• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Ps. Himawan Hadirahardja, MSc
  • Ibadah Raya 1, Ibadah Raya 2, Ibadah Raya 3
  • Ps. Himawan Hadirahardja, MSc
  • 06 Oktober 2019
  • Pk. 07:00, 09:00, 11:30 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Hari-hari ini adalah masa yang sulit bukan hanya dalam bisnis, tetapi juga masa sulit dalam keluarga. Masalah keluarga yang terjadi adalah karena hilangnya sosok bapak dalam keluarga. Indonesia adalah salah satu negara yang mengalami Fatherless Generation terbesar ketiga di dunia. Fatherless Generation mengakibatkan tingkat Homeless & Runaways (90%); Behaviour disorders (85%); Teenage Pregnancies (71%); High School dropouts (71%); Youth in prison (85%). Bahkan di beberapa negara di Amerika mulai mengijinkan Pernikahan sesama jenis. Indonesia darurat perceraian, dalam 5 tahun terakhir terjadi kasus cerai gugat mencapai 59-80%. Menurut data Pustlitbang Kementerian Agama 2016, ada empat alasan utama pasangan di Indonesia bercerai, antara lain : 1). Hubungan sudah tidak harmonis; 2). Tidak ada tanggung jawab, khususnya terhadap anak; 3). Kehadiran pihak ketiga; 4). Persoalan ekonomi. Hasil riset oleh BILANGAN RESEARCH CENTER tentang 'Spriritual Generasi Muda Kristen di Indonesia' tahun 2017 di 42 kota besar indonesia, usia 15-25 tahun menyatakan 14,2% remaja Kristen mengakui pernah terpikir untuk bunuh diri dan 3,5% remaja Kristen bahkan pernah mencoba untuk bunuh diri. Harusnya ini tidak terjadi pada remaja yang telah mengenal dan menerima YESUS sebagai TUHAN dan Juruselamat!. Remaja dan Seks Bebas terjadi dimana-mana karena 97% anak muda terpapar pornografi (KPAI) dan 62,7% remaja melakukan hubungan sex diluar nikah, di mana 60% nya dilakukan dirumah sendiri (BKKBN).

Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.( Yoh. 10:14-15)

Gembala yang baik Mengenal domba-dombanya. Kata "MENGENAL" di ambil dari kata GINOSKO yaitu Pengenalan dari hubungan yang di bangun secara inti dan terus menerus.

Kekuatan sebuah hubungan

Semakin Kuat hubungan anda dengan anak anda, semakin besar kemungkinan ia menerima nilai-nilai dan kepercayaan anda. Semakin Lemah hubungan anda dengan anak anda, semakin kecil kemungkinan ia menerima nilai-nilai dan kepercayaan anda.

Bagaimana kita dapat intim dan mengenal anak-anak kita:

1. Understanding Your Child.

Diawali dengan bahasa kasih. Bahasa kasih Setiap anak memiliki bahasa kasih yang berbeda-beda. Oleh sebab itu kita harus mengerti dan mengenali bahasa kasih dari anak. Love Language : Words of affirmation, acts of Service, Gifts, Quality Time, Physical Touch. Setelah kita mengenali bahasa kasih anak, berikutnya adalah mengenali kepribadian anak. Dengan mengenali kepribadian anak, kita akan mengenali bakat anak. Saat mengenali bakat anak fungsi kita sebagai orang tua lah yang mengembangkan dan mendukungnya.

Eight kinds of Intelligence : 1). Verbal-Linguistic; 2). Logical-Mathematic; 3). Visual-Spatial; 4). Bodily-Kinesthetic; 5). Musical-Rhythmic; 6). Interpersonal-Social; 7). Intrapersonal; 8). Naturalistic-Physical.

2. Spend More Time with your Children Intentionally

Meluangkan waktu bersama dengan anak lebih banyak. Karena dengan kita memiliki waktu yang intensif dengan anak, mereka akan lebih merasa di hargai.

3. Be a Role Model just because you can and because you care

Sebagai orang tua, kita harus menjadi contoh bagi anak-anak kita. Saat kita ingin anak melakukan apa yang kita mau, sebagai orang tua kita harus terlebih dahulu melakukannya, maka dengan sendiri nya anak akan mengikuti. Misal kita ingin anak kita rajin membaca Alkitab, sebagai orang tua kita harus memberikan contoh kepada anak dengan terlebih dahulu memiliki waktu yang konsisten dalam membaca Alkitab.

Banyak dari kita baru menyadari bagaimana untuk dapat menjadi orang tua yang baik dijaman sekarang ini. Bahkan banyak yang masih menggunakan cara mendidik anak sama seperti kita di didik jaman dulu. Jika kita telah terlanjur salah dalam mendidik anak-anak kita, ini waktu nya kita memperbaiki kesalahan mendidik ini. Yang harus kita lakukan adalah memperbaiki kesalahan generasi sebelumnya dan cara mendidik yang salah berhenti sampai di generasi saya. Kita harus berubah untuk memperbaiki generasi jaman sekarang. Dengan demikian kita akan di tuntun Tuhan untuk menjadi orang tua yang baik dan keluarga yang diberkati. Amin.!

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email