
Roma 15:13, "Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan."
Karena itu, saya mendoakan kalian semua yang percaya kepada Kristus: Kiranya Allah, sumber pengharapan kita, memberkati kalian dengan sukacita dan ketenangan dalam perlindungan-Nya. Biarlah kalian tidak pernah berputus asa, sebab melalui kuasa Roh Kudus, kalian memiliki harapan yang pasti. (TSI)
Allah adalah Tuhan yang dapat kalian harapkan. Semoga Ia mengisi hatimu dengan sukacita dan kedamaian karena kalian percaya kepada-Nya. Dan dengan dikuatkan oleh Roh Allah, kalian makin berharap kepada Allah. (BSD)
Jadi, saya berdoa bagi Saudara yang bukan-Yahudi supaya Allah yang memberi pengharapan kepada Saudara akan menjadikan Saudara bersukacita dan penuh kedamaian sebagaimana Saudara percaya kepada-Nya. Saya berdoa agar Allah menolong, supaya Saudara dilimpahi pengharapan dalam Dia oleh kuasa Roh Kudus yang di dalam Saudara. (FAYH)
Ketika kita menaruh iman kepada Allah, yang kita kenal dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kita dapat memiliki sukacita dan damai sejahtera, bahkan di tengah badai apa pun bentuknya maupun keadaan yang mungkin belum sempurna.
Namun bukan karena kemampuan kita sendiri.
Dengan pertolongan Roh Kudus, kita dimampukan untuk terus berharap kepada Allah.
Mungkin hari-hari ini kita masih belum melihat bagaimana masalah akan selesai, atau apakah ada berkat Tuhan di depan sana, namun firman Tuhan mengingatkan bahwa pengharapan tidak harus menunggu untuk keadaan harus menjadi baik terlebih dahulu, maka baru kita dapat bersukacita maupun mengalami damai sejahtera.
Di manapun Saudara dan saya berada saat ini, kita dapat memperolehnya.
Mengapa?
Karena kita dapat berharap karena kita mengenal Siapa Allah yang kita sembah itu, jadi bukan hanya karena apa yang sedang kita lihat ataupun alami. Dan karena kita dapat memilih untuk tetap berada dalam hadirat-Nya yang memulihkan, menyembuhkan, menguatkan, memberkati, dan meneguhkan. Karena itu, tetaplah berpengharapan. Karena mungkin kita dapat bertahan 4 minggu tanpa makan, namun kita takkan mampu bertahan 4 detik tanpa harapan.
2 Korintus 5:7 (BSD), "Sebab, hidup kami di dunia ini bergantung pada iman kami kepada Kristus, bukan pada apa yang dapat kami lihat di dunia ini."
For we walk by faith [we regulate our lives and conduct ourselves by our conviction or belief respecting man's relationship to God and divine things, with trust and holy fervor; thus we walk] not by sight or appearance. (AMP)
It's what we trust in but don't yet see that keeps us going. (MSG)
~ Yuliana Sondakh