"Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan. Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.(Yak. 1:1-5)
Yakobus adalah seorang yang memiliki mazab yang keras yaitu Yudaisme. Tetapi dalam perjalanannya yakobus mengalami banyak proses perubahan terutama melalui peristiwa kematian dan kebangkitan KRISTUS. Yakobus mencatat tentang "PENCOBAAN", Mengapa orang percaya dikatakan bahagia masuk kedalam pencobaan-pencobaan ?
- UNTUK MEMBUKTIKAN APA YANG ADA DI DALAM KITA
Kata mengerti berasal dari kata "siniemi". Siniemi adalah orang bisa menghubungkan atau menyambungkan firman yang kita renungkan dan dapat kita apikasikan dalam setiap kehidupan kita. Pencobaan itu bisa masalah, sakit penyakit, masalah dalam keluarga. Oleh sebab itu kita harus memiliki respon yang benar ketika kita menghadapai pencobaan-pencobaan dalam hidup kita. Yesus mengajarkan kepada murid-murid dan orang lain menggunakan istilah ilustrasi dan perumpamaan. Mengapa Tuhan menggunakan perumpamaan kepada orang Yahudi supaya orang Yahudi tidak mengerti firman Tuhan. Contoh di dalam Alkitab yang menjelaskan dimana orang Yahudi yang tidak bisa mengerti firman Tuhan ditulis dalam Matius 13:11-12,
"Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.(Matius 13:11-12)
Oleh sebab itu sangat penting untuk memiliki "sineimi" yaitu pengertian untuk dapat mengerti firman Tuhan dan dapat mengaplikasikan kebenaran firman Tuhan dalam kehidupan kita. Orang yang tidak dapat mengerti friman Tuhan akan mudah kecewa dan marah kepada masalah yang kita alami dalam kehidupan kita. Mengapa orang-orang Yahudi tidak dapat mengerti firman Tuhan karena di dalam mereka tidak ada realita "kerajaan Allah" di dalam hidup mereka dan mereka menolak Yesus dalam kehidupan mereka. Orang yang mengerti firman Tuhan akan menghasilkan buah kerajaan Allah dalam kehidupan mereka,"Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."(Matius 13:33)
- UNTUK MENEMUKAN HIKMAT DALAM HIDUP KITA
Kata Firman berasal dari kata science atau logos. Kata logos adalah istilah sciencie dan itu muncul dari kota efesus. Bapak science sebenarnya Hireikletos. Intisari dari pengetahuan adalah penelitian dan inti dari penelitian adalah untuk mengetahui penyebab segala sesuatu yang terjadi.
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.(Yak. 1:5)
Kata Hikmat berasal dari kata Sofia. Tujuan semua tekanan dan pencobaan supaya kita mengalami hikmat dalam kehidupan kita dan menggunakan hikmat dalam menghadapi tekanan dan pencobaan tersebut.Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.(1 Korintus 1:30)
Orang-orang percaya dalam menghadapi pencobaan-pencobaan harus berbahagi karena pencobaan-pencobaan itu untuk membuktikan siapa kita dan apa yang ada di dalam hidup kita. Kita perlu memakai hikmat dalam menghadapi setiap pencobaan-pencobaan dalam hidup kita.