Tuhan itu memerdekakan kehidupan kita. 

3. Boundary Of Time (Batasan Dalam Waktu)

Ayat 17b ... sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.

Manusia itu diberi waktu yang sama, tidak ada yang berbeda. Namun sebagai anak Tuhan, kita diberikan batasan oleh Tuhan, ada batasan bagi umat-Nya agar senantiasa hidup dalam kemenangan.

You can do 3 things with your time :

1. Spent It - Menghabiskannya

2. Waste It - Membuangnya

3. Invest It - Menginvestasikannya

Saat kita menginvestasikan hidup kita dengan firman Tuhan, maka firman itu tidak akan sia-sia; pada saat kita sedang dalam keadaan terjepit dan saat membutuhkannya, maka firman Tuhan yang kita investasikan itu akan muncul dan mengingatkan kita untuk menguatkan dan memberikan damai sejahtera kepada kita.

Tetaplah tinggal di dalam firman Tuhan, kita harus serius dan menjadi murid yang setia. Saat kita percaya kepada Tuhan Yesus, kita memang sudah diselamatkan, tetapi mental kita belum berubah. Sama seperti orang Israel ketika keluar dari perbudakan Mesir, mereka tidak langsung berubah, tetapi mental dan cara hidup mereka harus diproses. Kita juga harus tetap ada di dalam firman Tuhan, harus mengalami proses, yang akan membentuk karakter kita supaya serupa dengan Kristus.

Galatia 5 : 1 (BIS) Kita sekarang bebas, sebab Kristus sudah membebaskan kita! Sebab itu pertahankanlah kebebasanmu, dan jangan mau diperhamba lagi.

Berobat ≠ Bertobat

Rangkuman Pdp. Willy Santoso, BSc :

Pagi ini kita diingatkan tentang batasan yang Allah berikan kepada Adam dan Hawa tentang buah dari pohon pengetahuan. Dan ini juga mengingatkan kita bahwa batasan itu baik dan memberikan perlindungan kepada kita.

Dalam

Yohanes 8 : 31 - 32 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.

Saat kita ada di dalam batasan firman Tuhan, maka kita mendapatkan kemerdekaan. Walaupun kadang kita salah berpikir, merasa bahwa kita diperbudak, padahal kita sebenarnya sedang dimerdekakan. 

Ada 3 batasan :

1. Batasan dalam Tempat.

Jangan biarkan kita diintimidasi oleh hal-hal yang tidak berkenan bagi Tuhan. 

Kita harus berjaga-jaga. Sesuatu yang baik yang kita bangun jangan dirusak oleh kebiasaan yang buruk. 

2. Batasan dalam Benda.

Kita harus ada di dalam firman Tuhan. Ketika kita menghidupi firman, maka kita akan tahu kebenaran yang memerdekakan.

3. Batasan dalam Waktu.

Gunakan semua yang kita miliki untuk kemuliaan nama Tuhan. Dalam hal pekerjaan, keluarga, pelayanan, sekolah dan bisnis semuanya untuk memuliakan nama Tuhan.

Ingatlah bahwa karya penebusan Kristus itu bukan akhir, tetapi awal kehidupan kita sebagai orang percaya. Ketika kita diselamatkan, kita telah bebas dari dosa dan saat itulah  kita harus memakai kehidupan kita bagi kemuliaan Tuhan.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email