• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB
Pdt. DR. Anthony Chang, M.Th
  • Ibadah Raya 1, Ibadah Raya 2
  • Pdt. DR. Anthony Chang, M.Th
  • 29 September 2019
  • Pk. 07:00, 09:00 WIB
Pemesanan DVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu.
Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain. Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan-- dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efe. 2:1-10)
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, (Fil. 2:12-14)

Keselamatan adalah pemberian dan bukan hasil usaha manusia. keselamatan harus dikerjakan dan diusahakan. Ketika kita bisa memahami keselamatan dengan benar, ini adalah awal dari kebangunan rohani. Keselamatan datang dari atas kebawah, dimana Yesus datang menjadi manusia. Kita semua sudah jatuh ke dalam dosa dan upah kita adalah maut (Rm. 3:23, Rm. 6:23). Kejatuhan dalam dosa membuat manusia terus berbuat dosa dan tidak bisa melepaskan diri, tidak punya harapan untuk bangkit lagi. Dosa membuat manusia jauh dari Allah, sampai Tuhan Yesus datang ke dunia ini sebagai manusia untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang berdosa. Keselamatan datang dari Tuhan, bukan karena usaha kita. Pengertian keselamatan adalah anugerah itu melahirkan kerendahan hati, membuat kita merasa bukan siapa-siapa tanpa Tuhan. Keselamatan yang sudah dianugerahkan itu selanjutnya harus kita kerjakan dengan tekun. Kita melakukan firman Tuhan bukan untuk memperoleh keselamatan (karena keselamatan sudah kita terima), tetapi untuk menghargai dan menjaga keselamatan itu supaya tidak lepas. Sebelum kita mencintai Yesus, Dia sudah lebih duluh mencintai kita.

Keselamatan tidak bisa ditolak, contohnya, Paulus tidak bisa menolak keselamatan yang Tuhan berikan bagi Paulus. Keselamatan dari Tuhan membuat Paulus berkorban segalanya, melalui berbagai kesulitan yang bahkan sampai mengancam nyawanya. Secara fisik Paulus semakin lemah, tetapi rohnya terus menyala-nyala, terbukti dari berbagai surat yang ia tulis untuk menguatkan jemaat Tuhan. Paulus adalah salah satu orang yang menyadari betapa mulianya pengorbanan Tuhan Yesus atas hidupnya dan hidup semua manusia. Banyak orang keliru memahami anugerah Tuhan. Satu-satunya cara untuk menghentikan kesombongan diri adalah kesadaran penuh akan Anugerah Tuhan. makin banyak dipakai Tuhan, kita seharusnya makin rendah hati dan semakin banyak berkarya untuk menyenangkan Tuhan. Perasaan sadar, bahwa tanpa Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa, harus senantiasa dimiliki pelayan Tuhan. Kecenderungan manusia adalah untuk pamer dan sombong. Jika konsep anugerah itu kita, akan ada sikap hati yaitu semakin diberkati, semakin dipakai Tuhan justru semakin rendah hati. Sikap hati seperti ini akan membuat Tuhan disenangkan dan Tuhan akan memakai kita lebih dahsyat. Mengerti Firman Tuhan dan melakukan Firman Tuhan adalah hal yang berbeda. Banyak orang tahu Firman Tuhan tapi tidak melakukan Firman Tuhan, yang Tuhan mau adalah kita memahami Firman Tuhan, juga menjadi pelaku Firman yang taat.

Hidup ini adalah anugerah, masa muda, kesehatan, tenaga dan keluarga adalah anugerah Tuhan, hargai semua anugerah yang Tuhan berikan. Semestinya semua itu tidak layak kita terima, tapi karena anugerah Tuhan, kita bisa menerima semuanya. Tuhan Yesus disalibkan walau Dia tidak bersalah, menggantikan kita yang seharusnya dihukum karena dosa kita. Kalau kita mengerti itu, kita tidak akan berani hitung-hitungan dengan Tuhan dan kita tidak akan berani bermegah atas semuanya.

Anugerah keselamatan itu lebih penting dari apapun. Semua hal lain di dunia ini kita raih dengan tangan kita, hanya keselamatan yang tidak bisa. Kalau kita paham hal itu, kita tidak akan menjual keselamatan kita demi apapun. Jaga baik-baik keselamatan yang Tuhan berikan. Pengabdian, pelayanan, perbuatan baik, ibadah, persembahan yang kita berikan adalah ucapan terima kasih kita atas kebaikan Tuhan, jika kita menyadari betapa baiknya Tuhan, kita akan melakukan hal-hal yang menyenangkan hati Tuhan. Jadi, mari kita kerjakan keselematan dengan takut dan gentar supaya keselamatan itu tidak lepas dari kita! Kita tetap tekun melayani dan menyenangkan Tuhan sebagai pelayan-Nya yang setia. Dengan begitu, kelak kita akan tinggal bersama-sama dengan Tuhan Yesus dalam kemuliaan-Nya. Amin.!

Bagi Bapak / Ibu yang membutuhkan Ringkasan Khotbah Ibadah Raya I s/d V, 2PM Service, Kebaktian Tengah Minggu, Women Of Integrity maupun Doa Fajar via Whatsapp atau Email Whatsapp Email