• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdp. Charlie Jeremiah
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

"Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itupun hancur." ( Luk. 5:36)

Apa yang dimaksud dengan Kantong Anggur yang Baru dan hubungan dengan kita ?

• Kantong Anggur berbicara tentang :

• Kantong Lama berbicara tentang Ritual Agamawi

Untuk menunjukan atau mempertontonkan kekudusan yang palsu seperti orang Farisi. Makanya kantong anggur yang lama tidak dapat menerima anggur yang baru.

• Kantong Baru berbicara tentang Hubungan Pribadi dengan Tuhan

"Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula." ( Luk. 5:38). "Kantong Anggur yang Baru adalah kesiapan kita untuk menerima sikap & karakter baru". Kita harus siap menerima anggur yang baru. Segala sesuatu yang dilakukan berulang kali akan menjadi bahaya oleh karena itu untuk dapat menerima anggur yang baru kita harus menjadi kantong anggur yang baru (berubah).

Apa yang terjadi jika kita menjadi Kantong Anggur yang Baru ?

• Pribadi yang Baru

"Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka." (2 Korintus 5:15). Sudahkah kita berubah seperti firman di atas.

"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Korintus 5:17). Baru artinya kita hidup bukan untuk diri kita lagi tetapi untuk kepentingan Kristus. Berubah dalam pola pikir kita.

• Pengurapan yang Baru

"Tetapi Kau tinggikan tandukku seperti tanduk banteng, aku dituangi dengan minyak baru" (Mazmur 92:11). Pengurapan berbicara kuasa Tuhan dan kemampuan Ilahi yang memampukan kita berjalan bersama Tuhan karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi kemudian hari atau ada orang-orang yang mau mencelakakan kita. Kita dimampukan melewati segala apapun karena ada pengurapan dari Tuhan.

• Sesuatu yang Baru

"Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara." (Mazmur 43:19). Maksud ayat tersebut yaitu akan dibukakan hal-hal yang baru dimana sebelumnya tertutup dan pintu-pintu mulai dibukakan. Datang kepada Tuhan dan berubah menjadi hidup yang baru sehingga kemampuan Ilahi kita dapatkan dan segala sesuatu akan ditambahkan.

"Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik." (Luk. 5:38). Perubahan itu tidak mudah tetapi Tuhan rindu memperbarui kita. Kita harus mengijinkan Tuhan merubah hati, perasaan dan emosi kita menjadi kantong anggur yang baru.

"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna". (Rom. 12:1-2). Tubuh kita adalah persembahan yang berharga oleh karena itu hidup kita harus merupakan persembahan yang berkenan dan hidup kepada Tuhan dan jangan menjadi serupa dengan dunia karena dunia bertolak belakang dengan Tuhan. Pembaharuan budi berbicara tentang perubahan pola pikir (duniawi) menjadi nilai-nilai kerajaan Allah. Karena kita sudah terbiasa sejak kecil dengan pola pikir duniawi yaitu membalas setiap kejahatan dengan kejahatan. Dunia mencari keuntungan diri sendiri tidak peduli dengan orang lain tetapi firman Tuhan tidak seperti itu. Kita harus membiasakan membaca firman Tuhan sehingga mindset (pola pikir) kita berubah. Maukah kita berubah cara berpikir sehingga kita tahu yang mana kehendak Tuhan? Kalau kita mau menerima anggur yang baru kita harus menjadi kantong yang baru artinya harus membuang jauh-jauh kehidupan yang lama yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kerajaan Allah dan firman Tuhan dengan fokus dan membiasakan membaca dan merenungkan firman Tuhan.

Amin.

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email