• Integrity Convention Centre
    Mall MGK Lt. 9
  • Contact
    021 2605 1888
  • Worship Service
    07:00 - 16:30 WIB

Kita sudah memasuki bulan Desember 2019 dimana kita merayakan Natal.
Natal berbicara tentang kasih Allah
Yohanes 3 : 16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Roma 3 : 23, "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah"
Roma 6 : 23, "Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."
Upah dosa ialah maut, mati, mati kekal selama-lamanya, tempatnya di neraka.
Neraka adalah tempat yang sangat mengerikan, jangan sampai masuk neraka.
Karena itu Tuhan Yesus lahir ke dalam dunia ini untuk menyelamatkan manusia dari hukuman kekal selama-lamanya di Neraka.


Warna Merah berbicara soal darah.
Hal ini mengingatkan kita akan pengorbanan Yesus mencurahkan dara-Nya untuk menebus dosa kita.


Hijau berbicara Evergreen Tree. Melambangkan kasih Tuhan kepada kita semua yang tidak ada habis-habisNya.
Apapun kondisi kita, kasih Tuhan Yesus tidak berkesudahan.


Mengakhiri tahun 2019 ini kita harus banyak-banyak menyembah Tuhan
Ada empat peristiwa yang terjadi pada waktu kelahiran Tuhan Yesus.
Peristiwa-peristiwa ini mengajarkan kepada kita tentang hal-hal yang harus dilakukan untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus.
Kalau pada waktu itu untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang pertama, sekarang kita sedang menunggu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya.


1. Peristiwa Pertama: Para gembala
Mereka diberitahu oleh malaikat bahwa :
Lukas 2 : 10 - 12, "Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan."
Mereka percaya dan mereka berangkat ke kota Daud yaitu Bethlehem untuk menemui sang Juruselamat. Inilah yang disebut ketaatan.
Gereja kita telah berkembang seperti ini bukan karena saya mengerti dan bukan karena rencana saya. Ini adalah rencana Tuhan dan saya hanya percaya dan taat.


2. Peristiwa Kedua: Para Malaikat dan Balatentara Sorgawi
Mereka memuji-muji Allah: Lukas 2 : 14, "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."
Ini adalah doa, pujian dan penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam. Ini adalah prinsip Restorasi Pondok Daud.


3. Peristiwa Ketiga: Orang Majus
Mereka datang sujud menyembah sang Juruselamat, Yesus Kristus Tuhan. (Matius 2 : 11a)
Ada dua arti penyembahan :
1. Arti sempit. Secara spesifik masuk dalam hadirat Tuhan.
2. Arti luas. Apapun yang kita kerjakan yang menyenangkan hati Tuhan.


4. Peristiwa Keempat : Hadiah orang Majus.
Matius 2 : 11b, "Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
Sesuai dengan apa yang tertulis dalam Alkitab mengenai emas, kemenyan dan mur, maka kita akan melihat artinya secara rohani :


Emas
a. Berbicara tentang kekudusan/kemurnian. Kita harus menjaga roh, jiwa dan tubuh kita tak bercacat cela, kudus, menjelang kedatangan Yesus (1 Timotius 5 : 23). Ingat juga di tahun Pey ini kita harus jaga perkataan kita baik lewat mulut maupun lewat jari-jari kita (medsos)
2 Petrus 3 : 10 - 14, "Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia."
b. Berbicara tentang kekayaan, kesuksesan, kekuasaan, yang mana semuanya ini dipersembahkan kepada Tuhan Yesus supaya kita selamat.
1 Timotius 6 : 10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
c. Berbicara tentang sesuatu yang mahal harganya. Bagi kita itu mungkin uang, waktu, harga diri, keluarga, dimana semuanya itu harus dipersembahkan kepada Tuhan Yesus.
d. Berbicara tentang bukti kasih. Kita harus mengasihi Tuhan Yesus dengan segenap hati, jiwa dan akal budi kita


Kemenyan
a. Berbicara tentang korban. Kita harus "mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati." (Roma 12 : 1).
b. Berbicara tentang persembahan yang menyenangkan hati Tuhan, yaitu hidup sesuai dengan Firman-Nya
c. Berbicara tentang doa.


Dari tanggal 1-15 Desember 2019 kita mengadakan doa puasa raya.
Saya mengajak saudara untuk ambil bagian. Doakan :
1. Damailah Indonesiaku
2. Tuhan pakai sebagai The Messenger of the 3rd Pentecost
- Gereja Bethel Indonesia #WePrayGBI#
- Church Of God #WePrayCoG#
Mereka sedang membangun Spirit Network. Channel media Kristen seperti Netflix. Salah satu programnya adalah mengenai Pentakosta ketiga.
- Oral Robert University #WePrayORU#
Mereka mengakui Pentakosta ketiga dalam plakat yang ada di dalam gedung asrama Niko Njotorahardjo Hall. Empowered21 lahir di ORU.
3. Terjadinya penuaian jiwa yang terbesar dan terakhir sebelum Tuhan Yesus datang Kembali.
4. Bangkitnya Generasi Yeremia.
5. Kedatangan Tuhan Yesus kembali.
Datanglah KerajaanMu. Maranatha = Tuhan Datanglah


Beberapa waktu yang lalu di SICC diadakan sidang umum WEA (World Evangelical Alliance) dengan tema "Your Kingdom Come". 139 negara hadir dalam acara ini dan pak Niko bicara soal Pentakosta Ketiga. Berita tentang penyelesaian Amanat Agung sudah menyebar ke mana-mana!


Mur
Berasal dari bahasa Ibrani yang berarti pahit. Jangan sampai ada akar pahit dalam hidup kita. Itu harus cepat segara selesaikan dengan datang kepada Tuhan Yesus supaya saudara selamat.
Khusus untuk anak muda, hati-hati jangan berpikir untuk bunuh diri. Datang pada Tuhan pasti ada jawaban.
Berbicara soal pengurapan. Pengurapan yang Tuhan Yesus berikan kepada kita, harus dikembalikan kepada Dia. Bukan untuk diri sendiri, popularitas, kekayaan, kepentingan-kepentingan lain, tetapi semuanya untuk kemuliaan nama Tuhan Yesus.