• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Janto Simkoputera, MD PhD
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Didalam Yehuda (Yerusalem), terdapat seorang raja yang bernama Amazia. Dia menjadi raja sejak berumur 25 tahun, dan memerintah selama 29 tahun di Yerusalem. Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, hanya tidak dengan segenap hati.(2 Taw. 25:2), Kutipan ayat diatas mencatat bahwa Raja Amazia benar di mata Tuhan, maka Amazia diberkati dengan memperoleh kemenangan dalam peperangan. Amazia mendapat keberanian lalu memimpin rakyatnya ke Lembah Asin dan memukul kalah sepuluh ribu orang dari bani Seir. Selain itu sepuluh ribu orang ditawan hidup-hidup oleh bani Yehuda dan dibawa ke suatu puncak bukit batu, lalu mereka dicampakkan dari puncak bukit batu itu, sehingga hancurlah mereka semua.(2 Taw. 25:11-12).

Tetapi Raja Amazia tidak melakukan kehendak Tuhan dengan segenap hati, yang mengakibatkan murka Tuhan turun atas Raja Amazia. Ketika Amazia kembali, setelah mengalahkan orang-orang Edom itu, ia mendirikan para allah bani Seir, yang dibawanya pulang, sebagai allahnya. Ia sujud menyembah kepada allah-allah itu dan membakar korban untuk mereka. Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Amazia; Ia menyuruh seorang nabi kepadanya yang berkata: "Mengapa engkau mencari allah sesuatu bangsa yang tidak dapat melepaskan bangsanya sendiri dari tanganmu?"(2 Taw. 25:14-15). Karena Tuhan murka kepada Amazia, maka Tuhan mengubah raja Amazia menjadi Angkuh, hingga menantang Yoas yang mengakibatkan kekalahan Amazia dan kebinasaan seorang raja Amazia.

1. Raja Amazia menjadi Angkuh

Waktu nabi sedang berbicara, berkatalah Amazia kepadanya: "Apakah kami telah mengangkat engkau menjadi penasihat raja? Diamlah! Apakah engkau mau dibunuh?" Lalu diamlah nabi itu setelah berkata: "Sekarang aku tahu, bahwa Allah telah menentukan akan membinasakan engkau, karena engkau telah berbuat hal ini, dan tidak mendengarkan nasihatku!"(2 Taw. 25:16)

2. Amazia menantang Yoas

Kemudian Amazia, raja Yehuda, mengadakan perundingan, lalu menyuruh orang kepada Yoas bin Yoahas bin Yehu, raja Israel, mengatakan: "Mari kita mengadu tenaga!"(2 Taw. 25:17); Pikirmu, engkau sudah mengalahkan Edom, sebab itu hatimu mengangkat-angkat dirimu untuk mendapat kehormatan. Sekarang, tinggal saja di rumah. Untuk apa engkau menantang malapetaka, sehingga engkau jatuh dan Yehuda bersama-sama engkau?"(2 Taw. 25:19)

3. Kekalahan Amazia

Sebab itu majulah Yoas, raja Israel, lalu mengadu tenagalah mereka, ia dan Amazia, raja Yehuda, di Bet-Semes yang termasuk wilayah Yehuda. Yehuda terpukul kalah oleh Israel, sehingga masing-masing lari ke kemahnya. (2 Taw. 25:21-22); Sesudah itu ia mengambil segala emas dan perak dan segala perkakas yang terdapat dalam rumah Allah dan yang berada di bawah pengawasan keluarga Obed-Edom, juga perbendaharaan istana raja dan orang-orang sandera, kemudian pulanglah ia ke Samaria.(2 Taw. 25:24)

4. Amazia dibunuh

Sejak Amazia menjauhi TUHAN, orang mengadakan persepakatan melawan dia di Yerusalem, sebab itu larilah ia ke Lakhis. Tetapi mereka menyuruh mengejar dia ke Lakhis, lalu dibunuhlah ia di sana.( 2 Taw. 25:27)

Dari kisah raja Amazia mengajarkan kepada kita untuk hidup melayani Tuhan harus dengan sungguh-sungguh dan dengan segenap hati. Karena disaat kita melayani dengan segenap hati, berkat akan turun atas hidup kita. seperti raja Amazia yang melakukan kehendak Tuhan, ia diberkati dengan memperoleh kemenangan dalam peperangan.

Sebaliknya saat kita melayani tidak dengan segenap hati, maka murka Tuhan akan turun, dan Tuhan akan membuat kita menjadi angkuh yang berujung kepada kebinasaan pada pelayanan yang kita lakukan, seperti raja Amazia yang dibuat angkuh, dan mengalami kekalahan yang berujung kapada kebinasaan bagi raja Amazia.

Marilah ditahun 2020 ini, Kesalahan yang dilakukan oleh raja Amazia jangan sampai terjadi dalam hidup kita. Mari kita lakukan pelayanan kepada Tuhan dengan segenap hati dan bersungguh-sungguh, agar hidup kita diberkati dan menjadi berkat. Amin!

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email