Allah sanggup melakukan segala sesuatu dengan kekuatan-Nya, tanpa bantuan manusia. Dia sanggup melakukan terobosan bagi umat-Nya, seperti yang terjadi pada zaman Yosua memimpin bangsa Israel merobohkan tembok Yerikho.
Yerikho adalah kota pertama yang dihadapi bangsa Israel ketika mereka memasuki Tanah Kanaan. Kota ini terkenal sebagai kota benteng yang sangat kuat, dengan tembok besar dan pertahanan yang kokoh. Tetapi Allah memberikan strategi yang sangat tidak biasa kepada Yosua - strategi yang menekankan iman dan ketaatan, bukan kekuatan manusia.
Jatuhnya Yerikho
1. Yerikho tertutup rapat - (Masalah yang tampak mustahil) dan janji terobosan. Tuhan memulai dengan janji
Yosua 6 : 1 - 2
Dalam pada itu Yerikho telah menutup pintu gerbangnya; telah tertutup kota itu karena orang Israel; tidak ada orang keluar atau masuk. Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua : Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa.
2. Sepakat dengan proses Tuhan dan hidup dalam atmosfer penyembahan
Yosua 6 : 3 - 4
Haruslah kamu mengelilingi kota itu, yakni semua prajurit harus mengedari kota itu sekali saja; demikianlah harus engkau perbuat enam hari lamanya, dan tujuh orang imam harus membawa tujuh sangkakala tanduk domba di depan tabut. Tetapi pada hari yang ketujuh, tujuh kali kamu harus mengelilingi kota itu sedang para imam meniup sangkakala.
3. Tembok runtuh oleh Kuasa Tuhan
Yosua 6 : 5
Apabila sangkakala tanduk domba itu panjang bunyinya dan kamu mendengar bunyi sangkakala itu, maka haruslah seluruh bangsa bersorak dengan sorak yang nyaring, maka tembok kota itu akan runtuh, lalu bangsa itu harus memanjatnya, masing-masing langsung ke depan.
4. Diam dalam Iman - Mengendalikan mulut
Yosua 6 : 8 - 10
Segera sesudah Yosua berkata kepada bangsa itu, maka berjalanlah maju ketujuh orang imam, yang membawa ketujuh sangkakala tanduk domba itu di hadapan TUHAN, lalu mereka meniup sangkakala, sedang tabut perjanjian TUHAN mengikut mereka. Dan orang-orang bersenjata berjalan di depan para imam yang meniup sangkakala dan barisan penutup mengikut tabut itu, sedang sangkakala terus-menerus ditiup. Tetapi Yosua telah memerintahkan kepada bangsa itu, demikian : Janganlah bersorak dan janganlah perdengarkan suaramu, sepatah katapun janganlah keluar dari mulutmu sampai pada hari aku mengatakan kepadamu : Bersoraklah ! - maka kamu harus bersorak.
5. Ketaatan + Kesepakatan = Terobosan dari Tuhan
Yosua 6 : 20
Lalu bersoraklah bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaring. Maka runtuhlah tembok itu, lalu mereka memanjat masuk ke dalam kota, masing-masing langsung ke depan, dan merebut kota itu.
4. Sepakat dalam aplikasi kehidupan :
1. Sepakat dalam Iman : Percaya penuh kepada Tuhan
2. Sepakat dalam Karakter : Disiplin rohani dan hidup kudus
3. Sepakat dalam perkataan : Deklarasikan Firman Tuhan
4. Sepakat dalam penyembahan : Angkat pujian dengan iman
PESAN NATAL :
• Yerikho runtuh karena ketaatan dan kesepakatan
• Maria dan Yusuf sepakat dengan rencana Allah
• Kita sepakat dengan rencana Tuhan maka akan terjadi terobosan dalam keluarga dan pelayanan
Di bulan Natal ini kita berkata : Tuhan, aku sepakat dengan rencana-Mu. Maka kita akan melihat tembok-tembok runtuh dan terobosan terjadi. Haleluya !
Tuhan Yesus Memberkati