• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdp. Yolanda Fergina
  • Ibadah Raya 3
  • Pdp. Yolanda Fergina
  • 03 November 2019
  • Pk. 11:30 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

1 KOR. 10:13, "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." Jadi kuatlah sebab persoalan kita biasa & kita punya Allah yang luar biasa. YAK. 1:13, "Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: 'Pencobaan ini datang dari Allah!' Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun." Waktu kita menemui pencobaan merupakan kesempatan untuk belajar, bukan hanya mendengar firman, melainkan menjadi pelaku firman. Buah Roh sudah ada dalam kita, dan untuk memunculkannya adalah ketika menghadapi & mengalami semua itu. Jangan menunggu Tuhan hanya waktu butuh, melainkan setiap harilah dalam hal apa pun. MAT. 4:4, "Tetapi Yesus menjawab: 'Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.'" Firman & tuntunan-Nya memberi kehidupan bagi kita. Jangan bergantung pada suatu pola, melainkan pada Tuhan saja sebab Dia selalu & punya banyak cara serta jalan keluar untuk menolong. Di Tahun Kelahiran yang Baru, beranilah mengikuti tuntunan yang baru dari Tuhan. Kita berani melangkah dalam hidup ini karena tuntunan Tuhan selalu baru bagi kita. Waktu Tuhan menuntun, kemenangan ada di pihak kita. Dia Tuhan yang tetap selalu mau menuntun kita dengan cara-cara yang baru. Apa yang kita tidak bisa lihat & mengerti, Tuhan tahu & mengerti. Apa yang kita tidak tahu sekarang, Tuhan tahu apa yang terjadi di depan. Jadi hiduplah intim dengan Dia dan meminta tuntunan-Nya setiap hari.

YOH. 16:33, "Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia." Selama hidup di dunia ini, sekalipun kita anak-Nya, orang Kristen yang rajin ke gereja, ikut pelayanan, suka berdoa bukan berarti tidak menemui masalah, tantangan, pergumulan. Semua itu biasa. Jangan berharap tidak punya masalah. Tetapi kuatkanlah hati kita sebab Tuhan Yesus telah mengalahkan dunia! Masalah bukanlah masalah, karena merupakan kesempatan bagi kita mengenal Tuhan lebih lagi. RM. 8:28, "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." Tuhan tidak akan membiarkan, mengizinkan sesuatu mendatangi kita kalau tidak mendatagkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia.

UL. 32:11-12, "Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya, demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia." Seolah kadang tuntunan-Nya mirip induk rajawali yang mengacak-acak sarang. Demikian pun zona nyaman kita kadang diambil, diacak-acak. Kita harus siap sewaktu berdoa meminta naik level, menjadi kepala & bukan ekor, lalu zona nyaman diambil. Tuhan tidak meminta kita mengerti, melainkan percaya, sebab Dia Allah yang dapat dipercaya.

UL. 28:1-2, "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu." Berkat-Nya akan mendatangi kita saat kita mendengarkan, mengikuti tuntunan-Nya, walau pada awalnya sulit serta tidak masuk akal.

Jika kita dituntun, berarti yang namanya menuntun itu yang di depan. Kita adalah domba-domba-Nya, dan sebagai Gembala pasti berjalan di depan. Berbeda dengan gembala bebek yang jalan di depan. Kadang di hidup ini kita lupa melibatkan Dia, meminta tuntunan-Nya dalam mengerjakan apa pun & hanya meminta berkat, perlindungan dan pembelaan, bukannya meminta Dia menjadi Gembala, melainkan mirip "satpam". Jadikanlah Dia Gembala yang selalu mau menuntun jalan-jalan kita. Di balik ketaatan kita kepada Tuhan ada berkat yang menunggu kita.

Kita pun kalau taat pada perintah & firman Tuhan, bukannya sekadar supaya masuk surga, tetapi kita mau dengar-dengaran dengan Tuhan agar hidup kita mengalami kemenangan demi kemenangan. Jika orangtua saja yang jauh dari sempurna tahu membuat peraturan demi kebaikan anak-anaknya, apalagi Tuhan kita terhadap anak-anak-Nya. Setiap firman & perintah-Nya adalah untuk kebaikan kita. Firman Tuhan bukanlah TUNTUTAN, melainkan TUNTUNAN Tuhan di dalam hidup kita. Kita perlu dituntun Tuhan karena kita hidup di dunia yang berubah-ubah! Di dunia ini tidak ada yang kekal. (Masalah, pergumulan serta sakit-penyakit pun sementara!)

Kita butuh tuntunan Tuhan setiap hari. Tuntunan Tuhan itu bukan tuntutan. Kedua orangtua saya merupakan hamba Tuhan, dan jujur saya dulu sering merasa repot & dituntut karena banyak hal yang tidak boleh saya lakukan. Saya pun taat waktu itu, tetapi karena takut. Peraturan pun sebenarnya tidak bertujuan menyakiti atau menghukum. Perintah & peraturan itu biasanya dibuat untuk melindungi dari yang jahat maupun supaya mengalami hal yang baik.

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email