• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Ps. Philip Mantofa
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.

Amsal dapat mengajari kita berperilaku, berpikir, dan memiliki hati yang bijaksana.

"Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN" (Ams. 16:1). Kita memiliki kewajiban untuk menimbang dalam hati, dan keputusan mutlak datang dari Tuhan. Kita mesti cepat mendengarkan, tetapi lambat dalam berkata-kata supaya dapat berpikir & menimbang terlebih dulu. Kurangilah dominan dalam percakapan dengan siapa pun agar perbedaan pendapat maupun konflik juga berkurang—di pernikahan, persahabatan maupun perusahaan. Kita harus cepat mendengar supaya dapat menimbang dalam hati. Lambat berbicara bukan berarti menunggu giliran bicara, tetapi bersabar dan tidak apa-apa bicara belakangan.

Lidah kita juga sebagai orang Kristen mesti kita kekang ibarat kekang pada mulut seekor kuda. Lidah yang berasal dari Allah harus menjadi lidah anak-anak-Nya, yaitu perkataan kita mesti memuliakan Dia terlebih dulu sebelum mengatakan sesuatu lainnya. Walau bukan mesti memikirkan apa saja sebelum kita ngomong, melainkan lama-kelamaan kita akan terbiasa mengatakan hal-hal yang baik saja. Bukan sok suci, namun ada cara untuk mengekspresikan rasa kesal dengan lain, sebab kalau gagal dalam berkata-kata, bagaimana mungkin kita berhasil dalam bertindak. Jadilah berkat & jawaban lewat perkataan kita agar orang lain mempertimbangkannya.

Bangunlah hidupmu di atas dasar kualitas dan firman Allah, jangan ikuti cara-cara dunia.

"Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati" (Ams. 16:2). Banyak orang mentalitasnya mudah melihat kesalahan orang lain tanpa melihat kekurangan diri sendiri. Kalau kita mau sungguh-sungguh hidup kudus, kita harus lawan arus dunia. Bacalah firman Tuhan yang dapat menegur kita, membuat bercermin tentang diri sendiri. The only honest agent in your life is the Word of God, satu-satunya agen yang jujur untuk menegur, membersihkan dan menguji hati Anda adalah firman-Nya. Alkitab dan hati nurani mesti kompak, sebab hati nurani kadang bisa menipu & tidak bisa dipercaya. Serahkan seluruh hati nuranimu kepada Roh Kudus agar dapat menimbang firman-Nya dan melakukannya sehari-hari.

"Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu" (Ams. 16:3). Datanglah apa adanya kepada Dia, jangan berpura-pura. Ayat tersebut bukan tentang pertobatan, melainkan tentang pembangunan. Kalau Anda mau hidupmu dipakai-Nya, jangan dengan tangan hampa, tetapi serahkanlah perbuatanmu kepada-Nya (tunjukkan sesuatu yang sungguh-sungguh pada-Nya). Zakheus datang pada Yesus bukan membawa hatinya sebab telah dimenangkan oleh Tuhan Yesus, tetapi ia datang membawa uangnya untuk mengembalikan apa saja yang pernah diambilnya. Bukan dengan kemampuannya, melainkan Tuhan sendiri. Dia memberkati kesungguhan dan persiapanmu, bukan sekadar mimpimu. TERLAKSANA SEGALA RENCANA itu dua dimensi: a) terlaksana yang sesuai dengan rencana kita, namun melampaui ekspektasi atau harapan kita, b) terlaksana tidak sesuai dengan rencana kita, namun lebih indah daripada yang kita rencanakan. Lakukan bagian Anda dan jangan asal-asalan.

"TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing, bahkan orang fasik dibuat-Nya untuk hari malapetaka" (Ams. 16:4). Pilih sisi Anda mau ada di mana: orang fasik atau orang benar. Ada rencana-Nya yang berupa salvation (keselamatan) dan to give someone a lesson (penghukuman). Jika orang fasik dibiarkan, orang benar tidak akan belajar sesuatu. Jadilah showcase (inspirasi) demi kebenaran-Nya.

"Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman" (Ams. 16:5). Tuhan yang mahakasih sangat membenci orang yang tinggi hati. Dosa yang paling tua/lama adalah dosa kesombongan. Kita semua masih dalam proses supaya tidak sombong maupun agar rendah hati. Tinggi hati adalah peringatan sebuah kondisi agar kita menjaga hati dalam segala situasi. Tinggi hati juga adalah orang yang tidak mau menerima masukan, dan hanya suka dipuji bahkan untuk sesuatu yang tidak ia usahakan, maupun suka kompetisi yang tidak perlu. Jangan juga iri hati, sebab selama ada iri hati, tidak akan ada promosi dari Tuhan bagi hidupmu.

Masukilah waktu-waktu dalam tahun 2020 ini dengan rendah hati.

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email