Ketika seseorang mendapat sesuatu yang buruk, biasanya cara berpikirnya akan terpecah. Pikiran adalah hal yang perlu terus diperbaharui. Pikiran atau akal budi yang akan menuntun arah hidup kita. Ketika pikiran kita salah, maka arah hidup kita juga mengikuti. Pikiran kita harus siap, agar kita bisa berdiri kokoh, dan bisa lebih waspada.
2 Korintus 5 : 17Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru : yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
1 Petrus 1 : 13Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.
Mengapa pikiran kita perlu diperbaharui secara terus-menerus ? Karena cara berpikir kita lahir dari beberapa hal :
1. Cara berpikir lahir dari apa yang kita lihat dan kita percayai.
Cara berpikir kita bisa dipengaruhi oleh lingkungan sekitar dan budaya yang ada. Keadaan dan lingkungan akan terus berubah, itu sebabnya kita harus sungguh-sungguh hidup benar dalam Tuhan agar kita tidak mengikuti pola yang kita lihat sehari-hari. Dalam hal beribadah, ketika kita merasa dilawat Tuhan, tetapi masih berbuat dosa, maka itu hanyalah perasaan. Karena orang yang dilawat Tuhan sudah pasti takut akan Tuhan.
Amsal 3 : 5Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
2. Cara berpikir kita berasal dari kebenaran yang kita percayai.
Hamba Tuhan yang hidupnya sebegitu dekatnya dengan Tuhan, bisa mendapatkan serangan yang luar biasa dari si Iblis melalui informasi yang ia dapat. Jika pikirannya tidak siap sedia, maka bisa saja ia jatuh dalam dosa. Itu sebabnya, cara berpikir kita harus terus diperbaharui, agar kita bisa membedakan kebenaran setiap informasi yang kita terima. Firman Tuhan adalah kebenaran yang menjadi sumber kekuatan dalam kehidupan kita.
Mazmur 19 : 12 - 14Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan ? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari. Lindungilah hamba-Mu, juga terhadap orang yang kurang ajar; janganlah mereka menguasai aku ! Maka aku menjadi tak bercela dan bebas dari pelanggaran besar. Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya Tuhan, gunung batuku dan penebusku.
Bagaimana kita memperbaharui cara berpikir kita :
• Replace : mengganti pola pikir kita dari yang tidak baik menjadi baik.
• Reframe : mengganti gambaran dalam hidup kita dengan gambaran kekekalan.
• Rearrange : menata ulang semua yang ada di hidup kita.
Tuhan Yesus Memberkati