Live Streaming12 April 2020, Pk. 07:00 WIB
  • Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. Johan Lumoindong
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Hari-hari ini sangatlah sulit menemukan kekudusan dalam hidup seseorang, Tuhan ingin kita hidup dan berdiri tegap dalam kekudusan, agar kita dapat hidup di berkati. Berkat tidak semata-mata bicara tentang harta materi, tetapi Ketika kita berada dalam satu situasi dan kita diselamatkan oleh Tuhan, inilah yang di maksud dari menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah. "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?" "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia (Maz. 24:3-5).

Bagaimana kita tetap berdiri tegap dan hidup dalam kekudusan?

1. Berhati-hatilah terhadap apa yang anda lihat.

Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya. Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: "Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu." Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya (2 Sam. 11:2-4). Daud jatuh karena apa yang dilihat. Untuk dapat menjaga kekudusan hidup, kita harus berhati-hati terhadap apa yang kita lihat. Karena apa yang kita lihat dapat membuat kita jatuh kedalam dosa.

2. Berhati-hati dengan kemana kita akan pergi.

Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia.(Hak. 16:1). Kemana kita akan pergi dapat menentukan kekudusan hidup kita, jika kita salah menentukan arah tujuan, itu dapat membuat kita jatuh dalam dosa dan kehilangan kekudusan.

3. Berhati-hati dengan apa yang dipikirkan.

Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.(Efe. 4:21-24). Hidup kita ditentukan dengan apa yang dipikirkan, jika yang kita pikirkan hal yang negatif, maka itu yang terjadi. Sebaliknya jika yang kita pikirkan adalah positif, yang terhadi adalah yang positif. Tuhan sendiri mengajarkan kepada kita untuk memikirkan hal-hal yang baik untuk kehidupan kita, dengan demikian kita akan tetap tegap dalam kekudusan. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Fil. 4:8).

Marilah mulai hidup untuk menjaga kekudusan didalam Tuhan. Ada 3 hal yang harus kita waspadai dalam hidup agar kita dapat tetap berdiri tegap dalam kekudusan, yaitu : Berhati-hati terhadap apa yang kita lihat, berhati-hati dengan kemana tujuan kita akan pergi, dan berhati-hati dengan apa yang kita pikirkan. Tetaplah menjaga kekudusan didalam Tuhan, senantiasa berkat Tuhan akan turun dalam hidup kita.Amin.! (HGS)

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email