Bagimana Anda dibangun hari ini, akan menentukan masa depan Anda. Jika kita ijinkan Tuhan yang mengatur, menuntun hidup kita hari ini, maka Tuhan juga yang akan menyertai sertan memberkati generasi berikutnya.
Tiga hakekat kuasa untuk hidup sebagai orang percaya :
1. Intimacy (keintiman)
Setiap pribadi yang telah dilahirbarukan di dalam Kristus Yesus, diselamatkan, juga telah diperdamaikan dengan Bapa sehingga memiliki hubungan dalam persekutuan kasih yang indah, damai dan sejahtera. Kita menjadi satu keluarga dalam Allah melalui karya Agung Kristus Yesus. Intimacy is a love relationship (keintiman adalah hubungan kasih).
Yohanes 17 : 26
Dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.
His Love is strong (kasih-Nya kuat). Kita bisa mengalami jatuh cinta dalam cinta kasih sejati dikarenakan kuasa kasih Allah yang telah menerima dan menguasai hati kita. Keintiman dalam hubungan dengan Allah didasarkan pada kasih-Nya yang kekal dan tidak berubah dan tidak dipengaruhi oleh keadaan apa pun di sekitar kita. Bahkan kasih-Nya yang kuat sanggup mengubah hidup yang telah rusak, memulihkan hati yang hancur dan menerima kita apa adanya.
1 Yohanes 4 : 19
Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
Dalam hubungan dan persekutuan yang intim dengan Tuhan, maka kita akan semakin peka mendengar suara Tuhan, bertumbuh semakin kuat di dalam Dia.
Yohanes 10 : 27
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.
2. God's Word (Firman Tuhan)
God's Word brings wisdom (Firman Tuhan membawa hikmat)
Matius 7 : 25 - 26
Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
God' word shapes perspective (Firman Tuhan membentuk perspektif). Firman Tuhan membentuk karakter yang baru dalam hidup orang percaya; memiliki pikiran dan perasaan Kristus, hidup dalam kehendak Allah.
Roma 12 : 2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah : apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Kita sedang hidup di jaman dengan masalah sosial, platform yang menghubungkan kita dan juga mengendalikan kita (media dan teknologi). Jika daya tarik terhadap media sosial dan teknologi lebih kuat dari pada firman Tuhan, maka hal ini akan mengubah persfektif kita terhadap dunia, moral, pekerjaan dan panggilan Tuhan.
What you think about today ? … determines who you become tomorrow (apa yang Anda pikirkan hari ini ? Menentukan siapa Anda besok). Apa dan siapa yang mempengaruhi anak-anak kita, generasi muda masa depan ?
3. Faith (Iman)
Yosua 6 : 2
Berfirmanlah Tuhan kepada Yosua : Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa.
Faith feeds destiny. Iman menuntun setiap kita kepada tujuan ilahi. Iman tumbuh dari pendengaran akan Firman Tuhan yang merupakan sumber kehidupan kita, renungkan Firman dan lakukan dengan ketaatan dan kesetiaan.
1 Yohanes 5 : 4
Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia : iman kita.
Tuhan Yesus Memberkati