Minggu-minggu ini adalah saat dimana umat percaya merayakan Natal, yaitu kelahiran Yesus, Juruselamat manusia. Janji tentang kelahiran Yesus ini dinubuatkan nabi Yesaya 700 tahun sebelum Yesus datang.
Yesaya 9 : 1 - 6
Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang tinggal di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan sorak-sorai, dan sukacita yang besar; mereka bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorai di waktu membagi-bagi jarahan. Sebab, kuk yang menekannya dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian. Sebab, setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api. Sebab, seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; tampuk pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebut orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengukuhkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan Tuhan semesta alam akan melakukan hal ini.
Janji Allah akan Juruselamat membawa harapan, transformasi dan damai sejahtera bagi yang percaya. Kita menghadapi ketidakpastian akan masa depan, tantangan, stress, kesuraman, dan keputusasaan. Inilah gambaran hidup dalam kegelapan.
Penekanan janji Allah terdapat pada kalimat : Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita (Yesaya 9 : 5).
Janji tentang Yesus Kristus yang lahir sebagai manusia (inkarnasi) tetapi juga diberikan oleh Allah (Allah Putera) akan memberikan masa depan yang indah.
1. Allah menjanjikan transformasi dari kegelapan kepada terang.
Yesaya 9 : 1
Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang tinggal di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.
2. Allah menjanjikan sukacita dan pembebasan.
Yesaya 9 : 2
Engkau telah menimbulkan sorak-sorai, dan sukacita yang besar; mereka bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorai di waktu membagi-bagi jarahan.
Sukacita dan kemenangan yang kita nikmati, bersifat kekal karena berakar dalam karya penebusan Kristus.
3. Allah menjanjikan damai melalui Penguasa yang sempurna.
Yesaya 9 : 5
Sebab, seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; tampuk pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebut orang : Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Yesus Kristus yang menjadi perjanjian Allah, menciptakan pemerintahan yang membawa damai dan keadilan yang tidak berkesudahan sebagai penggenapan perjanjian-Nya atas Daud.
* Yesus mengubah kegelapan menjadi terang.
* Yesus membawa sukacita dan pembebasan.
* Yesus memberikan damai sebagai Juruselammat yang sempurna.
Tuhan Yesus Memberkati