• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Ev. Zifky Priatelna
  • 2PM
  • Ev. Zifky Priatelna
  • 08 September 2019
  • Pk. 14:00 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Hidup itu ada dua jenis yaitu: hidup diberkati atau hidup terkutuk. Pilihan ada di tangan kita. "Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. (Yer. 17: 5-8).

Ketika kita mengandalkan sesuatu diluar Tuhan, maka kita sedang membuat allah lain. Akibatnya Tuhan menjadi cemburu dan akan murka. Siapakah orang yang terkutuk? Itu bisa siapa saja, apakah orang Kristen atau bukan. Apabila dia mengandalkan sesuatu diluar Tuhan, maka dia akan terkutuk. Cara melihatnya adalah: siapakah sumber kebahagiaan dan ketenangannya? Apakah Tuhan atau yang lain?

Ciri orang yang terkutuk adalah:

1. Hidupnya tidak berguna bagi Tuhan dan orang lain (egois) Keberadaannya tidak memiliki faedah. Hidup hanya untuk dirinya sendiri. Seperti semak bulus yang sifatnya hanya menerima saja tanpa memberi. 2. Hidupnya tidak merasa bahagia apa pun yang dia punya (emosional). Punya segalanya tetapi tidak bahagia. Tidak pernah merasakan yang baik dalam hidupnya. 3. Hidupnya merasa sendiri dan terbuang (sensitif) Orang seperti ini harus menuntut pujian dan pengakuan. Jika tidak, maka dia akan tersinggung.

Ciri orang yang diberkati adalah:1. Menjadi sumber kehidupan. Positif, optimis, dan menjadi jawaban. Caranya adalah dengan mengandalkan Tuhan. Hidupnya seperti pohon, semua bagiannya dapat memberi manfaat bagi orang lain. 2. Tidak mengalami panas terik. Walaupun keadaan "panas", dia tetap "dingin". 3. Daunnya tetap hijau. Punya sukacita senantiasa. Tidak tergantung keadaan. Ketika ada masalah tetap berpengharapan karena dia mengandalkan Tuhan.

Mengapa sulit mengandalkan TUHAN?1. Karena Tuhan-nya tidak nyata. Mengapa tidak nyata? Karena tidak memiliki iman. "Sebab firman Tuhan berkata, "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat" (Ibrani 11:1). Kalau surga nyata dan Tuhan nyata di dalam hidupnya, maka masalah apa pun itu menjadi tidak nyata. Sebaliknya kalau imannya tidak cukup, dia tidak akan dapat menghadirkan Tuhan nyata dalam hidupnya. Ingatlah: Janji Tuhan lebih nyata dari kenyataan apa pun. 2. Berpikir dirinya lebih tahu dari Tuhan. "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu" (Yesaya 55:8,9)3. Tidak sabar. "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir" (Pengkotbah 3:11). Orang yang tidak sabar akan cenderung mengambil jalan pintas.

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email