Para murid baru saja menerima pelajaran yang keras dari Yesus, yaitu mengakui Yesus sebagai Mesias berarti siap menerima konsekuensi menderita demi Dia. Maka para murid memerlukan penguatan. Peristiwa Yesus dimuliakan bukan hanya penting untuk meneguhkan misi-Nya, tapi juga untuk membuka mata rohani murid-murid bahwa Yesus memang Mesias yang dipilih Allah.
Matius 17 : 1 - 4
Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. Kata Petrus kepada Yesus : Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.
Peristiwa Transfigurasi
Transfigurasi adalah satu-satunya peristiwa di mana Yesus menampilkan kemuliaan-Nya di atas gunung, bersama dengan Musa dan Elia. Peristiwa ini dijelaskan dengan saksama dalam Injil Sinoptik (Matius, Markus, dan Lukas), juga disebutkan dalam Surat Petrus yang kedua (2 Petrus 1 : 16 -
21)
Tiga Tokoh :
1. Musa, tokoh Perjanjian Lama yang memperkenalkan Hukum Tuhan (Taurat) yang tertulis. Pengajar Israel. Musa mati di gunung Nebo, Tuhan sendiri yang menguburnya.
2. Elia, yang salah satu pekerjaannya adalah memalingkan orang-orang Israel kepada pertobatan yang sejati untuk menyembah Allah yang benar. Nabi Israel. Elia terangkat ke sorga, tidak mengalami kematian tubuh.
3. Yesus Kristus, Juruselamat yang akan menggenapi seluruh nubuat para nabi di Perjanjian Lama. Yesus mati di kayu salib, tiga hari kemudian bangkit, lalu naik ke sorga
Tiga Saksi :
Tuhan Yesus mengajak ketiga orang murid-Nya untuk menjadi saksi, yaitu Petrus, Yakobus, dan Yohanes naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di tempat itu Tuhan Yesus berubah menjadi bercahaya, dan bertemu dengan Musa dan Elia.
Makna Transfigurasi :
· Pada waktu Yesus Kristus mengalami transfigurasi, Musa dan Elia juga muncul dengan kemuliaan. Telah dinubuatkan bahwa Allah akan membangkitkan seorang nabi seperti Musa, dan janji itu tergenap dalam diri Kristus (Ulangan 18 : 15 - 19; Kisah Para Rasul 3 : 19 - 23).
· Dinubuatkan pula bahwa Allah akan mengutus nabi Elia, yang salah satu pekerjaannya adalah membuat orang Israel bertobat dan menyembah Allah yang benar. Nubuat tentang Elia ini digenapi oleh kedatangan Yohanes Pembaptis.
· Yesus memenuhi segala tuntutan dari Hukum Taurat dan nubuat para nabi yang tidak terhitung jumlahnya di Perjanjian Lama.
Usul Petrus :
Kesukaan dan kepuasan besar para murid ketika memandang kemuliaan Kristus. Petrus, berbicara mewakili murid-murid yang lain, "Kata Petrus kepada Yesus : Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia. (Matius 17 : 4).
Sementara Petrus berbicara, suatu awan tampaknya seperti di kemah pertemuan di padang belantara, melambangkan kehadiran Allah di gunung tempat terjadinya transfigurasi tersebut. Dari awan itu keluarlah suara Allah, yang mengatakan, "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia" (Lukas 9 : 35).
Take Home Message :
1. Transfigurasi memperkuat iman kita bahwa di dalam Yesus tersedia kemuliaan, kejayaan dan kemenangan.
2. Era hukum Taurat dan era dispensasi kenabian sudah berlalu. Sekarang Era Kasih karunia Yesus Kristus.
3. Bahkan Yesus pun tidak dibebaskan dari penderitaan. Artinya, tidak ada kebahagiaan, kemenangan, keberhasilan, tanpa kesabaran memikul salib.
4. Yesus harus menjadi pusat kehidupan kita.
Tuhan Yesus Memberkati