Live Streaming12 April 2020, Pk. 07:00 WIB
  • Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. Johan Lumoindong
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Ada banyak perkataan atau ayat firman Tuhan yang sepertinya kontroversial, membuat kita tidak mengerti atau bingung. Misal: "Tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi sekarang kepadanya" (Yoh. 11:15). Dia bersyukur karena tidak hadir! Bayangkan, kalau sudah berusaha beribadah, tetapi Dia tidak hadir, bagaimana perasaan Anda?! Padahal, Tuhan sendiri bilang, dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Nya, Dia hadir di situ (lih. Mat. 18:20). Kita perlu memiliki perspektif, paradigma & motivasi yang benar tentang Tuhan Yesus ataupun pengajaran-pengajaran-Nya.

Jika Tuhan Yesus tidak hadir/berada pada saat yang kita butuhkan, selama itu baik bagi kita, berarti Dia mengizinkannya. Misalnya, hujan sehingga banjir ataupun hal lainnya di negeri ini, sepanjang ada kebaikan & pertobatan bagi banyak orang, justru itu baik bagi kita. Di Tahun Dimensi yang Baru (The Year of A New Dimension) ini pun, walau keadaan sekitar belum menunjukkan hasil & apa pun terjadi, tahun ini tetaplah akan menjadi tahun dimensi yang baru bagi kita. Apa yang perlu kita pelajari?

  • Kita harus terus belajar percaya dari Yesus. "Jawab Yesus: 'Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini"(Yoh. 11:25-26)?

Belajarlah DARI Dia, bukan hanya SOAL Dia, supaya kita juga memperoleh karakter-Nya, tidak pernah berhenti percaya, akan selalu ada kekuatan yang baru, dan kebaikan dan jerih payah kita dalam Dia tidak akan sia-sia. Jika kita hanya belajar tentang Dia, kita cuma menerima pengetahuan & berkompetisi jadi yang paling pintar! Tuhan Yesus lemah lembut & rendah hati, maka jika kita mau belajar dari-Nya, kita pun mestinya lembah lembut serta rendah hati. Seandainya kita tidak bersalah, sekalipun orang-orang mempersalahkan, Tuhan yang akan membela kita.

  • Belajarlah percaya pada hati, kata dan tindakan Yesus yang selalu selaras/tidak bertentangan. "Tetapi sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: 'Mari kita kembali lagi ke Yudea.' … Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Ia berkata kepada mereka: 'Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk membangunkan dia dari tidurnya" (Yoh. 11:7 & 11). "Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata: 'Di manakah dia kamu baringkan?' Jawab mereka: 'Tuhan, marilah dan lihatlah!' Maka menangislah Yesus" (Yoh. 11:33-35).

Sering kali kita terlalu cepat berkata-kata ataupun berjanji, namun ternyata tindakan kita berbeda, serta isi hati kita bertolak-belakang dengan perbuatan kita. Jika kita mengatakan mengasihi, maka tindakan & hati ini mestinya penuh cinta & kasih.

  • Belajar percaya berarti belajar berkorban dalam kehidupan supaya kita akan tulus bersukacita, melihat kemenangan demi kemenangan dan kemuliaan Tuhan. "Murid-murid itu berkata kepada-Nya: 'Rabi, baru-baru ini orang-orang Yahudi mencoba melempari Engkau, masih maukah Engkau kembali ke sana'" (Yoh. 11:8)? "Tetapi seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, Imam Besar pada tahun itu, berkata kepada mereka: 'Kamu tidak tahu apa-apa, dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa.' Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar pada tahun itu ia bernubuat, bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu, dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai" (Yoh. 11:49-52).

Belajarlah dari Tuhan, belajarlah menselaraskan kehidupan Anda, dan belajarlah untuk berkorban bagi orang-orang lain.

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email