• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Ev. Lily Sulistyo
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
QRcode

Kita hidup di dunia dengan tujuan. Manusia diciptakan tidak dengan sembarangan oleh Tuhan, Dia yang telah menghembuskan nafas kehidupan bagi kita, Dia yang menebus dosa-dosa kita, sehingga kita bisa melihat bahwa sesungguhnya Tuhan sangat peduli akan kehidupan manusia.

Ada kisah di Alkitab mengenai seorang wanita, yang ditinggal mati oleh suaminya yang merupakan seorang hamba Tuhan dengan hutang dan kedua anaknya terancam dijadikan budak, dia memiliki masalah dan datang kepada nabi Elisa untuk memohon bantuan.

2 Raja-Raja 4 : 1 - 7 Salah seorang dari isteri-isteri para nabi mengadukan halnya kepada Elisa, sambil berseru: "Hambamu, suamiku, sudah mati dan engkau ini tahu, bahwa hambamu itu takut akan TUHAN. Tetapi sekarang, penagih hutang sudah datang untuk mengambil kedua orang anakku menjadi budaknya. Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." Berkatalah perempuan itu: "Hambamu ini tidak punya sesuatu apapun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak." Lalu berkatalah Elisa: "Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu, bejana-bejana kosong, tetapi jangan terlalu sedikit. Kemudian masuklah, tutuplah pintu sesudah engkau dan anak-anakmu masuk, lalu tuanglah minyak itu ke dalam segala bejana. Mana yang penuh, angkatlah!" Pergilah perempuan itu dari padanya; ditutupnyalah pintu sesudah ia dan anak-anaknya masuk; dan anak-anaknya mendekatkan bejana-bejana kepadanya, sedang ia terus menuang. Ketika bejana-bejana itu sudah penuh, berkatalah perempuan itu kepada anaknya: "Dekatkanlah kepadaku sebuah bejana lagi," tetapi jawabnya kepada ibunya: "Tidak ada lagi bejana." Lalu berhentilah minyak itu mengalir. Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu.""

Melalui perikop ini kita akan belajar secara kronologis mengenai apa yang sesungguhnya terjadi atas wanita ini.

I. Tuhan Tahu Persoalan Wanita Itu

Kehidupan wanita ini dianggap penting oleh Tuhan sehingga dimasukkan dalam Alkitab.

Terkadang Tuhan ijinkan persoalan terjadi bukan karena ketidaktaatan kita, melainkan karena Dia mau membawa kita ke level yang lebih tinggi.

Masalah wanita ini :

• Suaminya (seorang hamba Tuhan) meninggal.

• Dia kehilangan orang yang dicintai, ini merupakan kehilangan terbesar dalam hidup wanita tersebut.

• Kehilangan sekuritas hidupnya (nafkah, perlindungan).

• Dikejar-kejar penagih hutang.

• Kedua anaknya terancam untuk diambil paksa sebagai budak.

Masalah-masalah yang dialami wanita itu membuat dia berada di ambang keputusasaan. Sama seperti wanita ini, setiap kita bisa mengalaminya juga. Tidak ada orang yang kebal akan masalah. Selama masa pandemi ini begitu banyak masalah yang bisa dialami yang dapat membuat depresi dan frustasi, apakah itu masalah keluarga, pekerjaan, keuangan, dan lain-lain.

Kita harus bisa melihat kenyataan hidup bahwa masalah itu ada, namun apa yang dapat dilakukan ketika masalah ada, bahkan dalam keadaan "kepepet" kita bisa melakukan banyak hal. Ada kisah di Alkitab tentang hal ini, antara lain : Zakeus yang mencari Tuhan Yesus sampai naik ke atas pohon di tengah kerumunan orang banyak, Petrus yang berani berjalan di atas air, Bartolomeus yang berteriak memanggil Yesus meminta pertolongan, Yairus yang menanggalkan jabatannya dan mencari Yesus agar anaknya bisa sembuh dan wanita yang mengalami pendarahan selama 12 tahun.

Ciri-ciri orang yang diambang keputusasaan :

• Tidak perduli dengan ego dan kesombongan dirinya.

• Akan melakukan apa yang tidak biasa dia lakukan.

• Keluar dari zona nyaman.

• Akan melakukan hal-hal yang nekat.

• Bersedia untuk melakukan apa saja tanpa menghiraukan kedudukan dan martabat.

Tempat keputusasaan anda adalah tempat munculnya benih mujizat.

II. Keputusasaan Membawa Wanita Itu Kepada Firman Tuhan

Yohanes 1 : 1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.Nabi Elisa datang membawa firman Tuhan dan wanita ini berharap agar nabi Elisa bisa melakukan sesuatu untuk menolongnya.

III. Ada Berkat di Rumah

Wanita ini menganggap dirinya tidak memiliki sesuatu apapun yang berharga dalam rumahnya. Namun, ternyata ada buli-buli minyak dalam rumahnya. Seringkali di tengah keputusasaan karena masalah-masalah yang terjadi kita tidak bisa melihat sesuatu yang berharga dalam rumah kita.

Tuhan bisa melakukan mujizat bahkan melalui hal kecil yang tidak kita anggap penting dan berharga.

Mazmur 23 : 5b …….; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah."

Minyak bicara mengenai kuasa dan pengurapan Tuhan. Ada minyak dalam doa, pujian, dan penyembahan kita kepada Tuhan dan Tuhan sanggup melakukan mujizat dalam minyak yang kita miliki. Ada berkat terobosan, revival, pemulihan dan lain sebagainya. Banyaknya minyak tidak menentukan berapa besar berkat dan mujizat yang akan diterima. Check minyakmu! Ada mujizat di rumahmu !

IV. Ada Instruksi / Aturan Main

Elisa memberikan instruksi kepada wanita itu mengenai apa yang harus dia lakukan.

a. Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu.

b. Minta bejana kosong yang banyak. Bejana yang dibutuhkan adalah bejana yang kosong, bukan bejana yang sedikit penuh sebab bisa menandakan masih ada kesombongan didalamnya atau bejana penuh sebab bisa saja penuh dengan kepahitan atau kekecewaan.

c. Masuk dan tutup pintunya. Seringkali ada banyak orang disekeliling kita yang dapat melemahkan iman. Oleh karena itu, kita perlu masuk dan menutup pintu bersama orang-orang yang positif dan bersama Tuhan. Dia mau membersihkan diri kita sehingga menjadi bejana yang kosong yang siap dipakai Tuhan.

d. Tuanglah minyak ke semua bejana. Ada tindakan yang harus dilakukan seperti wanita tersebut yang mulai menuang minyak ke dalam bejana-bejana kosong.

Seringkali kita menginginkan masalah kita cepat selesai, namun Tuhan tidak cuma mau menyelesaikan masalah kita namun DIA mau membawa kita naik level melalui setiap masalah yang ada. Oleh karena itu, ada proses yang harus dilalui, ada misi Tuhan didalamnya untuk kita kerjakan.

Jangan pernah berhenti menuangkan minyakmu sampai tercium aroma minyak yang ada padamu.

Hal paling penting adalah Tuhan disukakan dan bertepuk tangan atas apa yang kita lakukan, tidak perduli dihargai atau tidak oleh orang lain.

Rangkuman Gembala CK7 :

Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang mahatahu. Dia mengetahui segala sesuatu bahkan setiap masalah dan persoalan hidup manusia. Oleh karena itu, kita harus datang kepada Tuhan sebab melalui irman Tuhan kita akan menemukan jawaban.

Sesungguhnya ada berkat yang sudah disediakan Tuhan di dalam rumah wanita tersebut, yaitu buli-buli berisi minyak. Nabi Elisa memberikan instruksi agar wanita ini lepas dari masalah yang dihadapi :

a. Pergilah, mintalah bejana-bejana dari luar, dari pada segala tetanggamu.

b. Minta bejana kosong yang banyak.

c. Masuk dan tutup pintunya.

d. Tuanglah minyak ke semua bejana.

Wanita tersebut harus mengikuti instruksi yang diberikan kepadanya oleh nabi Elisa agar mendapatkan berkat. Instruksi Tuhan lewat firman-Nya harus kita kerjakan terlebih dahulu dengan taat agar mendapatkan jawaban dan berkat dari Tuhan.

Persembahan

Detail

Follow

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email