• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. Drs. Markus Simanjuntak, M.Th.
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Mengapa kita berkata 'Amin' di dalam doa kita ?

2 Korintus 1 : 20 Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.

Doa adalah sebuah tanggapan terhadap janji-janji Allah, yakni kepada jaminan Anugerah Allah di masa depan. Jadi doa itu seperti menarik semua penyediaan anugerah Allah pada kita yang menjamin hidup kita (yang kita butuhkan) baik hari ini, besok, dan seterusnya.

Anugerah Allah di masa depan (future grace) adalah kekuatan, penyediaan, belas kasihan, dan hikmat Tuhan — semua yang kita butuhkan — untuk melakukan apa yang Dia ingin kita lakukan sekarang dan yang akan datang. 

Doa bukanlah berharap di dalam kegelapan bahwa ada Allah yang berniat baik. Melainkan seperti ke Bank untuk menarik kekuatan (mengasihi, mengampuni, menerima, hidup benar), hikmat (marifat, jalan keluar, inofasi, penemuan, kreatifitas), penyediaan serta belas kasihan-Nya.

2 Korintus 1 : 20 Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah. 

Perhatikan kata sambung "Itulah sebabnya" sebagai alasan atau kesimpulan mengapa kita berkata "Amin" atas semua janji Allah di dalam Kristus. Bahwa doa menautkan iman kita kepada kuasa, hikmat, penyediaan serta belas kasih-Nya hanya di atas dasar Yesus Kristus. Walaupun kita menggunakan ayat Firman Tuhan ketika berdoa tapi jika tidak terkoneksi dengan Yesus Kristus, maka doa kita sama seperti mantera, sihir dan kekejian bagi Tuhan.

Kristus adalah batu penjuru kita, dimana semua doa kita harus di dasarkan pada Yesus Kristus yang sanggup menggenapi janji-janji-Nya.

Jadi, "Amin" bukanlah penanda akhir permohonan kita, melainkan pernyataan: "Ya !! Allah telah menggenapi semua janji-janji ini",  "Amin" berarti : "Ya! Tuhan, Engkau sanggup melakukannya." 

"Ya! Tuhan, Engkau sudah menyediakan."  

"Ya! Tuhan, Engkau Bijak." 

"Ya! TuhanEngkau Penuh rahmat." Dan semua itu sudah diteguhkan di dalam Kristus Yesus. Setelah berucap "Amin" kita harus punya pengharapan yang besar bahwa doa kita telah dikerjakan oleh Allah dalam Kristus Yesus.

"Amin" berarti, Sebuah Tanda Seru akan Harapan dan jaminan keyakinan terhadap Pertolongan Tuhan.Berdoalah dengan Janji Tuhan dan yakinlah janji Tuhan digenapi-Nya, demi Kristus Yesus. AMIN!!!

Rangkuman Pdt. Robertus Purwadi, SE SPd :

Mengapa kita berkata "Amin" dalam doa-doa kita ?

2 Korintus 1 : 20 Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.

Tidak ada kata "Amin" dan "Iman" tanpa ada Kristus di dalamnya. Sebab Yesus Kristus adalah Sang Amin itu. Jadi, sesungguhnya tidak akan ada penggenapan dari janji-janji Allah tanpa Kristus Yesus. 

Wahyu 3 : 14 Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah.

Bila Yesus Kristus adalah Sang Amin, maka bunyi nats 2 Korintus 1 : 20 adalah, Sebab Sang Amin adalah "Amin" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.

Alkitab diawali dan diakhiri dengan kata "Amin." 

Kejadian 1 : 1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Wahyu 22 : 21 Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian ! Amin.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email