Perasaan “tidak layak” adalah sesuatu yang hampir semua orang alami, baik dalam konteks rohani maupun kehidupan sehari-hari. Rasa bersalah, adalah perasaan yang datang karena sebuah kesadaran bahwa kita sudah melanggar suatu ketentuan atau hukum atau perintah, termasuk perintah Tuhan, yang seharusnya kita taati.
Rasa tidak layak membuat kita sadar bahwa kita butuh Tuhan. karena kasih karunia Tuhan membuat kita berani datang kepada-Nya, seperti kisah Simon Petrus saat menjala ikan bersama murid-murid yang lain.
Lukas 5 : 8
Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata : Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.
Petrus sadar dan mengakui keberdosaannya karena kurang percaya kepada Yesus.
Lukas 5 : 5
Simon menjawab : Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.
Simon merasa rendah diri di hadapan Tuhan, ia merasa tidak pantas dan tidak layak dijumpai Tuhan. Namun sesuatu yang luar biasa disampaikan Tuhan Yesus mengenai tugas yang harus dilakukan murid-murid-Nya.
Lukas 5 : 10
Demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon : Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.
Bagiamana menyingkapi rasa tidak layak ?
1. Jangan takut
Jika rasa takut itu muncul jangan melarikan diri, tetapi menaklukkan diri.
Ibrani 10 : 38 - 39
Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya. Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.
2. Mulai dari sekarang jangan takut
Kegagalan tidak menentukan akhir perjalanan kita, karena pengampunan dan pemulihan Tuhan Yesus selalu ada bagi kita yang sungguh-sungguh mau kembali kepada-Nya.
1 Yohanes 2 : 1 - 2a
Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita.
Mintalah hati yang baru dari Allah untuk memulai awal yang baru.
3. Ada panggilan baru untuk menjadi penjala manusia
Menjala manusia adalah mengajar dan memberitakan keselamatan di dalam Yesus Kristus sehingga membawa orang mengasihi Tuhan dan hidup di dalam Tuhan.
Penjala manusia melemparkan jalanya dalam iman dan menariknya dengan kasih. Apa pun pekerjaan kita, jadilah saksi-Nya dan nyatakan anugerah-Nya.
1 Yohanes 4 : 10
Inilah kasih itu : Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
Merasa layak menjadikan kita sombong, merasa tidak layak menjadikan kita rendah diri. Pastinya kita dilayakkan karena Kasih Tuhan. Di mata Tuhan tak seorang pun berada di luar jangkauan kasih-Nya.
Tuhan Yesus Memberkati