Roh Kudus bekerja secara nyata dalam kehidupan setiap kita, dan memimpin kita setiap hari.
Saat Roh Kudus bekerja dalam kita, sering kali kita menyangka akan ada manifestasi yang spektakuler dan gerakan-gerakan secara nyata.
Tetapi, kapan terakhir kali kita menyadari saat Roh Kudus memimpin kita, saat Roh Kudus penuh di dalam kita, dan di mana Roh Kudus dalam keseharian hidup kita?
Bagaimana pada saat kita mengalami kelelahan dalam hidup, atau misalnya pada saat kita mengalami beban keluarga yang berat yang harus kita tanggung? Apakah kita masih menyadari dan memerlukan keberadaan dan kehadiran-Nya?
Saat kita mulai mempertanyakan iman kita di hadapan Tuhan dan saat kita mempertanyakan di manakah Tuhan, apakah menurut kita Roh Kudus tidak hadir? Sesungguhnya, Dia tetap ada dan hadir, dan mungkin kita yang tidak menyadari kehadiran Nya.
Mari kita belajar dari kisah nabi Nuh yang mendapat kasih karunia di mata Tuhan, dan bagaimana Roh Kudus bisa hadir terlebih dulu dalam hidup nabi Nuh yang sangat dipimpin Tuhan, dan bagaimana saat nabi Nuh sendirian “melawan” seisi dunia.
Nabi Nuh diberikan identitas seorang yang benar dan tidak bercela di hadapan Tuhan, hidup bergaul dengan Tuhan. Nuh diberikan kasih karunia Tuhan dan dimampukan dan dibenarkan di hadapan Tuhan sehingga dapat hidup benar di hadapan-Nya.
Ketika kasih karunia datang, kita dilayakkan dan mendapatkan identitas yang baru, kita layak melakukan segala sesuatu bersama Dia, dan bagi Dia.
Roh Kudus sudah ada di dalam setiap kita.
Tidak ada satu perbuatan baik apa pun yang sesungguhnya bisa membuat Roh Kudus tinggal bagi kita selain semua hanya karena kasih karunia Tuhan, dan tidak ada satu pun kegagalan yang bisa membuat Roh Kudus pergi, jadi jangan sampai kita menjadi tertuduh oleh intimidasi oleh si jahat.
Yohanes 14:26
Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Ketika hidup kita sudah diselamatkan, ketika kita sudah menerima kasih karunia Tuhan, hidup kita masih belum sempurna karena masih ada sebuah proses yang harus kita jalani dan Tuhan tidak menunggu kita beres dulu dalam setiap aspek hidup kita, justru Dia datang di saat kita hancur dan terpuruk.
Dia telah mengasihi kita tanpa syarat karena Allah adalah kasih. Sekalipun kita mengalami kegagalan demi kegagalan, jangan kuatir, Tuhan sudah menyediakan rancangan-Nya yang terbaik yang penuh dengan harapan.
Roh Kudus bekerja lewat kebenaran firman-Nya setiap hari. Dia yang mengingatkan kita melalui kebenaran firman setiap hari tentang siapa kita yang sesungguhnya di hadapan Tuhan.
Bagaiamana rasanya ketika Roh Kudus bener-benar bekerja di dalam kita?
Jangan salah menaruh perhatian, berikanlah perhatian kita kepada Roh Tuhan, Dia adalah Pribadi yang tinggal di dalam setiap kita dan kita memiliki akses jalan masuk untuk berkomunikasi bersama Yesus. Ketika kita kuatir dan lemah, Dia yang mengingatkan kita siapa kita di hadapan-Nya, menguatkan, menghibur, serta menolong kita.
Matius 11:28-30
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.
Percaya kepada Tuhan Dia, mau memulihkan kita, memberikan kita kekuatan yang baru.
Jangan mengandalkan kekuatan kita sendiri karena kita akan capek sendiri dan kelelahan.
Mari saat ini kita datang lagi kepada kasih yang tanpa sayarat yang tidak pernah memaksa.
Tuhan Yesus Memberkati