“Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.” (Kol. 2:6-7).
Di dalam kehidupan sehari-hari kita sering bimbang dalam menghadapi masalah, oleh karena itu hendaklah kita berakar, karena fungsi akar adalah :
1. Mencari sumber kehidupan
• “Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.” (Yer 17:8)
• Di dalam kehidupan kita adalah merenungkan Firman dan melakukannya
2. Melekat pada dasar yang teguh
• “Sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,” (Eff 17-18). Di dalam Kristus kasih-Nya dicurahkan kepada kita sehingga kita harus mengasihi dan kita senang kalau dikasihi. Setiap kita akan melakukan apapun untuk mendapatkan kasih dari orang lain. Kita harus dipenuhi oleh kasih Tuhan bukan kasih manusia karena kasih manusia dapat berubah dalam sekejap. Di mana manusia tidak sempurna sehingga akan menjadi kecewa. Tetapi Tuhan sungguh-sungguh mengasihi kita oleh karena itu kita harus menaruh dasar kasih kita kepada Kristus bukan kepada dunia ini.
• Tidak terpengaruh dengan penyesatan
3. Penopang Pertumbuhan
• “Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.“ (Yoh 8:31-32). Kita harus tahu kebenaran apakah yang kita pegang? Kita harus mempunyai dasar yang teguh yaitu menerima kasih dan dimerdekakan oleh Kristus.
• Keintiman dengan Pujian dan Penyembahan dalam roh dan kebenaran. Kita akan terus bertumbuh jika kita mempunyai keintiman dengan pujian dan penyembahan dalam roh dan kebenaran yang benar dan mengalami kasih Tuhan.
• “Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.” (Yoh 15:6)
• Surga atau Neraka adalah pilihan kita sendiri
”Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;” (Maz 92:12). Apakah maksud ”Orang Benar” ? yaitu Orang yang berdosa - dan mengaku dosa mereka - dan berusaha untuk melakukan koreksi dalam hidup mereka - dan tumbuh menjadi keserupaan dengan Kristus.
Orang yang mencintai Tuhan, taat, setia dan mereka menjalani kehidupan bersyukur kepada Allah yang telah datang ke dalam kehidupan mereka. Kenapa pohon korma yang dipakai di ayat di atas? Karena pohon korma mampu hidup di tempat yang cuacanya sangat extrim, di mana pada siang hari sangat panas dan malam hari dingin sekali. Pada saat ditanam korma ditutup batu sehingga akan berakar ke bawah dan setelah kuat akan mampu mengulingkan batu tersebut. Begitulah kita yang sedang mengalami masalah haruslah sadar kalau Tuhan mengasihi dan berakar di dalam Tuhan sehingga kita berubah dan berbuah.
Kalau orang jahat : “Orang jahat tumbuhi seperti rumput liar, dan orang yang melakukan kejahatan dapat berkembang seperti bunga, tetapi mereka akan binasa, dan tidak pernah tampak lagi.” (Maz 92:7 VMD). Mudah dicabut seperti rumput artinya untuk menjadi orang jahat begitu mudahnya.
Marilah kita membangun hidup di zaman Pentakosta ke-3 dengan Kristus sebagai dasar, percaya kepada tuntunan Roh Kudus dan selalu beryukur kepada Bapa. Amin.