Mengalami pembaharuan pikiran merupakan suatu yang penting jika kita ingin menjadi pemenang.
Roma 12 : 2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah : apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Apa yang dimaksud dengan dunia di sini ? Dunia merupakan suatu cara hidup orang-orang yang belum mengenal Tuhan Yesus, termasuk di dalamnya; cara berpikir mereka, wawasan mereka, kebiasaan mereka. Semuanya itu membentuk apa yang disebut dunia. Dari dunia seperti itulah kita harus "mati".
Keduniawian dalam firman Tuhan :
• Pendapat Paulus
2 Korintus 10 : 3
Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi.
• Firman Tuhan Yesus
Yohanes 15 : 18 - 19
Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.
• Surat Yakobus
Yakobus 4 : 4
Hai kamu, orang-orang yang tidak setia ! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah ? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
Bagaimana supaya kita tidak menjadi serupa dengan dunia ini ?Berubahlah ! Bagaimana caranya kita dapat berubah ? Perbaharui pikiran kita.
3 Yohanes 1 : 2
Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.
Jiwa yang makmur (baik-baik saja) memiliki 5 karakteristik dasar :
1. Pikiran yang setiap saat siap untuk bertobat atau merubah pikiran-pikiran yang salah.
Roma 12 : 2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah : apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
2. Cara berpikir yang mengikuti pimpinan Roh Kudus dan tidak mengikuti keinginan daging.
Roma 8 : 5 - 6
Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
3. Pikiran yang merenungkan firman Allah secara teratur.
Mazmur 1 : 2 - 3
Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
4. Pikiran yang didisplinkan untuk memikirkan hal-hal yang sesuai dengan firman Allah.
Filipi 4 : 8
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
5. Pikiran yang tertuju kepada perkara-perkara surgawi bukan perkara-perkara duniawi.
Kolose 3 : 2
Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Peringatan penting :
Jika diantara kita masih ada yang mempunyai kebiasaan memikirkan, membayangkan dan menghayalkan hal-hal yang tidak pantas untuk dilakukan apalagi sebagai anak-anak Tuhan, atau perbuatan-perbuatan daging lainnya; Alkitab berkata; Anda atau kita masih serupa dengan dunia.
Yakobus 4 : 4
Hai kamu, orang-orang yang tidak setia !Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah ? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
Tuhan Yesus Memberkati