Mau atau tidak mau, sadar ataupun tidak sadar, kita harus percayalah bahwa saat-saat ini merupakan akhir zaman. Bahkan, Tuhan Yesus sendiri telah memperingatkan hal itu melalui firman-Nya, dengan beberapa tanda, salah satunya ialah munculnya ajaran-ajaran yang menyesatkan dan nabi-nabi yang palsu.
Matius 24 : 11
Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
Tanda-tanda akhir zaman sudah ada di depan mata. Karena itu, kita harus waspada dan menolak pengajaran yang palsu, termasuk para nabi palsunya.
Sebenarnya, mengapa sampai bisa masuk ajaran-ajaran dan nabi-nabi palsu di tengah orang-orang Kristen ? Hal itu terjadi karena :
• Kurangnya kepekaan rohani atau mendengar suara Tuhan.
• Ketidakmampuan untuk menguji roh-roh (1 Yohanes 4 : 1).
• Ajaran-ajaran yang tidak Alkitabiah secara tidak kentara menyusup masuk ke dalam gereja.
• Alkitab mengungkapkan bahwa kepalsuan (ilalang) hadir berdampingan dengan kebenaran (gandum).
Kekristenan palsu yang sudah ada, dan yang akan menyatakan diri melalui enam hal berikut ini :
1. Orang Kristen palsu dan pengajar-pengajar palsu
2 Korintus 11 : 26
Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara.
2. Injil yang palsu
Galatia 1 : 8
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
3. Tanda-tanda ataupun mujizat-mujizat yang palsu
Matius 24 : 24
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
4. Kebenaran yang palsu
Roma 10 : 3
Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.
5. Gereja yang palsu
Wahyu 2 : 9
Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu namun engkau kaya dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian : sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.
6. “Kristus” palsu
2 Tesalonika 2 : 8 - 10
Pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
Mengenali ciri-ciri kekristenan palsu :
• Iblis selalu berusaha menyebarkan kebohongan dan kepalsuan dengan tujuan supaya dialah yang disembah, bukan Allah Sang Pencipta.
• Ajaran-ajaran yang menipu, memutarbalikkan kebenaran firman Allah.
• Mendewakan manusia, yaitu ingin menurunkan Allah dari takhta-Nya.
• Menyangkal keberadaan dosa, padahal Iblis adalah inti dosa.
Praktik-praktik kekristenan palsu berhubungan dengan misalnya :
• Kebatinan
• Mistik
• Okultisme atau penyembahan terhadap berhala
• Kepercayaan-kepercayaan Timur : Konfusianisme, Taoisme, Shinto, dan lain-lain
Bersyukur karena kita memiliki kebenaran yang memerdekakan.
Yohanes 8 : 31 - 32
Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.
Bersyukurlah juga karena gereja kita, GBI PRJ Group (CK7) menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para pengerja dan jemaat untuk memperkuat iman dalam pengenalan akan Allah melalui firman-Nya, seperti KOM (Kehidupan Orientasi Melayani), Bible Study Online CK7, GBA (Gemar Baca Alkitab), dan masih banyak lagi lainnya.
Dengan demikian, kita dapat terus diperlengkapi dengan kebenaran firman Tuhan yang sejati, serta senantiasa sigap mewaspadai dan menolak ajaran-ajaran yang palsu yang menyesatkan.
Tuhan Yesus Memberkati