• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdp. Yolanda Fergina
  • Ibadah Raya 2
  • Pdp. Yolanda Fergina
  • 03 November 2019
  • Pk. 09:00 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Kita saat ini sedang memasuki musim yang baru, yaitu memasuki tahun Pey. Tahun Pey adalah kita memasuki musim yang di isi dengan Doa dan memperkatakan hal yang baik. "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.( 1 Ptr. 3:10). (34-13) Siapakah orang yang menyukai hidup, yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik? (34-14) Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu;( Maz. 34:12-13). Setiap dari kita pasti mencintai hidup dan mau melihat hari-hari yang baik, oleh sebab itu Tuhan mengajarkan kepada kita untuk menjaga lidah dari hal yang jahat dan menjaga bibir terhadap ucapan yang menipu. Dengan menjaga lidah dan bibir, itu akan membawa dampak positif pada orang disekitar kita, seperti Daud yang membawa dampak bagi orang di sekitarnya dimulai dengan menjaga perkataanya. Kita memang tidak dapat merubah keadaan kita, tetapi kita dapat merubah perkataan kita. Dengan merubah perkataan, kita akan dapat menjadi orang yang berdampak positif.

Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. Kita mengenakan kekang pada mulut kuda, sehingga ia menuruti kehendak kita, dengan jalan demikian kita dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi. Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka. Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia, tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.(Yak. 3:2-8). Dari Yakubus 3, kita belajar tentang Kuasa lidah. Lidah walaupun suatu anggota kecil datri tubuh kita, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lidah dapat menguasai segala sesuatu dalam hidup kita, tergantung bagaimana kita menggunakannya. Oleh sebab itu kita harus menggunakan lidah kita untuk memuji dan memuliakan Tuhan dan untuk memperkatakan hal yang positif.

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."(Yoh. 16:33). Dalam hidup, kita akan tetap mengalami masalah, tantangan dan pergumulan, tetapi Tuhan berjanji akan memberikan kekuatan kepada kita untuk dapat menaklukkan setiap tantangan dan masalah hidup. Salah satu cara kita dapat menaklukkan tantangan dan pergumulan hidup adalah dengan mengendalikan perkataan dan memperkatakan hal yang positif, bukan dengan mengeluh dan perkataan negatif. Karena dengan perkataan negatif dan mengeluh, itu tidak akan mengubah keadaan kita, tetapi ketika kita memperkatakan hal yang positif, bersyukur dan memuji Tuhan, itu akan memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap bertahan dalam setiap masalah dan pergumulan hidup kita.

Perkataan yang keluar dari mulut kita, semua itu keluar dari hati. Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.( Luk. 6:44). Untuk kita dapat memiliki hati yang benar, kita harus mengisi hati kita dengan benih Firman. Karena ketika kita mengisi hidup kita dengan hal duniawi yang negatif, tanpa disadari hati kita akan terisi dengan yang negatif yang membuat kita memperkatakan hal yang negatif juga. Tetapi jika kita mengisi hidup kita dengan benih Firman, maka hati kita akan terisi dengan Firman dan diikuti dengan memperkatakan Firman dan perkataan yang positif.

Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya, ia dikenyangkan oleh hasil bibirnya. Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.(Ams. 18:20-21). Perkataan yang keluar dari mulut bibir kita memiliki kuasa, oleh sebab itu kita harus memperkatakan hal yang baik. Karena dengan perkataan baik, kita akan menjadi berkat bagi orang yang ada disekitar kita.

Tuhan ingin kita menguasai lidah dan bibir kita, dan mempergunakan mulut kita dengan benar. Isilah hati kita dengan benih firman Tuhan agar kita bertumbuh serta berbuah dengan memperkatakan hal yang baik dan memberkati orang disekitar kita. Amin.!

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email