Enigma bisa diartikan sebagai sesuatu yang paradoks, keanehan, atau puzzle (teka-teki). Hari ini kita belajar dari kisah Simson yang diceritakan dalam kitab Hakim-Hakim 13 sampai 16, seorang yang dipakai oleh Allah, dikatakan sebagai nazir Allah, namun melakukan kesalahan dengan tidak menjaga hidup sesuai dengan yang Tuhan perintahkan dan jatuh dalam dosa.
Mengapa hamba Tuhan dan anak Tuhan kerap kali jatuh dalam dosa ? Terlalu memuliakan karunia roh sehingga kurangnya pengendalian diri. Jadi, karunia roh dan penguasaan diri harus berjalan beriringan, sebab kedua-duanya penting. Bagaimana cara menemukan karunia roh ? Karunia roh merupakan pemberian Tuhan, namun kita bisa memintanya lewat doa dan puasa, intim dengan Tuhan.
Tuhan mempersiapkan orang besar di masa krisis. Simson dipersiapkan sebagai hakim bagi bangsa Israel. Dalam Hakim-Hakim 13, bangsa Israel hidup dalam dosa, Tuhan izinkan bangsa Filistin menjajah. Mengapa hal ini terjadi ? Tidak ada pemimpin bagi bangsa Israel setelah Yosua meninggal. Dalam Hakim-Hakim 1, selalu ada guncangan apabila big leader meninggal dan suksesi penerus terhambat.
Kisah lahirnya Simson dalam Hakim-Hakim 13.
Hakim-Hakim 13 : 13 - 14
Jawab Malaikat Tuhan itu kepada Manoah : Perempuan itu harus memelihara diri terhadap semua yang Kukatakan kepadanya. Janganlah ia makan sesuatu yang berasal dari pohon anggur; anggur atau minuman yang memabukkan tidak boleh diminumnya dan sesuatu yang haram tidak boleh dimakannya. Ia harus berpegang pada segala yang Kuperintahkan kepadanya.
Kelahiran Simson sudah diberitakan sebelumnya kepada orang tua Simson, dan bagaimana Simson akan dipakai Tuhan untuk memimpin bangsa Israel, namun sebagai nazir Allah, Simson harus menjaga hidupnya dengan baik. Ada peran orang tua dalam hal ini untuk menjaga dan menyampaikan apa yang Tuhan sudah katakan mengenai Simson.
Sebagai nazir Allah, Simson dipakai Tuhan untuk melakukan pekerjaan-Nya. Kata kuncinya : And The Spirit Of The Lord Come Upon Him. Saat Roh Tuhan berkuasa atasnya, Simson sanggup melakukan pekerjaan besar dan membunuh lawan-lawannya dengan luar biasa.
Namun, Simson gagal dalam pengendalian diri (Hakim-Halim 14 : 8 - 9), dia juga menyukai dan mencintai gadis Filistin, ingin mengambilnya menjadi isterinya, cerita masih berlanjut dengan Simson. (Hakim-Hakim 14 : 10 - 18)
Keadaan boleh menghimpit tapi kita tidak boleh terjepit. Jangan menyerah pada keadaan. Seringkali tekanan mendesak kita sampai kita melupakan jati diri kita. Untuk itu kita perlu kekuatan dari Tuhan :
- Berkuasalah Roh Tuhan (Hakim-Hakim 15 : 14)
- Berserulah kepada Tuhan (Hakim-Hakim 15 : 18)
- Jaga kekudusan hidup (Hakim-Hakim 16 : 4)
- Ceritakan isi hati kita kepada Tuhan (Hakim-Hakim 16 : 17)
- Rencana Tuhan tetap tergenapi (Hakim-Hakim 16 : 30)
Take Home Message :
1. Tetap rendah hati karena semua dalam diri kita adalah titipan Tuhan untuk pekerjaan Tuhan dan memuliakan Tuhan (When The Spirit Of The Lord Come Upon Him)
2. Memilih dengan siapa kita bergaul sangat menentukan arah kehidupan kita di akhir nanti (Simson tidak punya keluarga rohani dan mentor rohani)
3. Menjaga kekudusan karena hanya orang yang menjaga kekudusan yang bisa melihat Tuhan
Karunia roh adalah anugerah Tuhan, tugas kita adalah menjaga karunia roh itu dengan memiliki pengendalian diri dan berserah kepada Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati