Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.(Yes. 9:6)
Kedatangan Tuhan yang pertama kali adalah sebagai raja damai dan membawa pengampunan, sedangkan kedatangan nya yang kedua adalah sebagai hakim. Dalam kehidupan nyata sehari-hari, manusia bahkan berbagai bangsa dan negara mengupayakan dan mencari damai. Kalau manusia bisa mengupayakan damai, bumi ini sudah dari lama penuh dengan damai.
Sudahkah kita menemukan damai? Damai merupakan sesuatu yang sulit didapat. Kedamaian dari Yesus tidak dapat digantikan dengan kedamaian yang diberikan oleh dunia. Damai hanya dapat kita dapatkan dan terima dari satu pribadi yang tepat yaitu Yesus.
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.(Fil. 4:7)
Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda? Dan jika di negeri yang damai engkau tidak merasa tenteram, apakah yang akan engkau perbuat di hutan belukar sungai Yordan?(Yer. 12:5)
Tuhan yang menentukan kehidupan kita yang penuh damai. Kedamaian itu ada di dalam hati dan pikiran. Ketika semua panik dan bergejolak, kita tetap memiliki kedamaian karena gejolak yang kita hadapi diluar tidak lebih berbahaya daripada gejolak didalam hati kita.
Cara iblis memutar-balikan fakta mengenai damai :
- Iblis menipu kita dengan mengatakan bahwa tidak akan bisa menemukan damai dari Tuhan. Iblis mengatakan bahwa damai hanya dapat kita dapatkan dari prestasi dan keberhasilan. Prestasi dan keberhasilan bukanlah tolak ukur damai. Selama Kristus tidak ada dalam hidup kita, kehidupan kita akan menjadi sia-sia. Kita harus kembali kepada pemilik kita yaitu Tuhan.
- Iblis menakuti kita. Ketakutan kita mencuri damai kita. Iblis mengatakan bahwa damai hanya dapat kita dapatkan dengan pekerjaan, jalan-jalan, dan berbagai hal-hal yang menyenangkan lainnya. Hadirat Tuhan tidak dapat kita gantikan dengan hal apapun.
- Percaya kepada Tuhan
Percaya bahwa pribadi Tuhan memelihara kita selama-lamanya.
- Dekat dengan Tuhan
Ketika mengalami masalah mendekatlah kepada Tuhan melalui doa, pujian, dan penyembahan.
- Bertobat dan tinggal diam dalam Tuhan
Dosa dan rasa bersalah yang membuat kita tidak damai. Kuncinya adalah bertobat dan kembali kepada jalan Tuhan.
Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.(Maz.84:10)
Bagaimana cara kita mendapatkan damai
Undang Raja Damai kedalam hidup kita dan berbahagialah mereka yang terhubung dengan Yesus sebagai Raja Damai.