
Suatu sore, ketika hendak pergi ke suatu tempat, putra kami keluar dari garasi tanpa memakai sandal ataupun sepatu, suatu kebiasaan yang memang masih kurang baik yang dilakukannya karena masih sering meninggalkan sandal ataupun sepatunya di dalam kendaraan.
Akibatnya, mungkin bisa saja mendekati sehingga menginjak kotoran-kotoran di jalanan ataupun lainnya. Akhirnya, kami minta dia untuk masuk kembali ke rumah untuk mencuci kaki terlebih dahulu sebelum ke luar rumah serta memakai sandal yang lain yang ada.
Bagaimana dengan Saudara juga yang menjadi orangtua? Kira-kira inginkah kaki anak kita menginjak kotoran atau benda-benda tajam seperti serpihan beling maupun paku? Tentu kita ingin supaya dia memakai sandal ataupun sepatu dan alas kaki lainnya saat keluar dari rumah, bukan?
Terkait kehidupan rohani, demikian juga Allah Bapa kita tidak ingin anak-anak-Nya dekat-dekat dengan apa yang dapat membuat kita menjauh dari Dia, melakukan apa yang jahat, tidak menjaga hati dan hidupnya, dan jatuh dalam dosa.
Firman Tuhan juga pernah mengingatkan, supaya kita menjauhi --bahkan segala, SEGALA! jenis-- kejahatan.
1 Tesalonika 5:22, "Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan."
Jangan terlibat dalam kejahatan apa pun. (TSI)
Tetapi yang jahat harus dijauhi. (BSD)
Sayangnya, alih-alih membuat diri kita dekat Tuhan, banyak orang yang mungkin dengan sengaja malah membuat dirinya dekat dengan apa pun yang dapat menjauhkan mereka dari Allah, tidak menjaga hati serta hidup supaya tetap benar di pandangan-Nya.
Jangan sampai --seperti yang sering kali Pdt. Niko Njotorahardjo wanti-wanti ataupun beliau tidak ingin juga mengalaminya yaitu-- tidak dapat lagi merasakan kehadiran Tuhan, entah karena hal apa pun yang membuat kita tidak lagi dapat merasakan maupun mengalami hadirat-Nya, lawatan, serta jamahan Allah dalam hidup kita setiap hari.
Catatan sederhana dari Full Life mengingatkan, Allah berjanji untuk mendekati semua orang yang berbalik dari dosa, menguduskan hati, dan berseru kepada-Nya dalam pertobatan yang sungguh. Mendekatnya Allah akan mendatangkan kehadiran, kasih karunia, berkat, dan kasih-Nya.
Jadi, apa saja yang masih membuat kita menjauh dari Dia hari-hari ini?
Yakobus 4:8 (FAYH), "Dan apabila Saudara mendekati Allah, maka Allah akan mendekati Saudara. Basuhlah tangan Saudara, hai orang berdosa, penuhilah hati Saudara hanya dengan Allah saja untuk menjadikannya bersih dan setia kepada-Nya."
Come close to God and He will come close to you. [Recognize that you are] sinners, get your soiled hands clean; [realize that you have been disloyal] wavering individuals with divided interests, and purify your hearts [of your spiritual adultery]. (AMP)
Come near spiritually to God, and as a result he will come near to you. You who are sinners, stop doing what is wrong and do only what is good. You who cannot decide whether you will …commit yourselves to God/obey God completely, stop thinking wrong thoughts, and think only pure thoughts. (DEIBLER)
~ FG