Perhitungan kalendar dibagi menjadi dua yaitu perputaran matahari (solar/gregorian calendar) dan bulan (lunar calendar), keduanya merupakan alat untuk menghitung konsep waktu. Waktu berbicara tentang update. Di tahun-tahun ini kita harus mempersiapkan diri, dimana yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Keadaan yang cepat membutuhkan keputusan yang tepat. Tuhan sudah memberi tahu akan apa yang terjadi (Yoh. 16:13). Konsep dasar dari perayaan tahun baru adalah selalu menutup lembar yang lama dan membuka lembar yang baru. Pada saat melangkah masuk di tahun baru & dimensi baru, perkenanan Tuhan menuntun kita melewati segala keterbatasan kita, menolong kita bangkit lebih tinggi diatas kelemahan, sehingga hidup kita menjadi tanda mujizat. Tolok ukur dalam kehidupan kita adalah kita menggenapi firman Tuhan dalam hidup.
Ayat emas tahun dimensi yang baru : "Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar." (2 Kor. 3:18), "TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya."(Ula. 28:13-14)
Pergantian tahun berarti :
1. Harus update
Up to date = memperbaharui secara terus menerus. Sudahkah hidup kita senantiasa up to date? (diperbaharui dengan Firman Tuhan)
"dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;" (Kol. 3:10). Jalani progres, cintai proses, jauhi protes.
2. Upgrade
Upgrade tidak akan terjadi kalau kita tidak update terlebih dahulu. Upgrade sifatnya berkala
Imlek adalah hari raya budaya, bukan hari raya keagamaan. Diperingati sebagai tanda berbagi menyambut festival musim semi, yang dalam bahasa Mandarin disebut "Chunjie"; dengan sukacita mengakhiri musim dingin dan dengan semangat kebersaaman bersiap untuk musim menabur, atas kesadaran penuh bahwa hanya lewat menaburlah tuaian datang.
Kepala Kajian dan Riset Asosiasi Peranakan Tionghia Indonesia (Aspertina) Aji Bromokusumo menyebut karena Indonesia tidak memiliki 4 musim maka kata "Imlek" lahir melalui proses serapan penduduk Nusantara terhadap istilah Hokkian "yin li" artinya lunar calendar yang dihitung berdasarkan peredaran bulan.
Sincia diserap dari dialek Hokkian "xin zheng" yang dibaca "sin ceng" sebagai singkatan "xin zheng yue" yang berarti "bulan pertama yang baru".
- Di Indonesia pengakuan resmi Libur Nasional pada hari raya ini terjadi pada masa pemerintah Alm. Presiden Abdurrahman Wahid (GUS DUR) tanggal 17 Jan 2000 melalui IP- Instruksi Presiden no 6/2000
- Tujuannya mangabadikan budaya bangsa dengan semangat keberagaman, sama halnya seperti perayaan di Amerika (Colonial Pilgrims Kamis keempat November = THANKSGIVING 1621-1941) yang awalnya adalah budaya PETANI atas ungkapan syukur MASA PANEN / HARVEST dengan menyediakan makanan hasil panen sayur, buah dan hasil ternak.
- Intinya bersyukur atas atas yang telah dilalui dan berharap lebih baik untuk tahun kedepan, jadi diisi dengan perayaan saling memberi / berbagi. PERSEMBAHAN SULUNG
"Karena lihatlah, musim dingin telah lewat, hujan telah berhenti dan sudah lalu. Di ladang telah nampak bunga-bunga, tibalah musim memangkas; bunyi tekukur terdengar di tanah kita." (Kid. 2:11-12). "Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam." (Kej. 8:22) Apa yang harus kita pangkas supaya kita mendapat dimensi yang baru dalam hal berkat? Kita harus memangkas keinginan daging (1 Yoh 2:16)
Untuk menjadi bahagia dalam hidup, kita wajib mempelajari perbedaan antara apa yang kita inginkan dan butuhkan. Dimana letak perbedaan antara keinginan dan kebutuhan tergantung pada penguasaan diri.
Perbedaan keinginan (wants) dan kebutuhan (needs) :
Keinginan : yang bila tidak dipenuhi tidak berpengaruh pada keberlangsungan hidup (azas kepuasan, untuk dikendalikan, demi hak)
Kebutuhan : hal-hal yang sifatnya wajib dipenuhi untuk keberlangsungan hidup (azas manfaat, untuk dipenuhi, demi kewajiban)
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." (Ibr. 13:5)
Dimensi BERBAGI sangat tergantung pada KAPASITAS MENGELOLA BERKAT TUHAN. Hidup adalah pilihan apakah kita berinvestasi pada keinginan dunia atau kekekalan? (Mat 6:19-21)
Prinsip menuai tergantung taburannya. Jangan menilai setiap harimu dengan panen yang kau tuai namun dengan benih yang kau tanam.
"Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya." (Ams. 3:9-10)
Saat Tuhan memberkati keuanganmu, hal itu bukan untuk menaikan standart hidupmu. Namun naikkan standart MEMBERImu!
"Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu." (Luk. 6:38)
Jika engkau merindukan PENUAIAN SIGNIFIKAN yang belum pernah engkau ALAMI sebelumnya, maka MENABURLAH SIGNIFIKAN seperti belum pernah engkau LAKUKAN sebelumnya
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



