<< back

Sesuatu yang Paling Bernilai

Hal-hal apa atau benda-benda apakah yang kita suka melakukannya dan cintai? Mungkin kita suka belajar biologi. Mungkin kita senang berpetualang di alam bebas. Atau kita gemar mobil, menulis, maupun musik. Sah-sah saja, tetapi mari jangan sampai menjadikan semua itu sebagai berhala dalam hati kita.

Allah rindu memberkati kita dengan berbagai hal dan tidak sekadar secara materi. Namun, janganlah kita berpaling dari-Nya karena hal-hal itu. Tetapi justru semakin mendekatkan kita kepada-Nya & semakin kagum akan Dia.

"Lalu berkatalah ia kepada mereka: 'Pergilah kamu, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis dan kirimlah sebagian kepada mereka yang tidak sedia apa-apa, karena hari ini adalah kudus bagi Tuhan kita! Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu" (Neh. 8:10)! 

Kita hanyalah bersikap wajar terhadap semua hal lahiriah tersebut ataupun harta kita, karena kita telah memiliki sesuatu yang sebenarnya paling berharga dan bernilai, yaitu pengenalan kita akan Tuhan Yesus Kristus lebih dan lebih lagi.


Kasih setia-Mu yang kurasakan

Lebih tinggi dari langit biru

Kebaikan-Mu yang t'lah Kaunyatakan

Lebih dalam dari lautan


Berkat-Mu yang telah kuterima

Sempat membuatku terpesona

Apa yang tak pernah kupikirkan

Itu yang Kausediakan bagiku


Siapakah aku ini, Tuhan

Jadi biji mata-Mu

Dengan apakah kubalas, Tuhan

Selain puji dan sembah Kau

(Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo)