GBI PRJ (CK7)
GBI PRJ (CK7)Praise Revival for Jesus
Giving

UNDEFEATED

Pdp. Hartono · Kamis, 04 Desember 2025

Doa Fajar
Kamis, 04 Desember 2025
Pk. 04:40 WIB
PDF Rangkuman “UNDEFEATED” Pdp. Hartono · Kamis, 04 Desember 2025 Unduh PDF

Kita sebagai umat Allah yang tak terkalahkan bukan berarti kita tidak pernah gagal atau hidup tanpa masalah. Bukan juga berarti kita menjadi superhero rohani. Maksudnya jauh lebih dalam dan bersifat rohani, bahwa kita tak terkalahkan karena identitas kita ada di dalam Kristus. Kita belajar dari kisah Yonatan, anak raja Saul yang mengandalkan Tuhan dalam peperangan, sehingga menghasilkan kemenangan.        
1. Minta pertanda Tuhan dalam hidup

1 Samuel 14 : 1, 6 - 7, & 10
Pada suatu hari Yonatan bin Saul berkata kepada bujang pembawa senjatanya : Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang Filistin yang di sebelah sana. Tetapi tidak diberitahukannya hal itu kepada ayahnya. Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu : Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang. Lalu jawab pembawa senjatanya itu kepadanya : Lakukanlah niat hatimu itu; sungguh, aku sepakat. Tetapi apabila kata mereka begini : Naiklah ke mari, maka kita akan naik, sebab kalau demikian TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan kita. Itulah tandanya bagi kita.

• Miliki iman (ay. 6)
• Miliki sahabat rohani (ay. 7)
• Peka membaca tanda Tuhan (ay. 10)

2. Berkat kemenangan dari Tuhan, tetaplah rendah hati

1 Samuel 14 : 11 - 12, & 15
Ketika mereka keduanya memperlihatkan diri kepada pasukan pengawal orang Filistin, berkatalah orang Filistin itu : Lihat, orang-orang Ibrani keluar dari lobang-lobang tempat mereka bersembunyi. Orang-orang dari pasukan pengawal itu berseru kepada Yonatan dan pembawa senjatanya, katanya : Naiklah ke mari, maka kami akan menghajar kamu. Lalu kata Yonatan kepada pembawa senjatanya : Naiklah mengikuti aku, sebab TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Israel. Lalu timbullah kegentaran di perkemahan, di padang dan di antara seluruh rakyat. Juga pasukan pengawal dan penjarah-penjarah itu gentar, dan bumi gemetar, sehingga menjadi kegentaran yang dari Allah.

• Tetap kuat saat dibully atau direndahkan (ay. 11)

• Kemenangan Tuhan adalah hak anak Tuhan (ay. 12)

• Kesaksian : memuliakan Tuhan; Menyaksikan : rendah hati; Mendengarkan: besar hati (ay. 15)

3. Kalau Tuhan beserta kita, siapa lawan kita ?

1 Samuel 14 : 20 - 21 & 23
Kemudian berkumpullah Saul dan seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia itu; dan ketika mereka sampai ke tempat pertempuran, tampaklah setiap orang menikam temannya dengan pedang, suatu huru-hara yang sangat besar. Lagipula orang-orang Ibrani yang telah lama tinggal pada orang Filistin dan yang telah ikut maju dalam tentara mereka, mereka juga berbalik untuk bergabung dengan orang-orang Israel yang ada bersama-sama dengan Saul dan Yonatan. Demikianlah TUHAN menyelamatkan orang Israel pada hari itu. Pertempuran itu meluas sampai lewat Bet-Awen.

• Jadi anak Tuhan dalam kasih dan karunia (ay. 20)

• Selalu waspada (ay. 21) - Matius 10 : 16

• Jehova Jireh - Allah yang menyediakan (ay. 23) - Matius 6 : 9 - 13

4. Perkataan bahwa kita memiliki kuasa

1 Samuel 14 : 24, 27, & 30
Ketika orang-orang Israel terdesak pada hari itu, Saul menyuruh rakyat mengucapkan kutuk, katanya : Terkutuklah orang yang memakan sesuatu sebelum matahari terbenam dan sebelum aku membalas dendam terhadap musuhku. Sebab itu tidak ada seorangpun dari rakyat yang memakan sesuatu. Tetapi Yonatan tidak mendengar, bahwa ayahnya telah menyuruh rakyat bersumpah. Ia mengulurkan tongkat yang ada di tangannya dan mencelupkan ujungnya ke dalam sarang madu; kemudian ia mencedoknya ke mulutnya dengan tangan, lalu matanya menjadi terang lagi. Apalagi, jika sekiranya rakyat pada hari ini boleh makan dengan bebas dari jarahan musuhnya, yang telah didapatnya! Tetapi sekarang tidaklah besar kekalahan di antara orang Filistin.

• Ucapkan berkat dengan lidah kita (ay. 24)

• Tuhan itu hakim yang bijak (ay. 27)

• Hidup dinamis dalam koridor kebenaran atau dewasa rohani (ay. 30)             

UNDEFEATED : GOD

1 Samuel 14 : 47 - 52
Setelah Saul mendapat jabatan raja atas Israel, maka berperanglah ia ke segala penjuru melawan segala musuhnya: melawan Moab, bani Amon, Edom, raja-raja negeri Zoba dan orang Filistin. Dan ke manapun ia pergi, ia selalu mendapat kemenangan. Ia melakukan perbuatan-perbuatan yang gagah perkasa, memukul kalah orang Amalek, dan melepaskan Israel dari tangan orang-orang yang merampasi mereka. Anak-anak lelaki Saul ialah Yonatan, Yiswi dan Malkisua. Nama kedua anaknya yang perempuan: yang tertua bernama Merab, yang termuda bernama Mikhal. Isteri Saul bernama Ahinoam, anak Ahimaas. Panglima tentaranya bernama Abner, anak Ner, paman Saul. Kish, ayah Saul, dan Ner, ayah Abner, adalah anak-anak Abiel. Hebat peperangan melawan orang Filistin selama zaman Saul. Dan semua pahlawan dan orang gagah perkasa, yang dilihat Saul, dikumpulkannya kepadanya.


UNDEFEATED
1. Minta pertanda dalam pengambilan keputusan (damai sejahtera)

2. Tetaplah rendah hati (berkat kemenangan : anugerah Tuhan)

3. Hargai gambar diri Anda : Anda berharga di mata Tuhan dan dunia

4. Hati hati dengan perkataan : ada kuasa dalam perkataan kita

5. Jika doa belum dijawab Tuhan : pemberesan hati dan hidup

6. Berhikmat dalam pengambilan keputusan

Tuhan Yesus Memberkati

No. Rekening Persembahan CK7

Mobile Apps

Semua kebutuhan ibadah GBI PRJ (CK7) dalam satu aplikasi — gratis untuk iOS dan Android.

  • Rangkuman KhotbahBaca ulang firman setiap ibadah
  • Renungan HarianDoa Fajar & renungan setiap pagi
  • Jadwal IbadahSemua cabang CK7 & event
  • PersembahanMemberi dengan mudah & aman
Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Beranda Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Khotbah Aplikasi GBI PRJ (CK7) — Alkitab Aplikasi GBI PRJ (CK7) — COOL