• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Ps. JJ Simkoputera
  • Ibadah Raya 1, Ibadah Raya 2, Ibadah Raya 3
  • Ps. JJ Simkoputera
  • 01 Desember 2019
  • Pk. 07:00, 09:00, 11:30 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

"Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, --karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-- supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung. Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita." Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya" (Luk. 2:1-19)

Dan kalau boleh dirangkumkan, berita Natal itu ada dalam ayat ini:

"Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran" (Yoh. 1:14)

Menjelang Natal, banyak diantara kita yang mempersiapkan segala ornamen-ornamen Natal dan sebuah kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga. Tetapi, seringkali makna Natal terlewatkan oleh kegiatan-kegiatan seperti itu; kita justeru melewatkan makna Natal yang sebenarnya, yaitu Tuhan Yesus. Tanpa disadari kita kehilangan makna cerita Natal yang sesungguhnya. Apakah makna Natal itu?

Makna Christmas, cerita Natal adalah Reunion (reuni) dan Glory (Kemuliaan).

"Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan" (Luk 2:9)

Akan ada kesukaan besar, sebab akan datang Mesias yang menyelamatkan seluruh dunia. Itulah berita Natal. Dan pada mulanya hanya ada seorang malaikat yang meresponinya dan berkata : "Jangan takut!"

"Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." (Luk 2:13,14).

Seluruh bala tentara surga bersama-sama menyambut berita itu dengan kata: "Kemuliaan!". Dari berita yang disampaikan "seorang malaikat", tiba-tiba menjadi kesukaan bagi "seluruh bala tentara malaikat". Mengapa?

Pada mulanya di Taman Eden, manusia Adam itu dapat bersekutu dengan intim dengan Allah. Tidak ada kesakitan dan dosa. Semuanya begitu indah dan penuh kemuliaan. Itulah gambaran awalnya. Tetapi Adam dan Hawa melanggar perintah Allah, dan memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan buruk. Dosa masuk, dan pada saat itulah Adam dan Hawa dikeluarkan dari taman Eden. Hubungan Allah dan manusia terputus!

Dan di malam Natal itu, malaikat mengerti bahwa akan ada pemulihan antara Allah dan manusia itu oleh kedatangan Yesus, Sang Mesias ini. Para malaikat menangkap berita ini dan mereka bersukacita dan berseru: Kemuliaan bagi Allah!.

Di dalam Yesus, hubungan kita dipulihkan dengan Allah dan diselamatkan. Dan para malaikat bersukacita untuk itu.

Tuhan mau berkata: bahwa Tuhan mau menjadi manusia, agar manusia itu dapat menjadi manusia yang utuh. Itulah reuni. Dan itulah kesukaan besar bagi kita semua. Terjadi pemulihan atas rencana awal Allah, yaitu supaya manusia dan Allah dapat bersekutu dengan intim.

Di dalam Natal kita mengalami reuni dengan Allah, yaitu memulihkan kembali hubungan Allah dan manusia. Di dalam Natal kita mengalami kemuliaan. Apakah kemuliaan manusia itu? Yaitu ketika manusia dapat mengenal Allah dan menjadi partner (rekan sekerja) Allah, Sang Pencipta.

Once in our world, a stable had something in it that was bigger than our whole world (C.S. Lewis)

(Untuk pertamakalinya, sebuah palungan mempunyai dampak yang sangat besar yang melebihi seluruh dunia)

Dahulu kita terpisah dari Allah, tetapi sekarang kita telah menjadi satu dengan-NYA.

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email