Bagaimana caranya supaya roh kita tidak padam ? Walaupun kita sebagai manusia kadang naik turun keadaan roh, jiwa, dan tubuh namun Tuhan mau kita tetap memiliki kesehatan rohahani. Untuk itu kita harus memiliki rasa lapar dan haus akan Tuhan.
Bagaimana supaya roh kita tidak padam dan memilki rasa lapar dan haus akan Tuhan ?
Mazmur 63 : 1 - 2 Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda. Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair.
Mazmur 63 ini adalah isi hati Daud saat di padang gurun Yehuda (Yehuda; "pujian"). Di tengah-tengan keadaan yang sulit Daud datang kepada Tuhan dalam doa dan permohonan. Sekalipun di tengah padang gurun yang panas terik dan kering, namun Daud mementingkan roh dan jiwanya untuk mendapatkan makanan dari Tuhan.
Lapar dan haus adalah kebutuhan manusia. Hanya orang yang dalam keadaan sakit yang tidak memiliki rasa lapar dan haus.
Kalau kita tidak lapar dan haus dalam waktu yang lama tubuh jasmani dan rohani kita akan mengalami :
1. Berat tubuh kita menjadi turun drastis. Kapasitas rohani, kemuliaan dan pengurapan Tuhan akan menurun.
2. Lemah, tidak punya energi yang cukup. Tidak berenergi dan tidak bersemangat akan Tuhan.
3. Kehilangan kemauan dan kemampuan untuk berproduksi. Pelayanan mulai mengering dan tidak efektif, tidak berbuah, COOL menjadi tidak bertumbuh, tidak ada semangat untuk memenangkan jiwa.
4. Suhu tubuh menurun atau mudah kedinginan. Kerohanian kita menjadi "dingin", padahal Tuhan minta kita "panas".
5. Daya tahan tubuh menurun. Tidak lagi punya pertahanan, mudah sekali tergoda dan mudah tersinggung.
6. Otak mulai sakit. Mulai kehilangan akal sehat, impian dan visi. Mulai fokus pada hal yang salah. Yang benar menjadi salah, yang salah menjadi benar. Mulai berjalan dari kesalahan yang satu ke kesalahan yang lain.
7. Jantung menjadi lemah, tekanan darah jadi turun, sampai pada kematian. Cinta kepada Tuhan mulai menurun, tidak ada lagi perasaan kepada Tuhan, dan akhirnya rohani kita benar-benar mati.
Bagaimana mengembangkan rasa lapar dan haus akan TUHAN :
1. Berada di dalam lingkungan rohani yang benar. Berkumpul dengan orang-orang yang memiliki rohani yang kuat. Masuk ke COOL, GBA dan acara-acara rohani yang membangkitkan roh kita.
2. Tunjukkan penghargaan dan penghormatan kita pada Tuhan atau hal-hal rohani. Memiliki kerinduan untuk selalu dekat kepada Tuhan dan menghormati Dia dengan cara memuliakan-Nya dalam segala hal.
Matius 5 : 6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Rangkuman Pdt. Robertus Purwadi, SE S.Pd :
Hari ini kita belajar bagaimana memiliki rasa lapar dan haus akan Tuhan dengan cara memberi asupan makanan roh, jiwa dan tubuh kita.
Manusia terdiri dari roh, jiwa, dan tubuh, dimana ketiganya harus mendapatkan makanan yang seimbang. Namun, tidak sedikit diantara manusia yang hanya memikirkan urusan tubuhnya saja, dengan cara memberi makan dan minum secara berlebihan kepada tubuh dan jiwanya. Mereka lupa bahwa roh perlu juga mendapatkan manakan. Manusia golongan ini berani bayar harga berapapun untuk memuaskan tubuh dan jiwanya; namun ironisnya mereka tidak berani bayar harga untuk kebutuhan rohaninya. Tuhan mau kita memperhatikan hal yang rohani melebihi yang jasmani.
Dengan cara bagaimana memberi makanan roh, jiwa dan tubuh kita ? Masuklah di kawasan yang membuat rohani Saudara menjadi kenyang dan sehat, yaitu: Doa Fajar, Menara Doa, COOL, GBA, dan yang lainnya.
Pesan firman Tuhan hari ini untuk memenuhi kebutuhan rohani kita, milikilah rasa lapar dan haus akan Tuhan, supaya pesan
Rasul Paulus dalam 1 Tessalonika 5 : 23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Kolekte
BCA Cab. Menara Ancol
ac 635.100.0101
an. GBI PRJ
Perpuluhan
BCA Cab. Menara Ancol
ac. 635.100.0101
an. GBI PRJ
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.371.7878
an. GBI PRJ
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.327.7878
an. GBI PRJ
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.316.7878
an. GBI PRJ
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.2999.111
an. GBI PRJ Pluit
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.9777.133
an. GBI PRJ Pluit
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.8777.122
an. GBI PRJ Pluit
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.322.2020
an. GBI PRJ Mandarin Service
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.522.3030
an. GBI PRJ Mandarin Service
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.777.7171
an. GBI House Of Christ Revival
Pembangunan
BCA Cab Thamrin
ac. 206.977.7575
an. GBI House Of Christ Revival
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.577.7272
an. GBI House Of Christ Revival
Kolekte
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Perpuluhan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.331.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Buah Sulung
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.378.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Pembangunan
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.353.0077
an. GBI Alam Sutera Mall
Diakonia
BCA Cab. Thamrin
ac. 206.356.7779
an. GBI Alam Sutera Mall
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.384.8484
an. GBI Intercon
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.3800
an. GBI Intercon
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.5900
an. GBI Intercon
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.011.4300
an. GBI Intercon
Kolekte
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Perpuluhan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.377.7111
an. GBI St Moritz
Buah Sulung
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Pembangunan
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.030.7001
an. GBI St Moritz
Diakonia
BCA Cab.Thamrin
ac. 206.013.9400
an. GBI St Moritz



