Franklin Graham putra dari almarhum Billy Graham pernah membagikan suatu hal tentang doa.
Menurut beliau, doa merupakan sebuah senjata yang sangat ampuh yang dapat kita naikkan sebagai orang-orang percaya kepada Tuhan Yesus untuk melawan dan menghadapi musuh yang sangat bebuyutan, yaitu si jahat sendiri atau Iblis.
"Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!" (Yak. 4:7-8)
Mendekatlah pada-Nya melalui doa.
"Dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus." (Ef. 6:18)
"Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus." (Why. 5:8)
Jadi, jangan pernah menganggap remeh kuasa doa.
Bahkan tidakkah kita tahu bahwa Yesus pun berdoa syafaat bagi kita sepanjang waktu?!
- "Anak-anakku, aku menuliskan hal-hal ini kepadamu supaya kamu jangan berbuat dosa. Namun, jika ada yang berbuat dosa, kita mempunyai Pembela di hadapan Bapa, yaitu Kristus Yesus, Yang Benar itu." (1 Yoh. 2:1)
- "Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?" (Rm. 8:33-34)
- "Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus." (1 Tim. 2:5)
- "Tetapi Aku sudah berdoa untuk engkau, Simon, supaya imanmu jangan luntur. Dan kalau engkau sudah kembali kepada-Ku, engkau harus menguatkan saudara-saudaramu." (Luk. 22:32, BIS)
- "Tetapi Aku telah berdoa untukmu, memohon supaya imanmu tidak akan gugur sama sekali. Karena itu, bila engkau sudah bertobat dan kembali kepada-Ku, teguhkan iman saudara-saudaramu." (FAYH)