• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. Rubin Ong
  • Ibadah Raya 5
  • Pdt. Rubin Ong
  • 08 September 2019
  • Pk. 16:30 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Kedewasaan tidak ada hubungan dengan usia. Kedewasaan adalah bertumbuh penuh semakin kuat di dalam Tuhan.

"Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat." (Ibrani 5:13,14)

Kalau tidak dewasa dia adalah anak-anak yaitu dia lebih suka yang sensual dari pada prinsip. Sebaliknya, ciri orang dewasa adalah mempunyai pancaindera yang terlatih, makanannya keras, yaitu mau berpindah level kehidupan. Orang yang mau bertumbuh penuh dan dewasa adalah orang yang memiliki kesadaran penuh akan hadirat Tuhan, dimanapun, dan apa pun keadaannya. "Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita takluk juga kepada roh-roh dunia."(Gal 4:3)

Mengapa kita harus dewasa?

1. Sebab kita adalah gambar Tuhan di bumi ini.

"Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." (Kej. 1:26)

Ketika Adam dan Hawa masih kudus dan tidak jatuh dalam dosa, mereka tidak malu walaupun telanjang sebab pusat kehidupannya adalah TUHAN. Panggilan manusia adalah "supaya berkuasa…", ini adalah salah satu gambar Tuhan: berkuasa! Jadi, kita bisa memperlihatkan gambar TUHAN yang tidak kelihatan supaya menjadi kelihatan di dunia ini, caranya adalah lewat hidup kita. Kita menyatakan gambar Tuhan! Dunia ini perlu gambar. Gambar siapa yang kita nyatakan ke dunia ini? Marilah kita kembali kepada gambar yang sesungguhnya, yaitu gambar Kristus! Nama itu penting. Nama itu menciptakan gambar. Contohnya, "Dan ketika ia hendak menghembuskan nafas--sebab ia mati kemudian--diberikannyalah nama Ben-oni kepada anak itu, tetapi ayahnya menamainya Benyamin."(Kej 35:18). Nama Ben-oni artinya penderitaan, tetapi ayahnya menamainya Benyamin (anak kesayangan, anak tangan kanan)

2. Sebab Tuhan menyiapkan perkara besar untuk gereja.

"Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka".(Kisah Rasul 1:8,9} Tuhan memakai orang-orang yang lemah (seperti Petrus), dan peragu (seperti Tomas) untuk melakukan perkara yang luar biasa. Kepada ke-12 orang murid yaitu rasul yang sederhana itu Tuhan mencurahkan Roh Kudus-Nya. Untuk menerima kuasa-Nya, dan menjadi saksi-Nya.

"Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.(Ibr 12:1,2)

Gereja harus didewasakan karena gereja adalah alat terakhir Tuhan untuk menegakkan kerajaan Allah di dunia ini. Jangan fokus kepada kelemahan dan kegagalan diri sendiri. Murid-murid Yesus adalah orang yang tidak sempurna, sama seperti kita, tetapi mereka semua rela memberikan dirinya kepada TUHAN untuk dipakai sebagai alat-Nya. Jadilah dewasa, praktekkan firman Tuhan setiap hari (Yak. 1:22)

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email