GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

WHISPER OF HOPE (BISIKAN PENGHARAPAN)

Pdt. Stevannus Yordan, S.E., M.Th. · Minggu, 01 Desember 2024

Ibadah Raya 1 - 2 (Onsite)
Minggu, 01 Desember 2024
Pk. 07:00 - 09:00 WIB
Lukas 4 : 27
PDF Rangkuman “WHISPER OF HOPE (BISIKAN PENGHARAPAN)” Pdt. Stevannus Yordan, S.E., M.Th. · Minggu, 01 Desember 2024 Unduh PDF

Manusia masih bisa hidup selama 40 hari tanpa makanan, bisa hidup selama 30 hari tanpa makanan dan minuman, tetapi tidak bisa hidup sedetikpun tanpa harapan. Jıka kita tidak memiliki harapan, maka akan ada bahaya di depan kita yang akan terjadi. Seringkali harapan bukan sesuatu yang besar bahkan datang bukan dari seseorang yang terkenal. Tetapi harapan bisa datang melalui sebuah bisikan yang Tuhan ijinkan untuk kita dengar.

Tuhan ingin mengingatkan bahwa perubahan tidak terjadi hanya karena banyak orang hebat di sekitar kita. Tetapi perubahan bisa terjadi bahkan dari hal-hal kecil ataupun seorang yang mungkin saja tidak diperhitungkan oleh orang-orang. Bisikan harapan, jika diresponi dengan benar, maka akan membawa perubahan dan mujizat.

Lukas 4 : 27
Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu.

Orang Israel adalah orang-orang pertama yang harusnya menerima mujizat. Tetapi kenyataanya, tidak ada satupun dari mereka yang ditahirkan kecuali Naaman. 

Kenapa harus Naaman?
Pencapaian demi pencapaian di terima oleh Naaman. Tetapi, dibalik kehebatan dan kemegahan baju perangnya, di dalamnya ada kelemahan yang menggerogoti Naaman dan tinggal menghitung waktu pasti meninggal karena kustanya. Kusta adalah penyakit yang belum ada obatnya dan hanya hitungan hari bisa membuat penderitanya mati.  

2 Raja-Raja 5 : 1 - 3
Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta. Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman. Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya."

Ketika Naaman berada di rumah, Naaman melepaskan semua yang ada padanya. Bajunya, jabatannya dan hanya kusta yang tertinggal padanya. Mungkin kita  sedang berada di dalam keadaan seperti Naaman Kita bisa terlihat hebat di depan orang lain, tetapi di dalam diri kita ada beban yang luar biasa berat di pundak kita. 

Harapan Naaman akan kesembuhannya semakin menipis. Tetapi di tengah perasaan itu, Tuhan ijinkan sebuah bisikan datang kepada Istri Naaman. Bisikan yang datang dari seorang pelayanan. Respon Naaman saat mendengar bisikan pengharapan menentukan mujizatnya.  Inilah respon Naaman dalam menerima mujizat Tuhan. 

1.    MENGHADAP TUHAN. 
Menghadap Tuhan dalam bahasa Ibrani – Paniym (Panah), dicatat dalam bentuk jamak. Mungkin ketika kita menghadap Tuhan, tidak ada mujizat yang terjadi. Jangan berkecil hati, jangan menyerah. Tetaplah datang kepada Tuhan dan mencari Tuhan. Mungkin tidak hari ini atau besok, tetapi janji Tuhan pasti terjadi. Jangan berhenti mencari Tuhan.

2 Raja-Raja 5 : 3
Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: "Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya."

2.    MEMBAWA PERSEMBAHAN. 
Mari kita koreksi kembali hati kita; seberapa beranikah kita untuk mempersembahkan semua yang ada pada kita kepada Tuhan?. Persembahan kepada Tuhan bukan hanya tentang materi, tetapi dengan tubuh kita, jiwa dan hati yang hancur. Persembahan yang mahal adalah persembahan yang sulit dilepaskan.

2 Raja-Raja 5 : 5
Maka jawab raja Aram: "Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel." Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian.

3.    TIDAK HIDUP DARI PRASANGKA. 
Naaman hampir kehilangan mujizatnya, karena berprasangka. Tuhan mau agar kita tidak dapat hidup dari sebuah prasangka. Ketika kita datang kepada Tuhan, biarlah itu karena kita mengasihi Tuhan. Datang kepada Tuhan tanpa ada tujuan lain, bukan karena supaya doa kita terjawab. Fokus kepada iman kita kepada Tuhan. Naaman hampir kehilangan mujizatnya, karena berprasangka. 

2 Raja-Raja 5 : 11 
Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata:" Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang keluar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!

4.    MERENDAHKAN HATI DAN TAAT. 
Terkadang kita taat tapi tidak sampai selesai. Mengikut Tuhan memang tidaklah mudah, tetapi seorang yang hidup taat sampai akhir pasti akan  menerima mujizat.

2 Raja-Raja 5 : 14 
Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.

TUHAN YESUS MEMBERKATI

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL