• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Rubin Adi Abraham, PhD
  • Ibadah Raya 1
  • Pdt. DR. Rubin Adi Abraham, PhD
  • 25 Agustus 2019
  • Pk. 07:00 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.( Efe. 2:8-10).

Setiap manusia pasti ingin memiliki jaminan keselamatan dalam hidup, dan banyak orang berusaha keras dengan melakukan kebaikan dan amal untuk mendapatkan keselamatan. Tetapi dalam Firman Tuhan mencatat Keselamatan adalah sebuah Anugerah dan pemberian Allah, bukan hasil usaha dan amal manusia. Agama adalah usaha manusia untuk mencapai Allah (melalui amal,dll) tapi anugerah adalah usaha Allah mencapai manusia (Yoh. 15:16). Anugerah keselamatan adalah pemberian Allah kepada orang yang tidak layak menerimanya. Perbuatan baik bukan syarat, tapi bukti keselamatan.

Tanggapan GBI terhadap ajaran lain tentang keselamatan.

AJARAN LAINAJARAN GBI

• Orang yang hidup di Zaman Perjanjian Lama Sebelum Yesus datang (Mis. : Adam, Abraham, Ayub) selamat karena Perbuatan baik, karena menaati Hukum Taurat.

• Orang percaya tidak dapat melakukan dosa yang tidak dapat diampuni. Tidak akan kehilangan keselamatan-nya. Sekali selamat tetap selamat.

• Manusia (misalnya:suku terasing yang tidak pernah mendengarkan injil bisa selamat karena mengikuti suara hati nuraninya untuk berbuat baik, yaitu melakukan apa yang di tuntut oleh hukum Taurat.• Ada kesempatan keselamtan setelah kematian, karena Yesus memberitakan Injil kepada roh orang mati (I pet.3:19-20). Ada penginjilan kepada arwah mati.

• Kini kita percaya Mesias yg sudah datang: Yesus.

• Ada kesempatan keselamtan setelah kematian, karena Yesus memberitakan Injil kepada roh orang mati (I pet.3:19-20). Ada penginjilan kepada arwah mati.

• Hati nurani mengarahkan pada hukum Taurat (Roma 2:11-16), padahal hukum Taurat tidak menyelamat-kan (Gal. 3:6, 11), apalagi hati nurani. Seperti halnya Abraham, semua orang hanya dibenarkan karena iman! Yoh. 3:16.

• Orang percaya tidak dapat melakukan dosa yang tidak dapat diampuni. Tidak akan kehilangan keselamatan-nya. Sekali selamat tetap selamat.

• Ibr. 9:27. Setelah mati diha-kimi bukan diinjili. I Pet 3:19 beritakan Injil (Yun: kerusso: to proclaim # to evangelize) Yesus beritahu mrk patut dihukum karena menolak kesaksian Nuh, pemberita kebenaran itu (2 Pet 2:5). Tidak ada penginjilan arwah.

• Sekali selamat tetap selamat selama tinggal dalam Kristus (Yoh. 15:5-6). Yang tinggal dalam Kristus tidak akan menghujat Roh Kudus (Ibr. 6:4-6), tapi bertekun sampai akhir. Yg lahir baru tidak tetap berbuat dosa (I Yoh. 3:6), bukan sekali sela-mat tetap selamat walau hidup dalam dosa. Kasih ka-runia bukan ijin u/ berdosa.

Kepastian Keselamatan adalah orang percaya harus punya kepastian keselamatan, jika tidak itu berarti ia menganggap Allah penipu (I yoh. 5:10-13, Yoh.10:20). Dasar keyakinannya :
a). Firman Allah (bukti Objectif);
b). Kesaksian Roh Allah (bukti subjektif) Rm.3:16
c). Buah Iman (kekudusan) Mat.3:8, 2 Kor. 5:17.
Orang yang mengaku selamat tapi tidak hidup kudus, maka diragukan kelahiran barunya (I Yoh. 3:9).
Tujuan orang percaya diselamatkan bukan untuk masuk surga, tetapi orang percaya diselamatkan memiliki tujuan untuk mengerjakan keselamatan yang telah Allah berikan. (Fil. 2:12-13) Katergazesthe = to accomplish, selesaikan hingga sempurna. Ini Artinya : keselamatan bukan hanya tidak dihukum di neraka (Rm. 8:1), tapi jadi serupa seperti Yesus (Rm. 8:29). Siapa yg mengerjakannya? Allah yang mengerjakan (Yun: energon) dalam kita. Kita yg bekerja, Allah yg memampukan! Melekat kpd-Nya! Yoh. 15:4.
Keselamatan mencakup 3 dimensi waktu yaitu :
  1. Lampau. Kita sudah diselamatkan dari hukuman dosa. Justification/Pembenaran.
  2. Kini. Kita sedang diselamatkan dari kuasa dosa. Sanctification/Pengudusan.
  3. Yang akan datang. Kita akan diselamatkan dari adanya dosa. Glorification/Pemuliaan.

4 tingkatan moral manusia:
1. Bisa berdosa – Adam. Diciptakan kudus, tetapi belum teruji dan jatuh di dalam dosa.
2. Tidak bisa tidak berdosa – man yang jatuh. Selalu jatuh di dalam dosa.
3. Bisa tidak berdosa – lahir baru & taati Roh Kudus. Matikan manusia lama, bisa tidak berdosa.
4. Tidak bisa berdosa – di surga kelak. I Tes. 5:23. Sudah dimuliakan, tidak bisa berdosa lagi.
Keselamatan itu dijamin selama kita tetap tinggal didalam Kristus, Kerjakan keselamatan dengan takut akan gentar, supaya karakter kita serupa dengan Kristus. Tujuan keselamatan bukan sekedar masuk surga, tetapi supaya karakter kita diubahkan menjadi serupa dengan Kristus, sehingga kita layak dan cocok tinggal di dalam Surga. Amin….!
Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email